Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Produktivitas Kerja: Pengaruh Lingkungan Kerja trhdp Produktivitas Kerja Karyawan

Judul Tesis : Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Production Plant PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Citeureup

 

A. Latar Belakang Masalah

Total produksi Indocement mencapai 15,4 juta ton semen di 2011, atau 82,7% dari total kapasitas produksi terpasang. Indocement akan mengeksplorasi kapasitas produksi baru. Penggilingan baru di Pabrik Citeureup masih dalam proses dan diharapkan akan selesai pada 2013 ini dengan kapasitas tambahan sebesar 1,9 juta ton semen. Sebuah pabrik baru (brown-field) di Citeureup dengan kapasitas 4,4 juta ton semen per tahun akan siap beroperasi pada 2015, sedangkan pembangunan dua pabrik baru (green-field) lainnya diperkirakan akan selesai pada 2016- 2017. Berikut tabel total produksi semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk selama 2010-2011. Alasan penulis mengadakan penelitian pada lokasi Production Plant adalah karena Production Plant memerlukan sejumlah karyawan pelaksana yang memiliki fisik yang kuat, cekatan, tahan terhadap temperatur atau radiasi panas, emisi gas dan debu, kebisingan, lingkungan berdebu serta getaran-getaran atau vibrasi yang merupakan bagian dari lingkungan kerja mereka di area pabrik. Karena produktivitas mereka dalam bekerja dapat mempengaruhi aktivitas dan profitabilitas perusahaan. Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen. Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan.

Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk membahas lebih mendalam sehingga penulis memilih judul “Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Production Plant PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Citeureup”.

 

B. Pokok Permasalahan

Bagaimana pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja pada karyawan Production Plant PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Citeureup?

 

C. Tinjauan Pustaka

Pengertian Manajemen

Ricky W. Griffin (2008) mengartikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Suatu organisasi baik perusahaan maupun instalasi dalam melakukan aktivitasnya sudah tentu memerlukan sumber daya manusia yang mendukung usaha pencapaian tujuan sasarannya antara lain ialah, tersedianya sumber daya manusia yang andal, dalam arti, mampu melaksanakan berbagai aktivitas yang menjadi tanggung jawabnya terhadap berbagai satuan kerja dalam organisasi di mana ia ditempatkan. Apabila dukungan tersebut tidak dapat diberikan dengan baik, sulit membayangkan satuan-satuan kerja lainnya dapat menyelenggarakan fungsinya dengan sebaik-baiknya. Tegasnya, tanpa dukungan yang sebaik mungkin, satuan-satuan kerja lain dalam perusahaan tidak akan dapat meningkatkan produktivitas kerjanya (Siagian, 2002;133).

Lingkungan Kerja

Menurut jurnal Stewart (2009), lingkungan kerja adalah serangkaian kondisi atau keadaan lingkungan kerja dari suatu perusahaan yang menjadi tempat bekerja dari para karyawan yang bekerja di dalam lingkungan tersebut. Meskipun dalam suatu perusahaan lingkungan kerja tidak melaksanakan proses produksi, namun lingkungan kerja mempunyai pengaruh langsung terhadap karyawan yang melaksanakan proses produksi tersebut.

Produktivitas Kerja

Menurut Mali (1978) istilah produktivitas seringkali disamakan dengan istilah “produksi”. Pengertian produktivitas sangat berbeda dengan produksi. Tetapi produksi merupakan salah satu komponen dari usaha produktivitas, selain kualitas dan hasil keluarannya. Produksi adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan hasil keluaran dan umumnya dinyatakan dengan volume produksi, sedangkan produktivitas berhubungan dengan efisiensi penggunaan sumber daya (masukan dalam menghasilkan tingkat perbandingan antara keluaran dan masukan).

 

D. Metode Penelitian Tesis

Produktivitas Kerja Menurut Mali (1978) istilah produktivitas seringkali disamakan dengan istilah “produksi”. Pengertian produktivitas sangat berbeda dengan produksi. Tetapi produksi merupakan salah satu komponen dari usaha produktivitas, selain kualitas dan hasil keluarannya. Produksi adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan hasil keluaran dan umumnya dinyatakan dengan volume produksi, sedangkan produktivitas berhubungan dengan efisiensi penggunaan sumber daya (masukan dalam menghasilkan tingkat perbandingan antara keluaran dan masukan).

Jenis penelitian akan menentukan hasil yang diperoleh (Endah Triastuti, 2011).

Penelitian ini digolongkan ke dalam penelitian eksplanatif.

Penelitian ini dapat dikategorikan sebagai penelitian cross sectional.

Sekaran (2006) mengemukakan bahwa pengumpulan data dapat menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder.

 

E. Kesimpulan

Sesuai dengan hasil penelitian dan pengujian hipotesis penelitian yang telah dirumuskan sebelumnya untuk menjawab tujuan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan kerja dengan produktivitas kerja karyawannya. Berdasarkan nilai korelasi terdapat korelasi yang kuat menuju sangat kuat antara lingkungan kerja dengan produktivitas kerja. Lingkungan kerja dibagi menjadi dua, yaitu lingkungan kerja fisik dan non fisik perusahaan.

 

Contoh Tesis Produktivitas Kerja

  1. Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Production Plant PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Citeureup
  2. Hubungan Persepsi Perawat Pelaksana tentang Budaya Organisasi dengan Produktivitas Kerja di RSU Fkuki Jakarta
  3. Hubungan Sistem Informasi Perpajakan dan Pengambilan Keputusan Terhadap Produktivitas Kerja di Kantor Pelayanan Pajak’x’ (Studi Persepsi Karyawan)
  4. Hubungan Sistem Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan dan Motivasi Kerja terhadap Peningkatan Produktivitas Kerja Pegawai Negeri Sipil Pada Kantor Badan Kepegawaian Negara Jakarta
  5. Iklim Komunikasi dan Motivasi Kerja di Kalangan Staf Pengembangan (Kasus Balai Pengembangan Produktivitas Daerah Departemen Tenaga Kerja Jakarta Dan Semarang)
  6. Indentifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja pada Proyek Konstruksi Jalan dengan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement)
  7. Kajian Produktivitas Tenaga Kerja Formal Perkotaan di Indonesia