Tesis Restukrurisasi Organisasi: Restrukturisasi Organisasi di Kementerian Luar Negeri

Judul Tesis : Pelaksanaan Restrukturisasi Organisasi di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Tahun 2011

 

A. Latar Belakang Masalah

Kekuasaan publik sebagai mandat rakyat dalam suatu pemerintahan dijalankan oleh pejabat negara sebagai pengambil keputusan dan birokrasi sebagai pelaksana kebijakan. Pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto, birokrasi atau Pegawai negeri Sipil (PNS) menjadi mono-loyalitas terhadap golongan karya dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri No. 12/1974 yang ditandatangani Amir Machmud. Dalam hal ini, pengadaan PNS tidak semata-mata agar menjalankan tugas dan tanggung jawab resminya melainkan turut direkrut dan diseleksi untuk tujuan memperkokoh kekuatan Golkar. (Zen, Nursahid, dan Putra, 2006, p. 2) Keberpihakan birokrasi pada waktu itu terhadap suatu partai mengurangi profesionalisme dari birokrasi tersebut. Birokrasi yang seharusnya bekerja melayani dan berpihak kepada rakyat berkembang menjadi melayani penguasa dengan keberpihakan pada politik dan kekuasaan. Meskipun masa-masa itu sudah lewat, terdapat permasalahan lain menyangkut birokrasi di Indonesia, seperti rumitnya prosedur layanan yang diberikan oleh birokrat, banyaknya kasus korupsi yang dilakukan oleh pejabat atau birokrat, dan lemahnya penegakan hukum yang menyebabkan Indonesia masih jauh dari kata Good Governance.

Untuk memperbaiki dan mencegah terulangnya kembali kondisi itu, pemerintah Indonesia menyadari pentingnya untuk melakukan reformasi pada setiap aspek kenegaraan. Reformasi tersebut dilakukan pemerintah untuk mengubah suatu kondisi menjadi kondisi yang lebih baik, dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas kerja aparatur negara. Saat ini, instansi dan lembaga-lembaga negara sedang menjalankan reformasi yang dikenal dengan reformasi birokrasi. Wakil Presiden Boediono, menyatakan bahwa reformasi birokrasi yang dilakukan hanyalah sebagian dari agenda reformasi sejak bergulir tahun 1998 yakni reformasi bidang politik dan konstitusi yang fokusnya adalah demokratisasi (Redaksi Republika, 2010)

 

B. Pokok Permasalahan

Berangkat dari permasalahan yang melatarbelakangi restrukturisasi organisasi di Kemlu RI, maka pokok permasalahan yang menjadi dasar penelitian ini adalah: Bagaimana Pelaksanaan Restrukturisasi Organisasi di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Tahun 2011?

 

C. Landasan Teori

Struktur Organisasi

Struktur organisasi mengandung pengertian tentang bagaimana tugas kerja akan dibagi, siapa melapor kepada siapa, dan mekanisme koordinasi yang formal, serta pola interaksi yang diikuti (Robbins, 1994, p. 6, Penerjemah: Jusuf Udaya). Sedangkan menurut Siswanto (2006, p. 85), struktur organisasi menspesifikasi pembagian aktivitas kerja dan menunjukkan bagaimana fungsi atau aktivitas yang beraneka macam dihubungkan sampai batas waktu tertentu, juga menunjukkan tingkat spesialisasi aktivitas kerja.

Perubahan Organisasi

Menurut George/Jones (2002, p. 645-646) dalam Winardi (2005, p. 2), Perubahan keorganisasian merupakan tindakan beralihnya sesuatu organisasi dari kondisi yang berlaku kini, menuju kondisi masa yang akan datang yang diinginkan guna meningkatkan efektivitasnya. Pendapat lain dari Jones (2007, p. 480), Organization change is the restructuring of resources and capabilities to increase the organization’s ability to create value and improve the returns to its stakeholders.

Penentangan Terhadap Perubahan

Dalam melaksanakan perubahan perlu diperhitungkan adanya kemungkinan berbagai kekuatan yang dapat menghalangi kegiatan yang menjurus perubahan. Menurut Muchlas (2005, p. 410), orang-orang menentang perubahan untuk empat macam alasan-alasan penting, yaitu: takut kehilangan sesuatu yang bernilai, salah pengertian dan kekurangpercayaan, ketidaksepakatan pada konsep perubahan, dan toleransi pribadi yang rendah untuk perubahan. Dua atau lebih dari alasanalasan ini dapat berkombinasi menjadi sejumlah tantangan yang terjadi secara lebih besar lagi.

 

D. Metode Penelitian

Jenis penelitian dapat dibedakan berdasarkan tujuan penelitian, manfaat penelitian, dimensi waktu penelitian, dan teknik pengumpulan data.

Berdasarkan tujuan penelitian, jenis penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian deskriptif.

Berdasarkan manfaat penelitian, penelitian ini adalah penelitian murni. Penelitian yang dilakukan tergolong dalam jenis penelitian murni karena penelitian ini memiliki orientasi akademis.

Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif model interaktif.

Lokasi penelitian dilakukan di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI).

 

E. Simpulan

Simpulan dari penelitian ini, pelaksanaan restrukturisasi organisasi Kemlu RI tahun 2011 dilakukan melalui 4 tahap. Beberapa tahapan dari ke-empat tahap  tersebut telah dilaksanakan dengan baik. Namun, pada tahapan merencanakan restrukturisasi, kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) masih belum optimal dan pada tahap melaksanakan restrukturisasi, Kemlu RI mengalami kesulitan dalam menempatkan SDM di dalam strukturnya akibat kurangnya sumber daya manusia.

 

Contoh Tesis Restrukturisasi Organisasi

  1. Implementasi Kebijakan Restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (Studi Kasus di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta)
  2. Analisa Jabatan Sebagai Dasar dalam Penyusunan Restrukturisasi Organisasi Pada Perusahaan Mercer
  3. Evaluasi Restrukturisasi Organisasi pada Group Kemenangan Jaya Periode 2003-2005
  4. Pelaksanaan Restrukturisasi Organisasi di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Tahun 2011
  5. Restrukturisasi Organisasi PT XYZ
  6. Restrukturisasi Organisasi PT. Pelayaran Bahtera Adhiguna
  7. Restrukturisasi Organisasi PT. Pos Indonesia
  8. Strategi Perubahan Melalui Restrukturisasi Organisasi (Studi Kasus di Penerbit PT Dunia Pustaka Jaya)

 

Incoming search terms: