Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Proyek Kontruksi: Risiko Inventori pd Proyek Konstruksi Jalan Kontraktor

Judul Tesis: Analisa Risiko Inventori pada Proyek Konstruksi Jalan Kontraktor Skala Menengah di Ambon

A. Latar Belakang

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi jalan seringkali di perhadapkan dengan banyaknya risiko yang terjadi, baik dalam tahapan perencanaan, pelaksanaan atau pemeliharaan. Menurut Didik Suryamiharja (2004), “ada beberapa risiko utama pada proyek peningkatan jalan, antara lain; risiko perluasan lingkup pekerjaan, risiko keterlambatan material, risiko persediaan material, dll”.

“Inventori/persediaan merupakan bagian dari aktiva lancar perusahaan yang penting, dan bernilai tinggi serta merupakan harta yang peka terhadap waktu. Kerusakan, pencurian, pemborosan, serta pengeluaran biaya yang berlebihan sering terjadi dalam pengelolaan persediaan” (Ngarap Im Manik, 2008, hal 74).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Faktor-faktor risiko inventori apa saja yang mempengaruhi kinerja waktu proyek jalan di Ambon?
  2. Dampak dan penyebab risiko inventori pada proyek jalan di Ambon?
  3. Bagaimana dapat mengurangi risiko inventori yang mempengaruhi kinerja waktu pada proyek jalan di Ambon?

 

C. Tinjauan Pustaka

Penanganan Terhadap Jalan

“Jaringan jalan yang cepat rusak akan berdampak pada penurunan capaian pelayanan transportasi yang optimal, sehingga perlu ada upaya pencegahan kerusakan dini” (Agus T. Mulyono, Didik Rudjito. & Triono Junoasmono, 2011, p.118). “Untuk mendukung pembenahan terhadap jalan, dibutuhkan penanganan jalan meliputi 3 kegiatan, yaitu: pemeliharaan jalan, peningkatan jalan dan pembangunan jalan” (BAPPENAS, Transportasi, Bab XIV/17).

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Proyek Jalan

Menurut Miyamoto dan Sato (2005), proyek jalan adalah proyek pembangunan modal sosial dan tunduk pada berbagai risiko sepanjang siklus hidupnya Dalam proyek jalan sering ditemukan risiko yang mempengaruhi proyek dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan. Menurut Didik Suryamiharja (2004), “ada 10 risiko utama pada proyek peningkatan jalan”, yaitu:

  1. Risiko perluasan lingkup pekerjaan
  2. Risiko keterlambatan material
  3. Risiko persediaan (inventori) material
  4. Risiko kesulitan penggunaan desain
  5. Inventori Pada Proyek Jalan

Inventori atau persediaan secara fisik, menurut Teguh Baroto (2002) merupakan barang yang terdiri dari bahan baku, komponen, barang setengah jadi,barang jadi dan bahan pembantu.Dalam proyek konstruksi jalan penentuan inventori (persediaan) sangat diperlukan baik dalam jumlah, jenis dan kualitas. Kekurangan inventori yang terjadi didalam proyek konstruksi jalan dapat berdampak atau berpengaruh terhadap kinerja waktu keseluruhan proyek.

 

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian dilakukan dengan metode wawancara dan kuesioner. Analisa data dilakukan bertahap meliputi uji dua sampel, AHP, level risiko, uji validitas dan reliabilitas, uji korelasi, analisa faktor, dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa permintaan material yang kurang lengkap atau tidak mencukupi, dan aksesibilitas yang sulit selama proses pengiriman berpengaruh terhadap kinerja waktu.

 

E. Kesimpulan

a. Faktor risiko inventori yang berpengaruh terhadap kinerja waktu pada proyek jalan di Ambon, yaitu

  1. X2 = Permintaan material yang kurang lengkap atau tidak mencukupi.
  2. X4 = Aksesibilitas yang sulit selama proses pengiriman

b. Dampak dan penyebab risiko inventori pada proyek jalan di Ambon Dampak dari risiko inventori pada proyek jalan

1. Dampak permintaan material yang kurang lengkap atau tidak mencukupi

a)Penyelesaian proyek menjadi terlambat

b) Keterlambatan permintaan material

2. Dampak aksesibilitas yang sulit selama proses pengiriman

a) Penyelesaian proyek menjadi terlambat

b) Keterlambatan pengiriman material ke lokasi

c) Meningkatnya biaya pembelian material

3. Penyebab dari risiko inventori hasil regresi adalah sebagai berikut:

1. Penyebab permintaan material yang kurang lengkap atau tidak mencukupi

a) Tidak ada catatan persediaan material (inventory record)

b) Perencanaan kebutuhan material yang kurang baik

2. Penyebab aksesibilitas yang sulit selama proses pengiriman

a) Jaringan jalan dan transportasi yang kurang memadai.

b) Topografi daerah atau lokasi proyek

 

Contoh Tesis Proyek Kontruksi

  1. Analisis Pengaruh Insentif Finansial untuk Mandor pada Produktifitas Mandor Proyek Konstruksi Gedung di Inwsia
  2. Analisa Resiko Akibat Pemberlakuan Keputusan President Republik Indonesia M0.80 Tahun 2003 terhadap Kinerja Pelaksanaan Proyek Konstruksi Nasional Tahun 2004 – 2006
  3. Analisa Resiko Akibat Pemberlakuan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2003 terhadap Kinerja Pelaksanaan Proyek Konstruksi Nasional Tahun 2004 Sampai Tahun 2006 -2
  4. Analisa Resiko Akibat Pemberlakuan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2003 Terhadap Kinerja Pelaksanaan Proyek Konstruksi Nasional Tahun 2004 Sampai Tahun 2006
  5. Analisa Resiko Inventori pada Proyek Konstruksi Jalan Kontraktor Skala Menengah di Ambon