Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Sentimen Investor: Sentimen Investor dan Return Pasar dgn Mutual Fund Flow dan VAR

Judul Tesis : Analisis Hubungan Antara Sentimen Investor dan Return Pasar dengan Pendekatan Mutual Fund Flow dan Analisa Vector Autoregressive (VAR)

 

A. Latar Belakang

Sentimen investor sebagai salah satu penentu fluktuasi harga dan return tersebut dapat diukur seperti yang dikemukakan oleh Baker & Wurgler (2007) yaitu beberapa cara yang potensial untuk dijadikan proksi pengukuran sentimen investor, diantaranya yaitu dengan survey kepada insvestor, berdasarkan investor mood, perdagangan retail investor, Mutual fund flow (arus dana Reksa Dana), volume perdagangan, dividen premium, closed end fund discount, return hari pertama IPO, volume IPO, Equity issues over total new issues dan terakhir berdasarkan insider trading. Salah satu pengukuran sentimen investor yang dapat diaplikasikan dengan cepat adalah dengan melihat aliran reksa dana (mutual fund flow).

Aliran dana Reksa dana (mutual fund flow) dapat dilihat dari aliran dana masuk (inflow) atau subcription, aliran dana keluar (outflow) atau redemption dan aliran dana bersih (net flow). Aktivitas reksa dana ini yang membuat aktivitas transaksi pasar investasi menjadi lebih likuid. Aliran dana (fund flow) dari transaksi yang likuid dari Reksa Dana (mutual fund flow) inilah yang akan penulis jadikan acuan ukuran sentimen investor dalam penelitian ini, dengan melihat hubungannya nanti dengan return pasar. Return pasar yang penulis gunakan diwakilkan oleh excess return indeks pasar saham dalam hal ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan return pasar obligasi yaitu dalam hal ini data pasar obligasi dari Index Dealer Market Assosiation (IDMA) untuk di Indonesia. Aliran dana (fund flow) yang akan digunakan adalah dari Reksa Dana saham dan fixed income (pendapatan tetap). Dimana kedua jenis Reksa Dana ini merupakan jenis Reksa Dana yang cukup banyak diminati oleh para investor.

 

B. Pertanyaan Penelitian

  1. Adakah hubungan dan pengaruh antara sentimen investor (dengan pendekatan Mutual fund flow) dengan return indeks pasar saham periode sebelumnya ?
  2. Adakah hubungan dan pengaruh antara sentimen investor (dengan pendekatan Mutual fund flow) dengan return indeks pasar obligasi periode sebelumnya ?
  3. Adakah hubungan dan pengaruh antara sentimen investor (dengan pendekatan Mutual fund flow) dengan sentimen investor itu sendiri periode sebelumya?

 

C. Tinjauan Kepustakaan

Efficient Market Hypothesis (EMH)

EMH telah menjadi pusat dari proposisi dari finance selama lebih dari 30 tahun. Tiga hal yang mendasari teori EMH yaitu yang pertama adalah investor diasumsikan rasional dan menilai sekuritas secara rasional juga, kedua jika investor tidak rasional maka perdagangan dilakukan secara random tanpa mempengaruhi harga, dan yang ketiga adalah jika investor tidak rasional maka dilakukan arbitrage untuk mengurangi fluktuasi harga.

 

Sentimen Investor

sentimen investor didefinisikan sebagai keyakinan akan arus kas di masa datang dan risiko investasi yang tidak didukung informasi yang fundamental. Kedua, mengabaikan sentimen investor adalah berisko dan mahal (Shleifer dan Vishny, 1997 dan Baker dan Wugler, 2007). Hal ini dikarenakan rasional investor atau para pelaku arbitage tidak selamanya dapat melakukan pengendalian terhadap harga, atau dengan kata lain dalam behavioral finance dikatakan sebagai keterbatasan arbitase (limited to arbitrage).

 

Reksa Dana

Reksa Dana merupakan salah satu media dalam melakukan diversifikasi invetasi. Menurut undang – undang (UU) nomor 8 tentang pasar modal : “Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi”. Reksa Dana adalah sarana (vehicle) sebagai alternatif dari cara berinvestasi. Reksa Dana mulai dikenal di Indonesia sejak 1995 dan berkembang pesat mulai 19961.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan data reksadana dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode purposive sampling.

Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam – LK) dengan masa pengamatan 2008 sampai dengan 2011 dalam periode bulanan dengan return pasar.

Penelitian ini menggunakan data yang bersifat sekunder atau data yang sudah dioleh sebelumnya.

Dalam penelitian ini tidak ditentukan mana yang menjadi variabel dependen dan mana yang menjadi variabel independen terkait metodologi yang digunakan adalah dengan Vector Auto Regressive (VAR).

 

E. Kesimpulan

  1. Dengan menggunakan tingkat kepercayaan α = 5%, diperoleh hasil estimasi dengan VAR bahwa antara sentimen investor dengan return indeks pasar terdapat hubungan dan pengaruh namun secara aggregat hubungan tersebut tidak signifikan. Jika ditelaah satu per satu dimana sentimen investor diwakilkan dengan variabel Net flow Saham dan variabel Net flow Pendapatan Tetap sementara Return Indeks Pasar diwakilkan dengan variabel Excess return Pasar Saham dan variabel Return Pasar Obligasi maka hubungan dan pengaruh signifikan yang terjadi hanya pada hubungan antara variabel Net flow Pendapatan Tetap dengan Net flow Pendapatan Tetap itu sendiri periode sebelumnya, hubungan dan pengaruh antara variabel Excess return Pasar Saham dengan Excess return Pasar Saham itu sendiri pada periode sebelumnya, hubungan dan pengaruh antara variabel Return Pasar Obligasi dengan Return Pasar Obligasi itu sendiri pada periode sebelumnya.
  2. Berdasarkan hasil pengujian korelasi dan kointergrasi diperoleh hasil bahwa tidak terdapat korelasi serial pada error term, sehingga sistem VAR yang digunakan adalah sistem VAR biasa, kemudian terdapat 1 persamaan kointegrasi, hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan kesetimbangan jangka panjang dari variabel–variabel dalam sistem yang diestimasi.
  3. Dari hasil pengujian estimasi VAR menunjukkan terdapat beberapa hubungan dan pengaruh dari suatu variabel dengan dirinya sendiri pada periode sebelumnya, hasil yang tidak jauh berbeda diperoleh dari pengujian kausalitas Granger, dimana hasilnya menunjukkan bahwa Ho tidak dapat ditolak (Ho diterima) yaitu sama sekali tidak ada hubungan kausalitas Granger antara dua variabel yang berbeda dari pengujian semua variabel yang digunakan dalam estimasi peneliatian ini. Pengujian dilakukan dengan tingkat kepercayaan α = 5%.

 

Contoh Tesis Sentimen Investor

  1. Analisis hubungan antara sentimen investor dan return pasar dengan pendekatan mutual fund flow dan analisa vector autoregressive (VAR)