Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Pelayanan : Stimuli Pemasaran dan Psikologi Pasien dlm Membeli Pelayanan Rawat Inap

Judul Tesis : Pengaruh Stimuli Pemasaran, Keluarga dan Psikologi Pasien terhadap Keputusan Pasien dalam Membeli Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Anna Medika Bekasi Tahun 2012

 

A. Latar Belakang

Era globalisasi dan perdagangan bebas (AFTA) sejak tahun 2010 memberikan dampak pada sektor kesehatan. Bidang kesehatan yang paling terpengaruh oleh dampak globalisasi, yakni antara lain bidang perumahsakitan, tenaga kesehatan, industri farmasi, alat kesehatan dan asuransi kesehatan. Dari segi pelayanan dan infrastruktur perumahsakitan, harus bisa memberikan pelayanan yang berkualitas dan efisien. Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan adalah langkah terpenting untuk meningkatkan daya saing di sektor rumah sakit (KastratFKUI, 2010). Tujuan Pembangunan Nasional Indonesia mencakup unsur kesejahteraan umum yaitu untuk menyehatkan masyarakat sehingga derajat kesehatan yang lebih baik dapat tercapai secara optimal dalam Sistem Kesehatan Nasional (Ilyas, 2011).

Rumah sakit merupakan suatu organisasi yang bergerak di bidang jasa dimana terjadi hubungan yang kuat antara pasien sebagai konsumen dengan tenaga medis atau non medis sebagai pemberi pelayanan. Rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masayarakat. Oleh karena itu rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat menurut Azwar (1996). Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa layanan yang sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk serta penyelenggaraannya sesuai dengan standar dan kode etik profesi yang telah ditetapkan (Azwar, 1996).

 

B. Pertanyaan Penelitian

Bagaimana pengaruh stimuli pemasaran, keluarga dan psikologi pasien terhadap keputusan pasien dalam membeli pelayanan rawat inap di RS Anna Medika ?

 

C. Tinjauan Pustaka

Rumah Sakit

American Hospital Association (1974) dalam Azwar (1996) mendefinisikan rumah sakit sebagai suatu organisasi yang melalui tenaga medis professional yang terorganisir serta sarana kedokteran yang permanen menyelenggarakan pelayanan kedokteran, asuhan keperawatan yang berkesinambungan, diagnosis serta pengobatan penyakit yang diderita oleh pasien. Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karateristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat (UU No.44 Tahun 2009).

Pemasaran

Pemasaran didefinisikan sebagai suatu proses managerial dengan mana seseorang atau sekelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai dengan orang lain (Kotler, 2005). Pemasaran mencakup kegiatan analisa, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program- program yang diformulasikan secara cermat dan dirancang untuk menghasilkan pertukaran nilai- nilai secara sukarela dengan pasar yang disasar dengan tujuan untuk mencapai tujuan organisasi. Selain itu, pemasaran sebagai suatu proses sosial dan manajerial di mana individu dan kelompok mendapatkan yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan, penawaran, dan penukaran produk-produk yang bernilai (Kotler & Armstrong, 2003).

Perilaku Konsumen

Tujuan pemasaran adalah memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan konsumen sasaran. Mengenal konsumen dan memahami perilakunya bukanlah hal yang mudah dan sederhana. Konsumen mungkin saja mengutarakan apa yang menjadi kebutuhan dan keinginannya, namun mereka justru bertindak sebaliknya. Mempelajari perilaku konsumen, berarti memahami cara individu, kelompok, dan organisasi memilih, membeli, memakai, serta memanfaatkan barang, jasa, gagasan, atau pengalaman dalam rangka memuaskan kebutuhan dan hasrat mereka. Perilaku konsumen merupakan hal tidak teratur. Pengertian perilaku konsumen menurut Engel, Blackwell, Miniard (1994) adalah tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini.

 

D. Metode Penelitian Tesis

Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional.

Lokasi penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Anna Medika yang berlokasi di Jalan Raya Perjuangan no 45, Harapan Baru, Bekasi Utara. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Oktober sampai dengan Desember 2012.

Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan objek atau dalam hal ini individu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien Rumah Sakit Anna Medika.

Sampel adalah objek yang akan diteliti yang dianggap mewakili seluruh populasi penelitian.

 

E. Kesimpulan

1. Secara konseptual penelitian tentang keputusan pasien dalam membeli ini hanya dibatasi oleh empat variabel baik yang berpengaruh langsung maupun tidak langsung. Variabel-variabel tersebut adalah stimuli pemasaran, keluarga dan psikologi pasien sebagai variabel eksogen dan keputusan pasien dalam membeli sebaga variabel endogen. Sebenarnya masih banyak variabel lain yang berpengaruh dalam keputusan pasien dalam membeli.

2. Dalam penelitian ini hanya menggunakan indikator yang terdiri dari 1 sampai dengan 5 indikator. Indikator tersebut masih terbatas dan perlu dikembangkan lebih lanjut untuk penelitian selanjutnya.

3. Rancangan penelitian ini dilakukan secara cross sectional dengan jenis penelitian kuantitatif, di mana hasil yang didapatkan hanya memberikan gambaran keadaan pada waktu tertentu saja, karena variabel bebas dan variabel terikat diambil pada waktu yang bersamaan. Selain itu, tidak dapat memberikan penjelasan tentang hubungan sebab akibat, tetapi hubungan yang ada hanya menunjukan keterkaitan saja dan bukan hubungan yang bersifat kausal.

Contoh Tesis Pelayanan

  1. Esensi Partisipasi Publik dalam Pelayanan Publik Melalui Standar Pelayanan Berdasarkan Pasal 20 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik
  2. Evaluasi Penerapan Customs Advance Trade System (Cats) pada Kawasan Pelayanan Pabean Terpadu (KPPT) Cikarang Dry Port Bekasi
  3. Evaluasi Program Pelayanan Anak Jalanan (Studi Kasus Dampak Individu (Individualized Outcome) pada Klien Di Pusat Pengembangan Pelayanan Sosial Anak Jalanan Social Development Center For Children)
  4. Hubungan Dimensi Kepuasan Pelayanan dengan Minat Pemanfaatan Ulang Pelayanan Rawat Inap di Rs. Hermina Depok Tahun 2012
  5. Implementasi Kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Di Kabupaten Siak
  6. Kualitas Pelayanan Jasa Kereta Api Commuter Line Jabodetabek = Service Quality Of Jabodetabek Commuter Line Train
  7. Kualitas Pelayanan Pasien Rawat Inap Kelas Iii Di Rsud Pasar Rebo Jakarta Timur _ Studi Kasus Ketahanan Lembaga Rsud Pasar Rebo
  8. Manajemen Pelayanan Publik Pada Program Layanan Rakyat Untuk Sertifikasi Tanah (Larasita) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok dan Jakarta Barat
  9. Menciptakan Aparatur yang Professional dalam Penyelenggaraan Birokrasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
  10. Penerapan Model Antrean di Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Setiabudi Dua dalam Rangka Kelancaran Pelayanan Kepada Wajib Pajak
  11. Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Organisasi Pegawai Kantor Pelayanan Pajak di Jakarta
  12. Pengaruh Servant Leadership terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Kantor Pelayanan Pajak di Jakarta
  13. Pengaruh Stimuli Pemasaran, Keluarga dan Psikologi Pasien Terhadap Keputusan Pasien dalam Membeli Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Anna Medika Bekasi Tahun 2012
  14. Perlindungan Hukum Terhadap Pasien Atas Jasa Pelayanan yang Diberikan oleh Rumah Sakit (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung No. 300 K Pdt 2010)