Tugas Utama Pendamping dalam Pemberdayaan Komunitas

Tugas utama seorang pendamping adalah menghimpun orang-orang dalam komunitas, menumbuhkan kesadaran kritis melalui dialog dan musyawarah bersama, mendorong masyarakat untuk melakukan tindakan dalam mengubah realitas, dan bersama komunitas membangun organisasi rakyat. Untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut, menurut Kartjono, bahwa pada dasarnya pendamping harus mempunyai watak generalis, yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

The_impact_of_an_international_service-learning_program_on_community_development_and_community_learning_in_rural_Morocco

  1. Paham masalah-masalah makro dan juga mengerti masalah-masalah mikro
  2. Kekuatan utama pendamping terletak pada wawasannya yang luas (ekonomi, politik, sosial dan budaya)
  3. Komitmen yang tinggi dan berkemampuan untuk mendorong dan meneguhkan orang untuk berjuang di atas cita-citanya.
  4. Kemampuan dalam membangun solidaritas kelompok yang baik
  5. Cenderung mengajak orang untuk meraih tujuan ketimbang menyingkirkannya
  6. Melihat setiap orang dari segi potensi dan selalu berfikir bagaimana menempatkan dan mendayagunakan orang tersebut secara optimal untuk kepentingan komunitas.

Dalam praktek pekerjaan sosial generalis, terdapat beberapa keterampilan yang harus dikuasai oleh seorang community worker dalam bekerja dengan masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh Kettner dalam Kirst-Ashman 1993, bahwa seorang community worker harus memiliki seperangkat keterampilan yang oleh Kettner mencakup keterampilan mikro dan keterampilan mezzo. Kettner menjelaskan bahwa seorang Community Worker dalam bekerja dalam masyarakat tetap akan berhadapan (face to face) dengan anggota masyarakat yang didampinginya.