Melayani Jasa Pembuatan Tesis Dan Skripsi Professional Terpercaya | HP 0852.2588.7747
HP CS Kami 085225887747 (WhatApp) email:idtesis@gmail.com

Tesis Pendidikan: Aktivitas Manusia di Pasar Tradisional sebagai Sumber Ide Penciptaan Karya Seni Lukis

Judul Tesis: Aktivitas Manusia di Pasar Tradisional sebagai Sumber Ide Penciptaan Karya Seni Lukis

 A. Latar Belakang

Pada saat ini penulis melihat berbagai macam kegiatan aktivitas manusia di pasar tradisional dan transaksi jual beli antara pedagang dengan pembeli serta kegiatan lainnya. Berbekal dengan pengamatan tersebut, penulis membayangkan dalam dunia nyata atau dunia imajinasi, sehingga mampu menggiring penulis untuk mengekspresikannya dalam karya lukis realisme. Realisme adalah aliran seni yang berupa melukiskan dan menceritakan Sesutu kedalam karya dengan sebagaimana kenyataannya. Teknik pewarnaan dengan menggunakan media cat minyak di atas kanvas dan sudut pandang pengambilan objek ke arah foto realisme menjadi pilihan.

 

B. Rumusan Masalah

Bagaimana proses penciptaan dan cara memvisualisasikan karya yang bersumber dari aktivitas manusia di pasar tradisional berkaitan dengan ide, konsep, bentuk, media dan teknik.

 

C. landasan Teori

Pengertian Sumber Penciptaan

Sumber ide biasanya berasal dari pengalaman dalam dunia nyata maupun pengalaman batin. Hal ini sesuai dengan pendapat sebagai berikut, ”Pengalaman yang diperoleh seseorang dari lingkungan terdiri dari pengalaman visual dan pengalaman non nvisual” (Arfial Arsad Hakim, 1994: 16).

 

Pengertian Karya Seni

Karya seni diciptakan oleh seorang seniman adalah untuk menuangkan ekspresi dan imajinasi. Hal ini sesuai dengan pendapat sebagai berikut, “Seni merupakan konvensi unik dari imajinasi “ (Bennedetto Croce dalam Mikke Susanto, 2003: 18)

 

Pengertian Seni Lukis

Seni lukis adalah bentuk lukisan pada bidang dua dimensi berupa hasil pencampuran warna yang mengandung maksud, menurut sejarah kelahiranannya antara lain meliputi aliran-aliran, naturalis, impresionalisme, ekspresionalisme dan kubisme adalah aliran modern. Aliran modern lainnya antara lain futurisme, suralisme dan neoimpresionisme (Pringgodigdo, 1977 : 977).

 

Pengertian Aktivitas Manusia

Manusia adalah makhluk yang bersegi jasmaniah (raga) dan rohaniah (jiwa), segi rohaniah manusia terdiri dari pikiran dan perasaan. Apabila diserasikan akan menghasilkan kehendak yang kemudian menjadi landasan gerak segi jasmaniah. (Soerjono, 2005: 116).

 

Pengertian Pasar Tradisional

Pasar Tradisional sebagai sarana bertemunya penjual dan pembeli dengan semua peran, status yang disandangnya serta kepentingan menciptakan relasi antara individu yang komplek (Adi dan Agung, 2004 : 111).

 

D. Metode Penelitian Tesis

Metode Penciptaan yang dilakukan menggunakan pendekatan empiris. Bahan yang digunakan untuk pembuatan karya adalah kertas, cat minyak Maries, oil painting Greco, cat tembok, pigmen, minyak tanah, kanvas siap pakai dan pigura.

Alat yang digunakan adalah pensil 2B untuk membuat sketsa, dot untuk membuat motif batik, kuas, kain lap, dan palet,. Kuas yang digunakan yaitu kuas Eterna berukuran 2, 4, 6, 8, 10, dsn 12. Kuas yang digunakan untuk pengerjaan bagian yang sangat detail yaitu kuas V-Tec berukuran 0 dan kuas V-Tel berukuran 00.

Teknik yang digunakan adalah sapuan kuas di atas kanvas.

Ada empat fase dalam proses penciptaan karya, yaitu fase persiapan, fase pengeraman, fase inspirasi, dan fase pengolahan penyelesaian. Ada lima tahap pada fase pengolahan dan penyelesaian karya lukis tugas akhir ini, yaitu pembuatan sketsa alternatif, pembuatan sketsa di atas kanvas, empat tahap pewarnaan, dan penyajian karya

 

E. Kesimpulan

Pasar tradisional sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli, sehingga terjadi permintaan dan penawaran terhadap suatu barang atau jasa. Tempat berinteraksi sosial yang erat sebagai ciri adat ketimuran, juga sebagai tempat untuk bertukar informasi ataupun pembentukan sifat kekeluargaan.

Pembangunan pasar modern yang begitu banyak akhir- akhir ini menggeser eksistensi pasar tradisional. Hal ini, tentu bukan sekedar sebuah upaya untuk perbaikan ekonomi semata, tetapi telah memunculkan pola baru menyangkut pola hubungan (relasi) sosial. Secara ekonomis maka keberadaan pasar modern tentu menjadi masalah paling nyata bagi pasar tradisional.

Aktivitas manusia di pasar tradisional merupakan kehidupan sosial yang di dalamnya terdapat berbagai peran, interaksi, dan konflik. Proses interaksi tersebut, tercipta interaksi sosial yang erat dan merupakan ciri adat ketimuran yang kini pudar. Sehingga tercipta inspirasi dan sumber penciptaan untuk memvisualkan aktivitas manusia di pasar tradisional kedalam lukisan dengan aliran realis.

Teknik yang digunakan adalah teknik sapuan kuas ke atas kanvas dengan cat minyak dan teknik membatik dengan alat dot dengan bahan cat tembok putih, pigmen dan air secukupnya, teknik ini digunakan untuk lukisan yang menggunakan motif batik Bahan dan alat yang digunakan dalam perwujudan karya adalah cat minyak Marie’s dan Greco, oil painting Greco, cat tembok putih, pigmen, air bersih secukupnya, minyak tanah, kanvas siap pakai, kuas, dot, dan palet. Sumber ide setiap karya diambil dari aktivitas manusia di pasar tradisional. Karya pertama menggambarkan seorang penjual yang sedang memikul sawi, karya kedua tentang penjual yang sedang bercengkrama dengan penjual lainnya, karya ketiga tentang pedagang yang melayani pembeli, penjual dan pembeli yang saling bertukar informasi dan lain-lain, karya keempat menggambarkan pak kusir yang mengendalikan kuda dengan membawa muatan sayur dan buah-buahan yang diperjual belikan di pasar tradisional, karya kelima tentang pasar sapi, karya keenam menggambarkan seorang penjual yang menghitung laba penjualan ayam, karya ketujuh menggambarkan seorang penjual bunga yang menyiapkan bunga yang akan dijual, karya kedelapan menggambarkan seorang penjual tang melayani pembeli yang ramai. Penciptaan kedelapan karya ini menggunakan unsur-unsur dan prinsip-prinsip seni rupa. Unsur-unsur bentuk dihadirkan bentuk realis. Dari karya pertama hingga karya kedelapan terjadi penyempurnaan visual karya, sehingga ada penambahan dan pengurangan bentuk antara sketsa yang dibuat dengan visual karya pada lukisan.

Contoh Tesis Pendidikan

  1. Pengaruh Kreatifitas dan Minat Pemilihan Program Studi Teknik Sipil/ Bangunan terhadap Jiwa Wirausaha pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Sipil/ Bangunan Universitas Sebelas Maret Tahun Akademik 2006/2007
  2. Analisis Spasial Warung Internet (Warnet) Kecamatan Jebres Kota Surakarta Tahun 2008
  3. Peningkatan Motivasi Belajar IPA Melalui Pembelajaran Menggunakan Media Science Education Quality Improvement Project (SEQIP) Kelas VI SD Negeri Tegalmulyo No. 157 Kec. Banjarsari Surakarta
  4. Aktivitas Manusia di Pasar Tradisional Sebagai Sumber Ide Penciptaan Karya Seni Lukis
  5. Penggunaan Media Iklan untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Persuasi pada Siswa Kelas X Administrasi Perkantoran 1 SMK Murni 2 Surakarta Tahun Ajaran 2008/2009

 

 

Incoming search terms: