Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Motivasi Kerja: Analisis Pengaruh Komitmen Organisasional trhdp Motivasi Kerja

Judul Tesis : Analisis Pengaruh Komitmen Organisasional terhadap Motivasi Kerja Karyawan PT Mandiri (Persero), TBK (Studi Kasus pada Karyawan PT Mandiri ( Persero), TBK Area Depok)

 

A. Latar Belakang

PT Bank Mandiri, Tbk adalah bank yang berkantor pusat di Jakarta dan berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia. Bank Mandiri merupakan bank terbesar di Indonesia dalam hal aset, pinjaman, dan deposit. Tentunya diantara berbagai kompetensi inti yang sangat menentukan keberhasilan Bank Mandiri dalam persaingan adalah kemampuannya dalam menyediakan kualitas pelayanan yang prima. Tentu hal ini tak lepas dari peran sumber daya manusia yang berkualitas dengan motivasi kerja yang tinggi serta komitmen organisasional yang baik untuk bersama mencapai tujuan organisasi. Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia yang mendapat penghargaan sebagai bank dengan kualitas pelayanan terbaik selama tahun 2011 (Best Service Excellence Bank) yang di berikan oleh MRI (Annual Report Bank Mandiri, 2011), peneliti merasa tertarik untuk melihat pengaruh dari komitmen organisasional terhadap motivasi kerja karyawan Bank Mandiri. Bank Mandiri dirasa sebagai organisasi yang cocok untuk dapat dijadikan bahan penelitian.

Menurut penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh Altindis (2011), ditemukan adanya pengaruh antara komitmen organisasional dengan motivasi kerja karyawan. Sehingga judul yang akan diambil untuk peneltian ini adalah “Analisis Pengaruh Dari Komitmen Organisasional Terhadap Motivasi Kerja Karyawan PT Mandiri (Persero), TBK (Studi Kasus Pada Karyawan PT Mandiri (Persero), TBK Area Depok)“.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah motivasi kerja intrinsik dari karyawan Bank Mandiri area Depok dipengaruhi oleh komitmen afektif yang merupakan komponen dari komitmen organisasional karyawan?
  2. Apakah motivasi kerja intrinsik dari karyawan Bank Mandiri area Depok dipengaruhi oleh komitmen kontinuans yang merupakan komponen dari komitmen organisasional karyawan?
  3. Apakah motivasi kerja intrinsik dari karyawan Bank Mandiri area Depok dipengaruhi oleh komitmen normatif yang merupakan komponen dari komitmen organisasional karyawan?

 

C. Tinjauan Pustaka Tesis

Pengertian Motivasi

Istilah motivasi berasal dari bahasa latin, yakni movere, yang berarti menggerakkan atau to move (Mitchell, 1982 dalam Winardi, 2008). Menurut sebuah definisi (Steers dan Porter, 1991) motivasi adalah kekuatan yang mendorong tiga fungsi yakni menyemangatkan seseorang untuk bertindak (energizing), mengarahkan perilaku untuk mencapai suatu tujuan (directing), dan mempertahankan usaha dalam mencapai tujuan tersebut (sustaining). Motivasi merupakan proses psikologis yang membangkitkan dan mengarahkan perilaku pada pencapaian tujuan atau goal-directed behavior (Kreitner dan Kinicki, 2005). Motivasi merupakan serangkaian proses yang membangkitkan (arouse), mengarahkan (direct), dan menjaga (maintain) perilaku manusia menuju pada pencapaian tujuan (Greenberg dan Baron, 2003).

Teori Organisasi

Organisasi dapat diartikan sebagai suatu perserikatan orang-orang yang masing masing diberi peranan tertentu dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan peranan tersebut bersama-sama secara terpadu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan secara bersama (Robbins dan Judge, 2009). Organisasi adalah entitas sosial yang secara sadar dikoordinasikan dengan batasan-batasan yang relatif dapat diidentifikasikan dengan terus menerus bekerja sama untuk mencapai tujuan-tujuan umum (Kreitner dan Kinicki, 2007).

Definisi Komitmen Organisasional

Komitmen organisasional adalah suatu proses dimana tujuan organisasi dan tujuan individu berkembang dan berjalan bersama (Hall, Schneider dan Nygren, 1970). Mowday, Porter, dan Steers (1982) mendefinisikan komitmen organisasional sebagai kekuatan relatif dari identifikasi dan keterlibatan karyawan dalam organisasi. Komitmen organisasional juga berarti suatu keadaan dimana anggota organisasi memihak pada organisasi serta berniat memelihara keangggotaan dalam organisasi tersebut yang diwujudkannya dalam bentuk keterlibatan kerja yang tinggi dan memiliki loyalitas untuk tidak meninggalkan organisasi tersebut (Robbin, 2011). Sedangkan menurut Daft ( 2012), komitmen organisasional adalah kesetiaan dan ketertarikan pegawai pada organisasi.

 

D. Metodologi Penelitian

Desain penelitian adalah sebuah kerangka atau blueprint yang digunakan untuk melakukan sebuah riset pemasaran.

Tujuan utama dari penelitian eksploratori adalah untuk memberikan wawasan dan pemahaman mengenai permasalahan yang dihadapi peneliti. Setelah melakukan penelitian eksploratori, selanjutnya peneliti menggunakan desain penelitian konklusif-deskriptif.

Responden yang diteliti pada penelitian ini adalah karyawan Bank Mandiri area Depok yang terdiri dari 14 kantor cabang pembantu dan 1 kantor cabang pusat area Depok. Objek penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Bank Mandiri area Depok pria ataupun wanita, baik statusnya masih kontrak ataupun tetap, dengan mencakup seluruh divisi yang ada pada Bank Mandiri cabang Depok dari jabatan apapun dan masa kerja mulai dari kurang dari satu tahun hingga lebih dari 4 tahun.

Jenis data yang dikumpulkan berupa data yang bersifat kuantitatif yang terdiri dari data primer dan sekunder.

Penelitian dan pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan sejak bulan Oktober 2012 sampai dengan Desember 2012.

Data sekunder digunakan untuk membantu peneliti dalam mengidentifikasi dan mendefinisikan permasalahan, mengembangkan pendekatan terhadap permasalahan, menjawab pertanyaan penelitian dan menguji hipotesis tertentu serta mengintepretasikan data primer dengan lebih tepat (Malhotra, 2007).

 

E. Kesimpulan

1. Bahwa motivasi kerja intrinsik karyawan pada Bank Mandiri, ternyata tidak dipengaruhi secara positif oleh komitmen afektif dari dalam karyawan itu sendiri. Hal ini mungkin saja terjadi karena karyawan dipaksa untuk menekan emosi tertentu ketika berhadapan dengan nasabah untuk menampilkan perilaku profesional yang dapat menjaga kredibilitas perusahaan walaupun sebenarnya karyawan tersebut tidak merasa nyaman melakukannya. Hal ini tentu secara negatif berpengaruh terhadap rasa puas terhadap pekerjaan itu sendiri.

2. Bahwa motivasi kerja intrinsik karyawan pada Bank Mandiri, ternyata dipengaruhi secara positif oleh komitmen kontinuans dari dalam karyawan itu sendiri. Hal ini mengindikasikan bahwa atas pertimbangan untung dan rugi selama bekerja di Bank Mandiri membuat karyawan merasa puas bekerja di Bank Mandiri.

3. Bahwa motivasi kerja intrinsik karyawan pada Bank Mandiri, ternyata dipengaruhi secara positif oleh komitmen normatif dari dalam karyawan itu sendiri. Hal ini terjadi dikarenakan karena moral karyawan Bank Mandiri untuk tidak berpindah-pindah pekerjaan cukup tinggi. Mayoritas karyawan yang bekerja pada Bank Mandiri area Depok memang ingin mengembangkan karir di Bank Mandiri. Hal ini juga diperkuat dengan hasil analisis profil responden bahwa lebih dari 50% responden sudah bekerja lebih dari 4 tahun di Bank Mandiri. Loyalitas karyawan terhadap perusahaan ini mendorong rasa puas akan pekerjaan itu sendiri.

 

Contoh Tesis Motivasi Kerja

  1. Analisis Pengaruh Komitmen Organisasi terhadap Motivasi Kerja Karyawan PT Mandiri, Tbk
  2. Analisis Hubungan Antara Sistem Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Perawat dan Karakteristik Demografik dengan Motivasi Kerja Perawat di Rs. dr H. Marzoeki Mahdi Bogor Tahun 2002
  3. Analisis Hubungan Antara Faktor-Faktor Motivasi dan Karakteristik Demografi dengan Prestasi Kerja Perawat di Rumah Sakit Islam Jakarta
  4. Analisis Hubungan Antara Kompetensi Kepemimpinan Kepala Ruangan yang Dipersepsikan oleh Perawat Pelaksana dengan Motivasi Kerja Perawat Pelaksana di RSU Kabupaten Belitung
  5. Analisis Hubungan Antara Variabel, Motivasi, Pendidikan dan Latihan, Disiplin Kerja dengan Kinerja Penyuluh Kebersihan pada Dinas Kebersihan Propinsi DKI Jakarta
  6. Analisis Hubungan Faktor Individu dan Faktor Kontekstual dengan Motivasi Kerja Petugas Pengelola Obat Puskesmas di Kota Tasikmalaya Tahun 2007
  7. Analisis Hubungan Karakteristik dan Persepsi Karyawan terhadap Insentif Pelayanan dengan Motivasi Kerja di RSPI Sulianti Saroso
  8. Analisis Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada Human Capital Management Group di PT Telekomunikasi Selular)