Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Pelayanan : Manajemen Pelayanan Publik pada Program Layanan Rakyat

Judul Tesis : Manajemen Pelayanan Publik pada Program Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah (Larasita) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok dan Jakarta Barat

 

A. Latar Belakang Masalah

Setelah berakhirnya rezim orde baru yang ditandai dengan adanya penggulingan kekuasaan oleh rakyat pada tahun 1998 atau disebut juga era reformasi. Sejak itu dituntut reformasi dalam segala bidang seperti dalam reformasi politik, reformasi pendidikan, reformasi peradilan, reformasi birokrasi dan reformasi bidangbidang lainnya.1 Kinerja para birokrat atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pada rezim orde baru yang seperti tidak mendapat sorotan masyarakat setelah berakhirnya rezim tersebut mulai manjadi sorotan dan menuai kritikan luas dari masyarakat. Masyarakat mulai menuntut penyelengaraan manajemen pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan penyelengaraan manajemen pelayanan publik yang transparan, partisipatif serta akuntabel. Sekitar 50 persen dari 4,7 juta PNS yang ada di Indonesia memiliki kualitas yang rendah. Jumlah PNS di seluruh Indonesia mencapai 4,7 juta orang. Mereka selama ini menghabiskan anggaran lebih dari 60 persen.2 Kinerja dan produktivitas birokrat atau PNS Indonesia sangat rendah apabila dibandingkan dengan negara lain.

Hal inilah salah satu yang membuat daya saing Indonesia, terutama dalam bidang ekonomi menjadi lebih tertinggal dibanding negara-negara lain. keberadaan birokrat sangat penting dalam mendukung perekonomian bangsa, karena birokrat merupakan pelayan publik apabila pelayanan publik memiliki motivasi dan kompentensi yang rendah maka kualitas pelayanan yang diberikan pun akan rendah sehingga akan menghambat pembangunan ekonomi.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Menganalisis faktor-faktor dalam manajemen pelayanan publik pada program Larasita di kantor Badan Pertanahan Nasional Depok dan Jakarta Barat?

 

C. Tinjauan Teoritis

Pengertian Manajemen Pelayanan Publik

Secara umum, pengertian manajemen adalah kegiatan untuk mencapai tujuan atau sasaran yang telah ditentukan terlebih dahulu dengan menggunakan orang-orang lain (getting things done through the effort of other people). Dari pengertian tersebut tersirat adanya empat unsur manajemen, yaitu pimpinan, orang-orang (pelaksana) yang dipimpin, tujuan yang akan dicapai, dan adanya kerja sama dalam mencapai tujuan tersebut. Manajemen adalah kolektivitas orang yang melakukan aktivitas manajemen. Dengan kata lain, segenap orang yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu badan tertentu.

Model Segitiga Pelayanan (Service Triangle)

Model Segitiga Pelayanan adalah model yang menghadirkan tiga elemen dari segitiga pelayanan, orang dan sistem yang lebih atau kurang bergulir disekitar pelanggan dalam interaksi yang kreatif.

System

Sistem pelayanan adalah prosedur pelayanan kepada pelanggan yang melibatkan seluruh fasilitas fisik termasuk sumber daya manusia yang dimiliki organisasi. Sistem pelayanan harus dibuat secara sederhana, tidak berbelit-belit dan sesuai standar yang telah ditetapkan organisasi. Untuk itu perusahaan harus mampu melakukan desain ulang sistem pelayanannya, jika perusahaan harus mampu melakukan desain ulang sistem pelayanannya, jika pelayanan yang diberikan tidak memuaskan pelanggan. Desain ulang sistem pelayanan tidak berarti harus merubah total sistem pelayanan, tetapi dapat dilakukan hanya bagian tertntu yang menjadi titik kritis penentu kualitas pelayanan. Misalnya dengan memperpendek prosedur pelayanan atau petugas diminta melakukan pekerjaan secara cepat.

 

D. Metode Penelitian

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode campuran (mix methods) penulis akan menggunakan dua jenis penelitian secara bersamaan yaitu dengan kuantitaif dan kualitatif.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis dan analitis tentang sifat-sifat suatu individu, gejala, keadaan atau kelompok tertentu atau untuk menentukan penyebaran suatu gejala adanya hubungan antar gejala lainnya dalam masyarakat.

Fokus penelitian ini faktor-faktor yang mempengeruhi manajemen pelayanan public pada program Larasita. wilayah yang menjadi objek penelitian adalah kantor BPN kota Depok dan Jakarta Barat.

Cara pengumpulan data pada penelitian ini tergantung pada jenis data yang ingin didapatkan. Perbedaan jenis data membawa konsekuensi pada cara atau teknik untuk memperolehnya.

 

E. Kesimpulan

Untuk memperbaiki meningkatkan pelayanan publik dan citranya yang buruk salah satu upaya yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia adalah dengan membuat terobosan yaitu program Layanan Rakyat untuk Sertipikasi Tanah atau Larasita. Kegiatan Larasita ini adalah merupakan bentuk pelayanan publik yang bersifat jemput bola. Melalui program Larasita masyarakat tidak perlu datang ke Kantor Pertanahan melainkan petugas BPN RI yang mengunjungi sampai ke pintupintu rumah masyarakat pemilik tanah. Larasita lahir antara lain untuk mengurangi sengketa, konflik maupun perkara di Indonesia.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fakto-faktor dalam manajemen pelayanan publik pada program Larasita di Kantor BPN Kota Depok dan Jakarta Barat. Peneliti menggunakan teori segitiga pelayanan yaitu dengan faktor Strategi, Sumber Daya Manusia, dan Sistem Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di dua tempat atau wilayah tersebut menunjukan hasil sebagai berikut:

Larasita yang berjalan di BPN Kota Depok masih dapat dikatakan belum baik hal tersebut terlihat dari kurang tepatnya waktu penyelesaian pekerjaan, masih terdapat biaya diluar ketentuan, pengaduan masyarakat tidak dihiraukan, dan yang terpenting adalah lemahnya komitmen dari petugas. sebaliknya kegiatan Larasita di BPN Kota Administrasi Jakarta Barat berjalan dengan sangat baik. Terlihat sekali mereka berkomitmen dalam menjalankan kegiatan tersebut. Keunggulan utama dari Larasita BPN Jakarta Barat adalah antara lain karena selain Larasita rutin mereka juga menjalankan Larasita pada malam hari dan pelayanan One Day Services.

 

Contoh Tesis Pelayanan

  1. Esensi Partisipasi Publik dalam Pelayanan Publik Melalui Standar Pelayanan Berdasarkan Pasal 20 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik
  2. Evaluasi Penerapan Customs Advance Trade System (Cats) pada Kawasan Pelayanan Pabean Terpadu (KPPT) Cikarang Dry Port Bekasi
  3. Evaluasi Program Pelayanan Anak Jalanan (Studi Kasus Dampak Individu (Individualized Outcome) pada Klien Di Pusat Pengembangan Pelayanan Sosial Anak Jalanan Social Development Center For Children)
  4. Hubungan Dimensi Kepuasan Pelayanan dengan Minat Pemanfaatan Ulang Pelayanan Rawat Inap di Rs. Hermina Depok Tahun 2012
  5. Implementasi Kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Di Kabupaten Siak
  6. Kualitas Pelayanan Jasa Kereta Api Commuter Line Jabodetabek = Service Quality Of Jabodetabek Commuter Line Train
  7. Kualitas Pelayanan Pasien Rawat Inap Kelas Iii Di Rsud Pasar Rebo Jakarta Timur _ Studi Kasus Ketahanan Lembaga Rsud Pasar Rebo
  8. Manajemen Pelayanan Publik Pada Program Layanan Rakyat Untuk Sertifikasi Tanah (Larasita) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok dan Jakarta Barat
  9. Menciptakan Aparatur yang Professional dalam Penyelenggaraan Birokrasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
  10. Penerapan Model Antrean di Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Setiabudi Dua dalam Rangka Kelancaran Pelayanan Kepada Wajib Pajak
  11. Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Organisasi Pegawai Kantor Pelayanan Pajak di Jakarta
  12. Pengaruh Servant Leadership terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Kantor Pelayanan Pajak di Jakarta
  13. Pengaruh Stimuli Pemasaran, Keluarga dan Psikologi Pasien Terhadap Keputusan Pasien dalam Membeli Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Anna Medika Bekasi Tahun 2012
  14. Perlindungan Hukum Terhadap Pasien Atas Jasa Pelayanan yang Diberikan oleh Rumah Sakit (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung No. 300 K Pdt 2010)

 

Incoming search terms: