Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Model Pelatihan: Model Pelatihan Bagi Calon Edukator Diabetes Melitus Tipe 1

Judul Tesis : Model Pelatihan Bagi Calon Edukator Diabetes Melitus Tipe 1

 

A. Latar Belakang Tesis

Edukator diabetes merupakan tenaga kesehatan profesional yang bertujuan untuk membantu penderita DM atau individu yang berisiko terkena DM, mengubah perilaku hidup penderita untuk mencapai tujuan klinis yang lebih baik dan memperbaiki status kesehatan penderita.Edukator diabetes sebagai tenaga kesehatan merupakan perpanjangan tangan dari ahli endokrinologi anak yang menangani penderita DM tipe 1, membantu penderita DM mempertahankan kadar gula darah seoptimal mungkin dan terhindar dari komplikasi akut maupun kronis serta dapat menjalankan kehidupan dengan normal.

Anggota edukator diabetes terdiri dari berbagai disiplin kesehatan, termasuk perawat, dietisian, ahli farmasi, dokter, profesional kesehatan jiwa, dan fisioterapis. Pengetahuan dan keahlian edukator diabetes diperoleh melalui pengalaman praktis, pendidikan berkelanjutan, belajar mandiri, dan mentorship. Edukator diabetes mendapat sertifikat, yaitu certified diabetes educator atau board certified in advanced diabetes management. Pelayanan yang diberikan edukator diabetes yaitu pelayanan konseling khusus untuk mencapai tujuh kunci perilaku yang mendukung suksesnya manajemen pribadi. Kualitas terapi yang diterima penderita DM tergantung edukasi dan keahlian yang diberikan oleh tim kesehatan, sehingga diperlukan edukator diabetes yang berkualitas melalui pendidikan dan pelatihan khusus bagi edukator diabetes. Saat ini di Indonesia edukator DM tipe 1 pada anak belum terbentuk, sedangkan keberadaannya sangat diperlukan untuk membantu penderita DM tipe 1. Edukator diabetes tipe 2 pada penderita DM dewasa sudah ada di Indonesia yang dibentuk melalui pelatihan.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Model pelatihan seperti apa yang dapat membentuk kompetensi edukator DM tipe 1 pada anak?
  2. Apakah model pelatihan yang diciptakan efektif meningkatkan kompetensi edukator diabetes?

 

C. Tinjauan Pustaka

Diabetes Melitus

Diabetes melitus merupakan kelainan metabolik akibat defisiensi insulin, gangguan kerja insulin, atau keduanya. Gejala khas pada DM adalah adanya hiperglikemia. Hiperglikemia akut dapat menyebabkan ketoasidosis hingga kematian, sementara hiperglikemia kronik dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang pada berbagai organ termasuk mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah.

Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes melitus tipe 1 atau yang dulu dikenal sebagai Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM), atau diabetes juvenile, ditandai dengan rendahnya kadar insulin atau tidak ada sama sekali. Pada anak insidens DM tipe 1 (DMT 1) lebih tinggi daripada DM tipe lain. Diabetes melitus tipe 1 terjadi pada anak dengan median usia 7-15 tahun,1 puncaknya pada usia 12 tahun, 75-80% terjadi sebelum usia 30 tahun. Distribusi berdasarkan jenis kelamin hampir sama, sedangkan berdasarkan ras, tertinggi pada ras kaukasian.

Edukator Diabetes

Edukator diabetes merupakan tenaga kesehatan profesional yang bertujuan untuk membantu penderita DM atau individu yang berisiko terkena DM, mengubah perilaku hidup penderita untuk mencapai tujuan klinis yang lebih baik dan memperbaiki status kesehatan penderita. Edukator diabetes sebagai tenaga kesehatan merupakan perpanjangan tangan dari ahli endokrinologi anak yang menangani penderita DM tipe 1, membantu penderita DM mempertahankan kadar gula darah seoptimal mungkin dan terhindar dari komplikasi akut maupun kronis serta dapat menjalankan kehidupan dengan normal.

 

D. Metodologi Penelitian

Penelitian akan dilakukan di Jakarta pada tanggal 29 Mei 2011 – 31 Mei 2011.

Perawat lulusan D3 yang bekerja di rumah sakit di Indonesia.

Perawat lulusan D3 yang bekerja di rumah sakit di 30 kota besar di Indonesia dan ditunjuk oleh instansi terkait.

Jumlah seluruh peserta sebanyak 30 orang sesuai dengan jumlah peserta yang dibiayai oleh WDF (World Diabetes Foundations) dan memenuhi kriteria inklusi.

Penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.

 

E. Kesimpulan

  1. Penelitian ini telah berhasil membentuk model pelatihan edukator DM tipe 1. Model pelatihan edukator DM tipe 1 IDAI dapat membentuk kompetensi edukator DM Tipe 1 berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan edukator DM tipe 1.
  2. Model pelatihan edukator DM Tipe 1 IDAI efektif membentuk kompetensi edukator DM tipe 1 berdasarkan reaksi peserta pelatihan, peningkatan pengetahuan dan keterampilan edukator diabetes, penerapan hasil pelatihan, dan kontribusi terhadap organisasi.

 

Contoh Tesis Model Pelatihan

  1. Model Pelatihan Bagi Calon Edukator Diabetes Melitus Tipe 1
  2. Model Pelatihan Peduli Dukun Bayi Untuk Meningkatkan Potensi Sebagai Agent Of Change Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di Kabupaten Bogor
  3. Model Pelatihan Pra Penerapan Management Mutu Terpadu dalam Menyikapi Transformasi IKIP Jakarta Menjadi Universitas Negeri Jakarta
  4. Model Program Pelatihan ‘Tangguh’ Bagi Peserta Program Pensiun Dini Sukarela di Perusahaan ‘X’
  5. Model Sistem Informasi Widyaiswara Berbasis Kompetensi di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Cilandak, Jakarta
  6. Alternatif Model Manajemen Pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK)