Melayani Jasa Pembuatan Tesis Dan Skripsi Professional Terpercaya | HP 0852.2588.7747
HP CS Kami 085225887747 (WhatApp) email:idtesis@gmail.com

Tesis Pelayanan : Evaluasi Program Pelayanan Anak Jalanan

Judul Tesis : Evaluasi Program Pelayanan Anak Jalanan (Studi Kasus Dampak Individu (Individualized Outcome) Pada Klien di Pusat Pengembangan Pelayanan Sosial Anak Jalanan Social Development Center For Children (P3sa/Sdc) Bambu Apus)

 

A. Latar Belakang Masalah

Anak sebagai generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa memiliki peran yang sangat strategis bagi bangsa dan negara. Demikian strategisnya peran anak sehingga tanggung jawab menjaga keberlangsungan eksistensi negara dan bangsa di masa depan berada pada pundak mereka. Anak yang tumbuh dan berkembang menjadi sumber daya manusia yang berkualitas akan mampu menjawab tantangan perubahan yang semakin cepat dan persaingan yang semakin keras di tataran global pada masa mendatang. Untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas, anak perlu dipenuhi berbagai macam kebutuhannya yang antara lain meliputi kebutuhan akan makanan bergizi, kesehatan, pendidikan, kebutuhan kasih sayang dan emosi, bermain, pengembangan spiritual dan moral, serta memerlukan lingkungan keluarga dan lingkungan sosial yang mendukung bagi kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya. Selain itu, anak juga berhak memperoleh peluang dan dukungan untuk mewujudkan dan mengembangkan potensi diri dan kemampuannya. (Depsos, 1999, p. 1).

Namun, realitasnya saat ini masih banyak permasalahan yang membelit anak-anak di Indonesia yang mengakibatkan mereka berada dalam kondisi rentan  mengalami gangguan dalam proses tumbuh kembangnya dan terancam kehilangan masa depannya. Salah satu jenis permasalahan anak yang perlu mendapat perhatian serius dan perlu segera ditangani karena kompleksitas masalah dan jumlahnya yang cenderung terus meningkat saat ini adalah permasalahan anak jalanan.

 

B. Permasalahan

  1. Bagaimana pencapaian outcomes pada klien setelah memperoleh program pelayanan di SDC?
  2. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan pencapaian outcomes program?

 

C. Tinjauan Pustaka

Pengertian Anak Jalanan

Sampai saat ini belum ada pengertian yang seragam mengenai anak jalanan. Banyak istilah yang ditujukan kepada anak jalanan berdasarkan jenis pekerjaan yang dilakukannya seperti anak pasar, anak gelandangan, tekyan, arek kere, anak tukang semir, anak lampu merah, anak pengamen, peminta-minta, dan sebagainya.

Pengertian Pelayanan Sosial

Walter A. Fredlander (1967) dalam Kurniasari (2009, p. 14) mendefinisikan pelayanan sosial sebagai suatu sistem terorganisasi dari pelayanan lembaga sosial yang dimaksudkan untuk membantu perorangan dan kelompokkelompok untuk mencapai standar kehidupan dan kesehatan yang memuaskan, serta hubungan-hubungan sosial dan pribadi yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan kemampuan sepenuhnya dan meningkatkan kesejahteraan mereka serasi dengan kebutuhan-kebutuhan keluarga dan masyarakat.

Persyaratan Indikator

Dalam Modul Monitoring & Evaluation Guidelines milik United Nations World Food Programme (n.d) dijelaskan bahwa sebuah indicator harus memenuhi persyaratan spesific, measurable, accurate, realistic dan timely (SMART). Akronim tersebut menyediakan kriteria rinci untuk menilai ketepatan indicator potensial.

 

D. Metode Penelitian

Jenis penelitian ini merupakan penelitian evaluasi terhadap SDC dalam hal ini adalah para klien yang telah selesai menerima program pelayanan SDC dan telah kembali kepada keluarganya.

Teknik pemilihan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel bertujuan (Purposive Sampling).

Setelah data diperoleh dari sumber data, selanjutnya dilakukan proses menganalisis data dengan menggunakan teknik analisa data kualitatif.

 

E. Kesimpulan Tesis

1. Program telah cukup berhasil dalam mengubah mindset atau pola pikir informan dan memberi mereka motivasi untuk tidak lagi bekerja di jalanan. Bahkan pada informan yang hidup dan tinggal di jalanan (chidren of the street) pada awal setelah selesai menerima program, informan sudah terfikir untuk mulai sungguh-sungguh untuk bekerja dan tidak lagi hidup di jalanan. Namun, motivasi yang dimiliki oleh klien of the street masih sangat rapuh dan mudah goyah oleh pengaruh situasi atau keadaan disekelilingnya sehingga dibutuhkan dukungan dan pendampingan lebih lanjut agar klien of the street dapat memiliki motivasi yang konsisten dan permanen.

2. Program lebih berhasil mencapai tujuannya pada informan yang termasuk kategori anak jalanan beresiko tinggi menjadi anak jalanan (children-at-highrisk) dan anak yang beraktivitas di jalanan hanya untuk bekerja (children on the street) dibandingkan dengan anak jalanan kategori anak yang hidup di jalanan (children of the street). Karena pada informan yang termasuk kategori anak yang beresiko tinggi dan bekerja di jalanan, nilai-nilai jalanan belum terinternalisasi secara mendalam pada diri mereka sehingga lebih mudah untuk diberikan arahan dan bimbingan untuk menjadi lebih baik.

3. Program belum berhasil dalam mengatasi permasalahan klien anak jalanan yang memiliki masalah-masalah spesifik seperti penyalahgunaan narkoba dan masalah psikologis karena sumberdaya yang dimiliki program masih sangat terbatas untuk mengatasi klien yang memiliki permasalahan tersebut.

 

Contoh Tesis Pelayanan

  1. Esensi Partisipasi Publik dalam Pelayanan Publik Melalui Standar Pelayanan Berdasarkan Pasal 20 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik
  2. Evaluasi Penerapan Customs Advance Trade System (Cats) pada Kawasan Pelayanan Pabean Terpadu (KPPT) Cikarang Dry Port Bekasi
  3. Evaluasi Program Pelayanan Anak Jalanan (Studi Kasus Dampak Individu (Individualized Outcome) pada Klien Di Pusat Pengembangan Pelayanan Sosial Anak Jalanan Social Development Center For Children)
  4. Hubungan Dimensi Kepuasan Pelayanan dengan Minat Pemanfaatan Ulang Pelayanan Rawat Inap di Rs. Hermina Depok Tahun 2012
  5. Implementasi Kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Di Kabupaten Siak
  6. Kualitas Pelayanan Jasa Kereta Api Commuter Line Jabodetabek = Service Quality Of Jabodetabek Commuter Line Train
  7. Kualitas Pelayanan Pasien Rawat Inap Kelas Iii Di Rsud Pasar Rebo Jakarta Timur _ Studi Kasus Ketahanan Lembaga Rsud Pasar Rebo
  8. Manajemen Pelayanan Publik Pada Program Layanan Rakyat Untuk Sertifikasi Tanah (Larasita) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok dan Jakarta Barat
  9. Menciptakan Aparatur yang Professional dalam Penyelenggaraan Birokrasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
  10. Penerapan Model Antrean di Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Setiabudi Dua dalam Rangka Kelancaran Pelayanan Kepada Wajib Pajak
  11. Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Organisasi Pegawai Kantor Pelayanan Pajak di Jakarta
  12. Pengaruh Servant Leadership terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Kantor Pelayanan Pajak di Jakarta
  13. Pengaruh Stimuli Pemasaran, Keluarga dan Psikologi Pasien Terhadap Keputusan Pasien dalam Membeli Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Anna Medika Bekasi Tahun 2012
  14. Perlindungan Hukum Terhadap Pasien Atas Jasa Pelayanan yang Diberikan oleh Rumah Sakit (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung No. 300 K Pdt 2010)