Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Uji Coba Penerapan System Of Rice Intensification (SRI)

Judul Skripsi : Uji Coba Penerapan System Of Rice Intensification (SRI)

A. Latar Belakang Masalah 

Salah satu faktor yang menjadi penyebab menurunnya produktivitas padi diantaranya adalah menurunnya kesehatan dan kesuburan tanah berkaitan dengan penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus, yang mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan, terbunuhnya jasad non sasaran, terjadi degradasi biodiversitas, kandungan bahan organik tanah rendah. Menurut Santosa,  E., (2008) bahwa MOL merupakan salah satu pupuk organik cair yang berwawasan lingkungan dan pemberdayaan kearifan lokal yang berfungsi sebagai pupuk/biofertiliser yang mengandung unsur hara makro dan mikro, serta bakteribakteri perombak bahan organik serta dapat meningkatkan komponen hasil tanaman padi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perlakuan priming dengan perendaman benih dengan larutan pupuk organik cair MOL, umur bibit pindah tanam dan pemupukan dengan pupuk organik cair MOL terhadap komponen hasil tanaman padi yang paling optimal yang diuji cobakan pada sistem SRI.

 

B. Perumusan Masalah Skripsi

  1. Kendala yang sering dijumpai oleh produsen benih dan petani adalah sering dijumpai benih bermutu rendah tidak sesuai dengan data label di lapangan. Hal tersebut disebabkan karena benih mengalami kemunduran/penurunan viabilitas maupun vigor benih dan secara alamiah pasti terjadi. Hal tersebut dapat diperlambat dengan perlakuan yang tepat sebelum tanam yaitu perlakuan priming dengan perendaman larutan pupuk organik cair Mikroorganisme Lokal (MOL)?
  2. Pemindahan umur bibit > 15 HSS berakibat perkembangan akar terhambat, semakin tinggi stress yang dialami tanaman, dan butuh energy yang besar akibat pemulihan pindah tanam dan berakibat pada jumlah anakan produktif. Dengan pemindahan bibit muda < 15 HSS dapat diperoleh keuntungan sistem perakaran lebih intensif, tanaman mampu beradaptasi dengan lingkungan, dan anakan produktif lebih banyak?
  3. Menurunnya kesehatan dan kesuburan tanah diakibatkan penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus. Pupuk organik cair MOL dapat berfungsi sebagai pupuk yang mengandung hara makro dan mikro, serta bakteribakteri perombak bahan organik, serta dapat merangsang pertumbuhan tanaman padi?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Pengaruh priming dengan pupuk organik cair Mikroorganisme Lokal MOL terhadap kualitas benih.
  2. Pengaruh umur bibit pindah tanam dan pupuk organik cair Mikroorganisme Lokal MOL terhadap komponen hasil tanaman padi uji coba penerapan dengan System of Rice Intensification (SRI).

 

D. Kesimpulan

1. Perlakuan priming dengan Mol Cebreng (M4) dapat meningkatkan kualitas benih yang terbaik dibanding Mol Rebung (M1), Mol Maja (M2), Mol Bonggol Pisang (M3), dan Kontrol (M0).

2. Perlakuan umur bibit tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif maupun generatif pada tanaman padi uji coba “SRI” sehingga dapat menghemat waktu masa tanam.

3. Keempat Mol dapat meningkatkan komponen hasil produksi padi dibandingkan dengan kontrol. Secara umum tidak terdapat interaksi antara perlakuan pemupukan Mol dan umur bibit. Perlakuan pemupukan Mol menunjukkan hasil yang non signifikan terhadap pertumbuhan vegetatif tetapi berpengaruh significan terhadap komponen hasil tanaman padi.