Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Rumah Sakit : Analisa Kebutuhan Tenaga Keperawatan di Instalasi Hemodialisa

Judul Tesis : Analisa Kebutuhan Tenaga Keperawatan di Instalasi Hemodialisa Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Berdasarkan Beban dan Kompetensi Kerja

 

A. Latar Belakang Tesis

Peranan tenaga kesehatan di rumah sakit juga ditentukan oleh kualitasnya. Kualitas sangat menentukan kinerja dan signifikansi kemajuan rumah sakit mencapai visi misi dan berkontribusi dalam pembangunan kesehatan di lingkup wilayah kerjanya masing-masing. Oleh karena itu, merupakan hal yang sangat penting bagi rumah sakit untuk memiliki tenaga kesehatan yang berkualitas.

Kualitas tenaga kesehatan suatu organisasi berkaitan erat dengan perencanaan yang tepat demi terpenuhinya tenaga kesehatan yang efektif dan efisien terkait kecukupan dan kompetensi kerja yang dibutuhkan. Perencanaan tenaga kesehatan didefinisikan sebagai proses memperkirakan kuantitas tenaga kesehatan yang dibutuhkan berdasarkan tempat, keterampilan, perilaku dan kebutuhan perusahaan untuk memberikan pelayanan yang efektif dan efisien di suatu organisasi demi tercapainya tujuan dari organisasi itu sendiri (Ilyas, 2011 dan Hasibuan, 2007). Apabila kondisi ini tercapai, hampir dapat dipastikan bahwa rumah sakit akan mampu menjawab tantangan era globalisasi yang menuntut untuk selalu mampu bertahan dalam memberikan pelayanan dan menyelenggarakan kegiatan secara berkesinambungan, stabil, efektif dan efisien di tengah-tengah persaingan dan keterbatasan organisasi (Susana, 2011). Perencanaan tenaga kesehatan ini harus sesuai dengan kebutuhan, yang ditentukan oleh:

  • kebutuhan epidemiologi
  • permintaan pasar akan pelayanan kesehatan
  • saran dan prasarana yang tersedia dan telah ditetapkan serta
  • mengacu kepada standar terhadap nilai tertentu (Patuwo, 2005 dan Kementrian Kesehatan, 2004). Hal inilah yang menjadikan perencanaan tenaga kesehatan menjadi hal yang tidak terpisahkan dalam manajemen rumah sakit.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah gambaran karakteristik tenaga kerja, hari kerja, waktu kerja perawat hemodialisa yang dilakukan di Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan?
  2. Berapakah beban kerja perawat di Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan?
  3. Bagaimanakah kompetensi kerja perawat yang dibutuhkan di Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan terkait pengetahuan seputar pekerjaan, keterampilan, dan sikap?

 

C. Tinjauan Pustaka

Rumah Sakit

Menurut Iskandar (2008), WHO mendeksripsikan rumah sakit sebagai sebuah usaha yang memberikan layanan penginapan dan medis dalam jangka pendek dan panjang, terdiri atas tindakan observasi, diagnostik, terapeutik dan rehabilitatif untuk orang yang menderita sakit, terluka atau melahirkan. Dalam pelaksanaannya, rumah sakit juga memberikan pelayanan dasar berobat jalan untuk pasien yang tidak membutuhkan pelayanan rawat inap.

Sumber Daya Manusia

Hasibuan (2007) menyatakan bahwa SDM merupakan sebuah hasil keterpaduan antara daya pikir dengan fisik manusia yang mampu mencerminkan kualitas usaha dan usaha kerja dari manusia tersebut dalam menghasilkan barang atau jasa tertentu. Begitu pentingnya kualitas SDM terhadap suatu proses pembangunan, Ramelan (1999) menyatakan bahwa SDM merupakan inti dari pembangunan itu sendiri.

Perawat

Perawat merupakan salah satu tenaga kesehatan yang dimaksudkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.1176 tahun 2011 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan. Sebagai salah satu profesi yang selalu berhubungan secara langsung dengan pasien, perawat dituntut untuk memahami dan berperilaku sesuai dengan etik keperawatan.

Manajemen Keperawatan

Menurut Irnalita (2008), manajemen keperawatan didefinisikan sebagai pelayanan keperawatan profesional dengan mengelola perawat berdasarkan ilmu manajerial sehingga dapat memberikan asuhan keperawatan yang maksimal kepada klien. Lebih lanjut, dikatakan bahwa dalam memberikan asuhan keperawatan yang professional, perawat harus berbekalkan pengetahuan teoritis (ilmu dan kiat perawatan) yang baik sehingga mampu menunjukkan kemampuan keterampilan dan pengetahuan yang semakin maju.

Beban Kerja Tenaga Kesehatan

Beban kerja tenaga kesehatan didefinisikan sebagai banyaknya jenis pekerjaan yang harus diselesaikan oleh tenaga kesehatan dalam waktu satu tahun dalam organisasi/pelayanan kesehatan (Ilyas, 2011 dan Kementrian Kesehatan, 2004). Standar beban kerja adalah banyaknya jenis pekerjaan yang dapat diselesaikan oleh satu orang tenaga kesehatan dalam waktu satu tahun kerja sesuai dengan standar professional yang telah ditetapkan dengan mempertimbangkan waktu libur, sakit, dll.

 

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kuantitatif-kualitatif. Pengamatan dilakukan oleh peneliti (observatory) untuk mengetahui jumlah waktu yang dihabiskan oleh perawat di Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan selama melakukan perawatan hemodialisa dengan menggunakan metode time and motion study.

Penelitian ini dilakukan di Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan yang berada di lantai 2 Paviliun Wijayakusuma. Penelitian ini dilakukan sampai diamatinya 8 perawat dalam shift kerjanya masing-masing selama 10 hari kerja dalam jam kerja yaitu jam 07.00 – 19.00 WIB.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan yaitu 15 orang tenaga kesehatan di Instalasi Hemodialisa Rumah Sakit Umum Persahabatan. Dalam fokus penelitian kuantitatif, sampel merupakan waktu dalam satuan menit yang dibutuhkan untuk melakukan seluruh kegiatan oleh 8 orang perawat Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan dalam shift kerjanya masing-masing.

Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder.

 

E. Kesimpulan

1. Karakteristik Perawat Instalasi Hemodialisa

Perawat Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan memiliki variasi dalam hal pendidikan, usia dan lamanya bekerja. Berdasarkan pendidikannya, belum ada perawat di Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan yang meraih gelar sarjana. Berdasarkan usianya, dapat dikatakan bahwa mayoritas perawat di Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan masih dalam rentang usia produktif. Berdasarkan pengalaman bekerja, perawat Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan telah memiliki pengalaman setidaknya satu tahun diluar pengalaman kerjanya di instalasi hemodialisa.

2. Waktu Kerja yang Tersedia

Perawat Instalasi Hemodialisa bekerja selama 6 hari dalam seminggu dan terbagi dalam 2 shift (shift pagi jam 07.00 – 13.00 WIB sedangkan shift siang dari jam 13.00 – 19.00 WIB). Beban kerja perawat yang dirasakan terlalu tinggi berdasarkan hasil wawancara mendalam dengan salah satu informan disebabkan oleh lebihnya waktu kerja dari yang disediakan (untuk shift pagi jam 07.00 – 14.00 WIB dan shift siang 14.00 – 20.00 WIB)

3. Permasalahan terkait Pelayanan Hemodialisa

Tingginya beban kerja yang diemban oleh perawat di Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan disebabkan oleh waktu kerja yang lebih panjang dari yang seharusnya. Jika dihitung berdasarkan waktu kerja produktif yang didapatkan pada hasil penelitian, hanya dibutuhkan tambahan satu orang perawat. Namun demikian, hasil perhitungan dengan menggunakan metode Ilyas melalui pendekatan time and motion study menggunakan waktu istirahat tiap 4 jam minimal dalam sehari dijadikan dasar pertimbangan peneliti untuk menyatakan bahwa dibutuhkan tambahan dua orang perawat yang sebaiknya dipekerjakan pada shift siang.

4. Proporsi waktu Aktivitas Perawat Instalasi Hemodialisa

Dapat disimpulkan dengan waktu kerja yang tersedia dalam satu shift setiap individu perawat selama 7 jam 46 menit, proporsi waktu produktif dan non produktif sebesar 6 jam 20 menit dan 1 jam 26 menit menunjukkan bahwa aktivitas perawat Instalasi Hemodialisa cukup padat sehingga beban kerja dirasakan cukup besar.

 

Contoh Tesis Rumah Sakit

  1. Analisa Kebutuhan Tenaga Keperawatan di Instalasi Hemodialisa Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Berdasarkan Beban dan Kompetensi Kerja
  2. Analisa Kelayakan Ekstensifikasi Pelayanan VIP Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dalam Mengatasi Defisit Anggaran
  3. Analisa Kemampuan Supervisi Kepala Ruangan Rawat Inap di Rumah Sakit Pelni Petamburan Jakarta Barat
  4. Analisa Biaya dan Pentarifan Rumah Sakit Umum Daerah Besemah Pagaralam Tahun 2002
  5. Analisa Distribusi Obat dan Alat Kesehatan pada Instalasi Farmasi Rumah Sakit Puri Cinere
  6. Analisa Hubungan Penjadwalan Kerja dengan Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana di Rumah Sakit Graha Medika Jakarta
  7. Analisa Hubungan Variabel Individu, Organisasi dan Faktor Psikologis dengan Kesalahan Pemberian Obat yang Dilakukan Perawat di Rumah Sakit X Tahun 2004