Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Terapi Kognitif: Terapi Kognitif dan Penghentian Pikiran trhdp Mengontrol Pikiran

Judul Tesis : Pengaruh Terapi Kognitif dan Terapi Penghentian Pikiran terhadap Perubahan Ansietas, Depresi dan Kemampuan Mengontrol Pikiran Negatif Klien Kanker di Rs Kanker Dharmais Jakarta

 

A. Latar Belakang

Kanker merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang pesat dan tidak terkontrol (LeMone & Burke, 2008). Perjalanan penyakit kanker yang lama serta dampak yang sangat buruk pada tubuh mengakibatkan penyakit ini berpotensi mengakibatkan kematian pada klien. Kanker merupakan pembunuh nomor dua di dunia setelah penyakit kardiovaskular (WHO, 2011). Data selanjutnya menyatakan pada tahun 2008, prediksi 12 juta orang/tahun di seluruh dunia menderita kanker dan 7,6 juta di antaranya meninggal dunia. Kanker menempati porsi penyebab kematian sejumlah 13%. Angka ini diprediksi akan terus meningkat, yakni pada tahun 2015 akan meningkat menjadi 9 juta orang dan tahun 2030 menjadi 11,5 juta orang. Hasil prediksi menyiratkan makna bahwa kanker erat hubungannya dengan kematian kliennya. Data dari WHO tersebut memaparkan bahwa lebih dari separuh klien akan mengalami kematian.

Data kanker di Indonesia menurut survei Riskesdas 2007 oleh Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan Kemenkes Republik Indonesia (Kemenkes RI, 2008), prevalensi tumor/kanker mencapai 4,3 per 1000 penduduk, artinya terdapat kira-kira 4 orang menderita kanker pada 1000 orang. Prevalensi kanker meningkat dengan bertambahnya umur, tertinggi pada kelompok umur 44-54 tahun (1,5%), serta prevalensi lebih tinggi pada perempuan. Kanker merupakan penyebab kematian sebanyak 5,7% dan menjadi ‘pembunuh’ urutan ke-7 setelah stroke, tuberkulosis, hipertensi, cedera, perinatal, dan diabetes melitus (Kemenkes RI, 2008). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan peningkatan klien kanker dan kematian sebagai hasil akhir kanker akan meningkatkan juga angka mortalitas akibat kanker.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah terapi kognitif dan terapi penghentian pikiran berpengaruh dalam mengatasi ansietas dan depresi klien kanker di RS Kanker Dharmais?
  2. Apakah terapi kognitif dan terapi penghentian pikiran berpengaruh terhadap kemampuan mengontrol pikiran negatif dalam mengatasi ansietas dan depresi klien kanker di RS Kanker Dharmais?
  3. Apakah kemampuan mengontrol pikiran negatif berhubungan dengan penurunan ansietas dan depresi klien kanker di RS Kanker Dharmais?

 

C. Tinjauan Pustaka

Konsep Kanker

Istilah kanker mengacu pada keganasan neoplasma yang menunjukkan adanya gangguan pertumbuhan sel. Kata neoplasma berasal dari bahasa Yunani “neos” berarti “new” dan “plasis” yang berarti suatu massa jaringan yang tidak normal yang mengganggu kehidupan organisme tersebut (Black & Hawks, 2005). Perubahan sel tersebut mengakibatkan kondisi tidak normal dan akhirnya menimbulkan manifetasi fisik dan psikologis penderitanya.

Pengertian Kanker

Kanker merupakan penyakit yang disebabkan rusaknya mekanisme pengaturan dasar perilaku sel, khususnya mekanisme pertumbuhan dan differensiasi sel (Kresno, 2011). Pengaturan dasar sel ini merupakan faal regulasi dasar sel dimana saat ada sel yang diaktifkan maka ada juga sel yang tidak diaktifkan. Perkembangan sel yang berdifferensiasi akan membentuk berbagai jenis jaringan dan organ yang memiliki fungsi masing-masing. Sistem regulasi pembelahan sel yang baik pada tubuh memungkinkan sel hidup dan membelah secara normal sehingga keseimbangan sel aktif dan inaktif dalam sistem utama pembelahan sel berlangsung secara faal fisiologis.

Pengertian Ansietas

Ansietas adalah suatu perasaan takut atau ketakutan yang tidak dapat dijelaskan yang merupakan respon terhadap stimulus internal dan eksternal yang memiliki tanda dan gejala perilaku, emosi, kognitif dan fisik (Videback, 2008). Menurut Townsend (2009), ansietas adalah suatu respon emosional (kekhawatiaran atau ketakutan, ketegangan dan perasaan kecemasan) sebagai antisipasi terhadap bahaya. Disimpulkan bahwa ansietas merupakan respon tubuh terhadap peristiwa yang terjadi, dimana respon tubuh tersebut lebih bersifat negatif sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi yang mengalami.

 

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experimental pre-post test with control group dengan intervensi kombinasi terapi kognitif dan terapi penghentian pikiran serta terapi kognitif tanpa terapi penghentian pikiran.

Karakteristik pada populasi menjadi hal yang penting dicermati peneliti sehingga dapat disesuaikan dengan tujuan penelitian.

Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita kanker yang dirawat di RS Kanker Dharmais.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Consecutive Sampling.

Penelitian dimulai pada pada bulan Februari – Juni 2012 diawali dengan studi pustaka, penyusunan proposal hingga pelaksanaan penelitian, pengolahan hasil, pembuatan laporan penelitian dan diseminasi hasil penelitian. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 21 Mei-16 Juni 2012.

 

E. Kesimpulan

  1. Karakterisitik klien dalam penelitian ini lebih banyak perempuan yakni sebanyak 61 %, bekerja (48%), tingkat penghasilan diatas UMR (49%), tingkat pendidikan tinggi (48), dan menikah (69). Insiden kanker yang terbanyak adalah kanker pada sistem gastrointestinal (25%), diikuti dengan kanker payudara sebanyak 19 %, dan jenis pengobatan terbanyak adalah kemoterapi 47,8%.
  2. Kondisi ansietas dan depresi sebelum intervensi berada pada kondisi ansietas sedang dan depresi sedang.
  3. Kemampuan mengontrol pikiran negatif sebelum intervensi berada pada kondisi rendah.

 

Contoh Tesis Terapi Kognitif

  1. Pengaruh Terapi Kognitif terhadap Perubahan Harga Diri dan Kondisi Depresi Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Haemodialisa
  2. Pengaruh Terapi Kognitif dan Logoterapi terhadap Depresi, Ansietas, Kemampuan Mengubah Pikiran Negatif, dan Memaknai Hidup Klien Diabetes Melitus di RSUP dr. M Djamil Padang
  3. Pengaruh Terapi Kognitif dan Senam Latih Otak terhadap Tingkat Depresi dengan Harga Diri Rendah Pada Klien Lansia di Panti Tresna Wreda Bakti Yuswa Natar Lampung
  4. Pengaruh Terapi Kognitif dan Terapi Penghentian Pikiran terhadap Perubahan Ansietas
  5. Pengaruh Terapi Kognitif dan Terapi Penghentian Pikiran terhadap Perubahan Ansietas, Depresi dan Kemampuan Mengontrol Pikiran Negatif Klien Kanker di RS Kanker Dharmais Jakarta
  6. Pengaruh Terapi Kognitif Perilaku Terhadap Pikiran dan Perilaku Anak Usia Sekolah tang Mengalami Kesulitan Belajar di SDN Kelurahan Pondok Cina Tahun 2010
  7. Terapi Kognitif – Tingkah Laku untuk Mengatasi Kecemasan Sosial
  8. Terapi Kognitif-Perilaku untuk Menangani Depresi pada Lanjut Usia