Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Waktu Tunggu : Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Askes Rawat Jalan

Judul Tesis : Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Askes Rawat Jalan di Yanmasum Farmasi RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2011

A. Latar Belakang

Pelayanan farmasi rumah sakit merupakan salah satu kegiatan di rumah sakit yang menunjang pelayanan kesehatan yang bermutu. Hal tersebut diperjelas dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1197/Menkes/SK/X/2004 tentang standar Pelayanan Farmasi Rumah Sakit, yang menyebutkan bahwa pelayanan farmasi rumah sakit adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan rumah sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan obat yang bermutu, termasuk pelayanan farmasi klinik, yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat (Departemen Kesehatan RI, 2004).

Instalasi Farmasi Rumah Sakit bertanggung jawab terhadap semua perbekalan farmasi dan termasuk salah satu revenue center rumah sakit (Rakhmisari D,2006). Besarnya omzet obat dapat mencapai 50-60% dari anggaran pendapatan rumah sakit (Trisnantoro L,2005)

 

B. Pertanyaan Penelitian

  1. Bagaimana gambaran waktu tunggu pelayanan resep pasien askes rawat jalan di Yanmasum Farmasi RSPAD Gatot Soebroto?
  2. Seberapa lamanya proses pelayanan resep obat untuk pasien askes rawat jalan di Yanmasum Farmasi RSPAD Gatot Soebroto?
  3. Dimana titik lamanya dari Proses pelayanan Resep Pasien Askes Rawat Jalan di Yanmasum Farmasi RSPAD Gatot Soebroto?

 

C. Tinjauan Pustaka Tesis

Pengertian Rumah Sakit

Menurut WHO (World health Organization ), rumah sakit adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakanpelayanan paripurna (komprehensif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pencegahan penyakit (preventif) kepada masyarakat. Rumah sakit juga merupakan pusat pelatihan bagi tenaga kesehatan dan pusat penelitian medik. (kedaiobat. blogspot.com/2010/05/defibidi-tugas-dan-fungsi-rumah-sakit.html)

Pengertian Instalasi Farmasi Rumah Sakit

Instalasi Farmasi Rumah Sakit adalah suatu bagian/unit/divisi atau fasilitas di rumah sakit, tempat penyelenggaraan semua kegiatan pekerjaan kefarmasian yang ditujukan untuk keperluan rumah sakit itu sendiri (Siregar dan Amalia, 2004) (sisicia.wordpress.com/2010/10/28/instalasifarmasi- rumah-sakit/)

Faktor yang mempengaruhi Waktu Pelayanan Resep

Wongkar L 2000 didalam Erni Widiasari dalam penelitiannya mengatakan bahwa sejumlah faktor yang memberikan kontribusi terhadap waktu tunggu pelayanan resep, adalah sebagai berikut:

  1. Jenis resep, disini jenis resep dibedakan jenis racikan dan non racikan. Dimana jenis resep racikan membutuhkan waktu lebih lam sebesar 92,7% dibandingkan dengan jenis resep jadi yaitu sebesar 92,7% dibandingkan dengan jenis resep jadi yaitu sebesar 35,6%
  2. Jumlah Resep dan kelengkapan resep. Dalam hal ini adalah jumlah item resep, dimana setiap penambahan item obat didalam resep akan memberikan penambahan waktu pada setiap tahap pelayanan resep. Dalam penelitiannya diperlihatkan jumlah item obat banyak membutuhkan waktu pelayanan lebih lama yaitu sebesar 66,3% dibandingkan dengan jumlah item sedikit yaitu 33,8%
  3. Shift petugas, dimana pada shift pagi memerlukan waktu pelayanan yang lebih cepat 81,6% dibandingkan dengan shift sore
  4. Ketersediaan SDM yang cukup dan terampil, sehingga dapat mengurangi lama waktu pelayanan resep di Instalasi Farmasi
  5. Ketersediaan obat sesuai resep yang diterima, sehingga waktu yang terbuang untuk mencari obat pengganti yang lain dapat dikurangi.
  6. Sarana dan fasilitas yang dapat menunjang proses operasi pelayanan resep, antara lain pemakaian alat-alat teknologi yang yang dapat memberikan kepuasaan kepada pasiennya
  7. Partisipasi pasien/keluarganya selama menunggu proses resep.

 

D. Metodologi Penelitian

Jenis Penelitian ini adalah survey dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan di dukung dengan kualitatif.

Penelitian dilakukan di Yanmasum Farmasi PKM IV Askes RSPAD Gatot Soebroto pada tanggal 14 – 25 Nopember 2011.

Populasi penelitian ini adalah semua resep pasien askes rawat jalan yang masuk setiap hari Senin sampai dengan Jumat pada peak hours yaitu pada pukul 11.00 – 14.00 yang diterima di Yanmasum Farmasi PKM IV Askes RSPAD Gatot Soebroto. Pada peak hours tersebut merupakan waktu dimana jumlah resep mencapai puncaknya.

Alat yang digunakan untuk pengumpulan data kuantitatif berupa formulir pencatatan waktu tunggu, stopwatch dan alat tulis .

Untuk menetapkan validasi data diperlukan teknik pemeriksaan data. Teknik pemeriksaan data tersebut didasarkan atas kriteria derajat kepercayaan, keteralihan, kebergantungan dan kepastian (Maleong, 2006 di dalam Ayuningtyas,2011)

 

E. Kesimpulan

1. Gambaran waktu tunggu pelayanan resep untuk resep pasien askes rawat jalan baik racikan maupun non racikan melebihi standar waktu yang ditetapkan oleh Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor : 129/Menkes/SK/II/ yaitu sebesar 39,0 menit untuk resep non racikan dan 60,4 menit untuk resep racikan.

2. Didapat hasil bahwa komponen delay lebih besar daripada komponen tindakan, hal ini menandakan proses pelayanan resep kurang efektif, karena beban proses tidak sesuai dengan sumber daya yang mengerjakannya.

3. Total waktu komponen delay lebih besar dari total waktu komponen tindakan baik pada resep non racikan maupun racikan. Pada resep non racikan, total delay adalah sebesar 31,1 menit sedangkan total komponen tindakan adalah sebesar 7,8 menit. Sedangkan pada resep racikan, total delay adalah sebesar 35,80 menit sedangkan total komponen proses adalah sebesar 24,70 menit.

 

Contoh Tesis Waktu Tunggu

  1. Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan di Klinik dr. Katili Bogor Tahun 2012
  2. Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Askes Rawat Jalan di Yanmasum Farmasi RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2011
  3. Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Umum di Farmasi Unit Rawat Jalan Selatan Pelayanan Kesehatan Sint Carolus Tahun 2011
  4. Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Mh. Thamrin, Jakarta Tahun 2013
  5. Analisis Waktu Tunggu Pemberian Informasi Tagihan Pasien Pulang Rawat Inap Tahun 2012
  6. Model Waktu Tunggu Pada Persimpangan Lampu Lalu Lintas
  7. Pengembangan Standar Sistem Waktu Tunggu Pelayanan Farmasi Pasien Rawat Jalan di Unit Farmasi Rs. Xyz Tahun 2013