Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Pariwisata: Potensi dan Pengembangan Obyek Wisata Goa Gong di Kabupaten Pacitan

Judul Tesis : Potensi dan Pengembangan Obyek Wisata Goa Gong di Kabupaten Pacitan

 

A.  Latar Belakang Tesis

Pengembangan suatu obyek wisata di suatu daerah secara professional akan memberikan dampak positif bagi kehidupan perekonomian masyarakat, yaitu membuka kesempatan masyarakat disekitar obyek untuk ikut berperan dalam usaha dikawasan pelestarian alam dengan bekerja baik sebagai tenaga staf maupun tenaga buruh kerja dan berusaha seperti usaha penyediaan makanan, minuman dan usaha transportasi baik tradisional maupun konvensional. Dengan terbukanya berbagai kesempatan usaha tersebut diharapkan akan dapat terjadi interaksi yang positif antara masyarakat dan obyek wisata didaerah tersebut sehingga dapat menimbulkan rasa memiliki dalam kegiatan pariwisata seperti: pengamanan kawasan, ketertiban dan kebersihan lokasi serta penyediaan akomodasi.

Setiap propinsi di Indonesia banyak dijumpai obyek-obyek wisata yang belum dikenal oleh kalangan umum. Di Jawa Timur khususnya berbagai obyek wisata dari wisata alam, wisata ritual, wisata pantai dan lain-lain. Yang menjadikan propinsi Jawa Timur sebagai salah satu tujuan wisata para wisatawan. Sebagai kawasan propektif yang mempunyai aneka ragam sumber daya alam dan budaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu daerah yang propektif adalah adalah Kabupaten Pacitan.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana potensi obyek dan daya tarik wisata di Pacitan ?
  2. Bagaimana usaha pengembangan Goa Gong yang dilakukan pemerintah daerah sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Kabupaten Pacitan ?
  3. Kendala-kendala apa yang dihadapi dalam usaha mengembangkan obyek wisata Goa Gong?

 

C. Kajian Pustaka

Pariwisata

Kata pariwisata itu sendiri adalah kata pariwisata berasal dari dua suku kata yaitu pari dan wisata. Kata pari berarti hal atau banyak melakukan dan wisata berarti perjalanan atau banyak melakukan perjalanan (IGP Sutha,1990 : 13).

Wisatawan

Wisatawan adalah orang yang mengadakan perjalanan dalam jangka waktu minimal 3 jam dan maksimal 24 jam kesuatu Negara yang bukan Negara di mana ia tinggal, atau setiap orang yang menghubungi suatu Negara dengan tujuan untuk tidak menetap atau tetap bekerja dan membelanjakan uangnya di tempat tersebut dengan uang yang diperoleh dari rempat lain ( Musanef, 1996:14).

Obyek Wisata

Menurut Undang-undang no. 9 tahun 1990 tentang kepariwisataan bahwa obyek wisata adalah Segala sesuatu yang menjadi sasaran wisata. Didalamnya disebutkan tentang pengelompokkan obyek wisata yang meliputi obyek wisata alam, obyek wisata budaya dan obyek wisata minat khusus.

 

D. Metode Penelitian

Penulisan laporan ini disajikan secara deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran informasi yang berhubungan dengan potensi dan pengembangan Goa Gong.

Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan studi dokumen, wawancara, observasi.

Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dengan disajikan deskriptif.

 

E. Kesimpulan

Potensi yang dimiliki oleh obyek wisata Goa Gong sebenarnya sangat besar, mulai dari potensi alam, atraksi, aksesibilitas, yang dapat dijangkau dari berbagai jalur antara lain jalur dari arah Jogya. Apabila pengembangan obyek dan daya tarik obyek wisata Goa Gong dilaksanakan secara optimal dan dikelola sesuai dengan strategi pengembangan yang dilakukan dari pihak pengelola maupun Pemerintah Daerah Pacitan sendiri maka dapat mengoptimalkan Goa Gong semakin diminati oleh berbagai kalangan. Namun berbagai kelemahan dapat disebutkan Sumber Daya Manusia yang belum optimal, serta kerjasama dengan investor-investor yang kurang optimal. Hal ini merupakan masalah pokok dalam pengembangan obyek wisata Goa Gong. Disamping itu kurangnya pemasaran dan promosi yang kurang maksimal. Banyaknya kendala dan kelemahan yang dihadapi dari Pihak Pengelola menyebabkan obyek wisata Goa Gong belum banyak dikenal oleh wisatawan di luar daerah khususnya.

 

Contoh Tesis Pariwisata

  1. Model Pengelolaan Desa Wisata Perkebunan Salak Pondoh Kembangarum, Donokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta
  2. Potensi dan Pengembangan Obyek Wisata Goa Gong di Kabupaten Pacitan
  3. Pemasaran Paket Wisata dengan Metode Personal Selling PT. Kesan Indah Abadi Tour And Travel di Karanganyar
  4. Penanganan Pengiriman Barang Domestik Melalui Pesawat Udara di Niki Tour Solo
  5. Potensi dan Pengembangan Paket Wisata Karimunjawa

Incoming search terms: