Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Program Komunikasi: Evaluasi Penggunaan Saluran Komunikasi Antarpribadi

Judul Tesis : Evaluasi Penggunaan Saluran Komunikasi Antarpribadi sebagai Salah Satu Strategi Komunikasi dalam Proses Adopsi Inovasi Program Pemerintah (Studi Kasus: Program Keluarga Harapan)

 

A. Latar Belakang

Kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang mencakup aspek politik, sosial, ekonomi, aset, maupun akses. Membicarakan persoalan kemiskinan terkait erat dengan masalah keterbatasan akses masyarakat miskin terhadap banyak hal, salah satunya adalah akses informasi. Akses informasi ini penting, karena ketika masyarakat tidak memiliki akses informasi maka akan menimbulkan kesenjangan pengetahuan, kesempatan, aset, dan lain-lain. Selain itu, informasi memungkinkan orang untuk mengembangkan gagasan, memperoleh peluang-peluang baru, dan berbagai pembelajaran dari orang lain. Oleh karena itu kesenjangan informasi diyakini sebagai bagian dari lingkaran kemiskinan. Miskinnya informasi menyebabkan masyarakat kesulitan mengembangkan alternatif kehidupannya. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa kemiskinan terjadi secara timbal balik antara miskin karena kurangnya informasi, dan sulitnya memperoleh informasi karena miskin (Dahlan, 1997).

Penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu prioritas program pemerintah karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sampai pada tahun 2011 masih terdapat 30,02 juta orang miskin (12,49 persen dari total penduduk Indonesia). Dalam rangka mempercepat penanggulangan kemiskinan, pemerintah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan yang memuat empat kluster instrumen utama penanggulangan kemiskinan. Keempat kluster tersebut terdiri dari bantuan sosial terpadu berbasis keluarga, penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat, penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha ekonomi mikro dan kecil, serta peningkatan program pro rakyat seperti program rumah sangat murah, program kendaraan angkutan umum murah, program air bersih untuk rakyat, dan lain-lain. Penetapan Peraturan Presiden tersebut bertujuan untuk mewujudkan visi dan misi pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan hingga 8-10 persen pada akhir tahun 2014.

 

B. Perumusan Masalah Tesis

Bagaimana saluran komunikasi antarpribadi digunakan sebagai salah satu strategi komunikasi dalam proses adopsi inovasi terhadap masyarakat miskin yang memilki keterbatasan akses informasi?

 

C. Kerangka Pemikiran

Komunikasi

Esensi dari proses difusi adalah pertukaran informasi dimana seorang individu mengkomunikasikan suatu ide baru ke satu atau beberapa orang lain. Proses tersebut meliputi

  • suatu inovasi
  • seorang individu atau unit adopsi lainnya yang memiliki pengetahuan atau pengalaman dalam menggunakan inovasi
  • individu atau unit adopsi lain yang belum memiliki pengetahuan atau pengalaman dalam menggunakan inovasi
  • saluran komunikasi yang menghubungkan kedua unit adopsi tersebut. Saluran komunikasi yang digunakan dalam proses difusi terdiri dari saluran media massa (mass media channel) dan saluran antarpribadi (interpersonal channel).

Saluran Komunikasi

Saluran komunikasi merupakan medium penyampaian pesan dari sumber pesan/komunikator kepada penerima pesan/komunikan. Saluran tersebut dapat dikategorikan ke dalam bentuk saluran komunikasi antarpribadi dan media massa. Keduanya memainkan peran yang berbeda dalam menciptakan pengetahuan, mempersuasi individu untuk mengubah perilaku, serta bagi adopter awal maupun adopter akhir.

Agen Perubahan

Agen perubahan merupakan individu yang melaksanakan tugasnya dalam mewujudkan usaha perubahan sosial. Menurut Rogers dan Shoemaker (1971: 227) agen perubahan adalah petugas profesional yang mempengaruhi keputusan inovasi klien menurut arah yang diinginkan lembaga perubahan (change agency). Sementara Havelock (1973) dalam Nasution (2004) menyatakan bahwa agen perubahan adalah individu yang membantu terlaksananya perubahan sosial atau suatu proses difusi inovasi. Penyuluh pertanian, penyuluh kesehatan, penyuluh sosial, guru, dan pendamping merupakan beberapa contoh agen perubahan. Agen-agen perubahan tersebut, menurut Rogers dan Shoemaker, berfungsi sebagai mata rantai komunikasi antar dua (atau lebih) sistem sosial, yaitu sistem sistem sosial yang mempelopori perubahan dan sistem sosial yang menjadi klien dalam usaha perubahan tersebut.

 

D. Metodologi

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.

Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu penelitian yang membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat tentang fakta-fakta dan sifatsifat subjek penelitian.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode evaluasi. Mark et al. (2000:3) menjelaskan bahwa evaluasi merupakan penelitian sistematis yang menggambarkan dan menjelaskan tentang pelaksanaan, efek, dasar, dan implikasi sosial dari suatu kebijakan dan program.

Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan dua cara, yaitu: Pengumpulan data primer dan Pengumpulan data sekunder.

Analisis data dilakukan sejak pengumpulan data dimulai hingga berakhirnya pengumpulan data.

 

E. Kesimpulan

  • Saluran komunikasi antarpribadi digunakan sebagai salah satu strategi komunikasi pada tahap menciptakan pengetahuan dan penyebarluasan informasi dalam proses adopsi inovasi. Hal tersebut dilakukan karena adanya keterbatasan masyarakat miskin sebagai target sasaran program dalam mengakses saluran media massa. Disini, saluran komunikasi antarpribadi memainkan peran yang hampir sama dengan saluran media massa dalam menciptakan pengetahuan khalayak sasaran terhadap suatu program inovasi.
  • Agen perubahan dan pemimpin (opinion leader) berperan penting dalam tahap menciptakan pengetahuan khalayak terhadap program. Pemimpin digunakan untuk menjembatani perbedaan dan jarak sosial antara agen perubahan dan target sasaran.
  • Dalam tahap persuasi perilaku positif target sasaran dipengaruhi oleh manfaat relatif dari inovasi tersebut.

 

Contoh Tesis Program Komunikasi

  1. Evaluasi Penggunaan Saluran Komunikasi Antarpribadi Sebagai Salah Satu Strategi Komunikasi dalam Proses Adopsi Inovasi Program Pemerintah (Studi Kasus Program Keluarga Harapan)
  2. Evaluasi Program Tanggung Jawab Sosial Sektor Swasta (Corporate Social Responsibility) Sebagai Alat Komunikasi Perusahaan
  3. Pembentukan Human Resources Departemen dan Program Komunikasi untuk Mencegah Niat untuk Mengundurkan Diri
  4. Prinsip-Prinsip Komunikasi dalam Mengemas Pesan Pendidikan Melalui Radio (Suatu Studi terhadap Naskah Program Pendidikan dan Pelatihan Guru Sekolah Dasar Melalui Siaran Radio)
  5. Program Community Development Sebagai Strategi Komunikasi Manajemen Public Relations dalam Membina Hubungan dengan Komunitas
  6. Efektivitas Program Komunikasi  Audit Komunikasi Investor Relations di PT. Astra International, Tbk
  7. Evaluasi Efektifitas Program Komunikasi Pemasaran Terpadu dalam Bidang Usaha Jasa Klinik Kecantikan
  8. Evaluasi Pelaksanaan Komunikasi di dalam Organisasi Penyebaran Informasi Mengenai Program Sistem Pengelolaan Kinerja di PT Sucofindo (Persero)