Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Perpustakaan: Pendapat Kepala Sekolah dan Komite Sekolah trhdp Perpustakaan

Judul Tesis : Analisis Pendapat Kepala Sekolah dan Komite Sekolah terhadap Perpustakaan: Studi Kasus di SMKN Kabupaten Tangerang

 

A. Latar Belakang

Dalam perjalanan dunia pendidikan di Indonesia ada suatu fenomena yang cukup menarik untuk direnungkan, yaitu terabaikannya perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar. Padahal perpustakaan merupakan salah satu icon utama dunia pendidikan dalam rangka melaksanakan amanah Pembukaan UUD 1945, yaitu ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu Unesco juga pernah merekomendasikan bahwa pendidikan untuk semua (education for all) akan lebih berhasil, jika dilengkapi oleh perpustakaan.

Perpustakaan sekolah merupakan salah satu prasarana pendidikan yang tidak langsung digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan. Setiap sekolah memiliki visi dan misi pendidikan yang harus dicapai melalui prasarana perpustakaan. Perpustakaan sekolah membekali siswa dengan keterampilan belajar seumur hidup (life long learning education) dan membangun imajinasi, mempersiapkan siswa agar bisa menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah pendapat kepala sekolah terhadap perpustakaan sekolah di SMKN Kabupaten Tangerang.
  2. Bagaimanakah pendapat komite sekolah terhadap perpustakaan sekolah di SMKN Kabupaten Tangerang.

 

C. Tinjauan Literatur Tesis

Perpustakaan Sekolah

Dikatakan Prytherch (1990: 547) bahwa perpustakaan sekolah adalah tempat yang miliki koleksi yang dikelola dengan baik oleh sekolah yang disediakan dan digunakan untuk guru terutama murid-murid tersebut. Wafford dalam Darmono (2004) menterjemahkan perpustakaan sekolah sebagai salah satu organisasi sumber belajar yang menyimpan, mengelola, dan memberikan layanan bahan pustaka baik buku maupun non buku kepada masyarakat tertentu maupun masyarakat umum. Lain halnya pendapat Freeman Patricia (1975: 4) The schcool library is a place for quiet learning and enjoyment, where students and teachers can become expert in using materials. Yang berarti perpustakaan sekolah adalah sebuah tempat yang tenang untuk belajar dan menyenangkan dimana murid-murid dan guru-guru menjadi trampil dalam menggunakan bahan atau sumber informasi yang berada dalam perpustakaan.

 

Manajemen Perpustakaan Sekolah

Manajemen perpustakaan sekolah pada dasarnya adalah proses mengoptimalkan kontribusi manusia, material, anggaran untuk mencapai tujuan perpustakaan sekolah. (I Ketut Widiasa, 2007). Mazmanian dan Sabatier dalam Widodo (2007) menjelaskan proses implementasi kebijakan adalah pelaksanaan keputusan kebijakan dasar, biasanya dalam bentuk undang-undang, dapat pula berbentuk perintah atau keputusan-keputusan eksekutif yang penting.

 

Peran Komite Sekolah

Komite sekolah berperan sebagai pengguna sekaligus pembina dan mendorong siswa menggunakan perpustakaan secara maksimal, dengan keterbatasan perpustakaan memerlukan bantuan dari komite dengan menggalang dana bagi pengembangan perpustakaan. (Zulfikar Zen, 2006: 15)

 

D. Metodologi

Pengumpulan data ini berkenaan dengan ketepatan cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan data. Adapun metode pengumpulan data adalah  observasi, wawancara, da kajian pustaka.

Analisis data adalah proses mengorganisasikan dan mengusulkan data kedalam pola, kategori, dan satuan uraian dasar sehingga dapat diketemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja.

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Mei 2010 di Perpustakaan SMKN Kabupaten Tangerang.

 

E. Kesimpulan

Dari penelitian dan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Kepala Sekolah

  1. Tidak mempriorotaskan sarana prasarana perpustakaan Sekolah.
  2. Tidak melakukan prinsip pengembangan koleksi perpustakaan sekolah
  3. Perekrutan sumber daya manusia perpustakaan belum berdasarkan standar kompetensi yang dibutuhkan.
  4. Pengalokasian dana perpustakaan belum jelas dan tidak berkesinambungan.
  5. Belum memanfaatkan perpustakaan dengan baik.

2. Komite Sekolah

  1. Kurang berperan aktif menyediakan ruang perpustakaan sekolah.
  2. Belum mengalokasikan dana pengembangan koleksi perpustakaan sekolah
  3. Belum melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan perpustakaan sekolah.

 

Contoh Tesis Perpustakaan

  1. Analisis Pendapat Kepala Sekolah dan Komite Sekolah terhadap Perpustakaan Studi Kasus di SMKN Kabupaten Tanggerang
  2. Analisis Penelusuran Informasi CD-ROM Full-Text Teeal di Perpustakaan Institut Pertanian Bogor