Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Merek : Pengaruh Kualitas Pelayanan Jasa Restoran terhadap Sikap Utilitarian

Judul Tesis : Pengaruh Kualitas Pelayanan Jasa Restoran terhadap Sikap Utilitarian dan Hedonis Konsumen dalam Membangun Preferensi Merek Restoran ( Studi Kasus Magnum Cafe Grand Indonesia )

 

A. Latar Belakang

Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi tujuan pariwisata yang ada di dunia, hal ini dikarenakan Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam hayati, sumber daya alam non hayati, sumber daya manusia, dan sumber daya buatan. Dari sektor pariwisata inilah, Indonesia menjadi salah satu penghasil devisa terbesar setelah migas dan industri non-migas. Oleh sebab itu, modal tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal melalui penyelenggaraan pariwisata yang ditujukan untuk meningkatkan pendapatan nasional dengan meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, memperluas kesempatan berusaha dan lapangan kerja, mendorong pembangunan daerah, memperkenalkan dan mendayagunakan objek dan daya tarik wisata di Indonesia.

Adapun pengertian pariwisata menurut Undang – Undang Republik Indonesia No. 9 tahun 2009 tentang kepariwisataan, sebagaimana tercantum dalam pasal 1 ayat 3 yaitu, “Pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan pemerintah daerah”. Salah satu usaha yang termasuk dalam bidang pariwisata adalah restoran.

 

B. Identifikasi Masalah Penelitian

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam rumusan masalah penelitian ini yang dikemukakan sebagai berikut:

  1. Bagaimanakah pengaruh physical environment quality terhadap interactional quality serta pengaruh keduanya terhadap outcome quality di Magnum Cafe Jakarta?
  2. Bagaimanakah pengaruh physical environment quality terhadap perilaku utilitarian dan hedonic pelanggan Magnum Cafe Jakarta?
  3. Bagaimanakah pengaruh interactional quality terhadap perilaku utilitarian dan hedonic pelanggan Magnum Cafe Jakarta?

 

C. Tinjauan Pustaka Tesis

Sikap Utilitarian

Melihat perspektif utilitarian, motivasi konsumen untuk mendapatkan produk yang memiliki manfaat praktis (To, Liao dan Lin, 2007).Misalnya, nilai utilitarian mungkin akibat dari informasi yang didapat konsumen secara situasional yang melibatkan pengumpulan informasi dari kebutuhannya dan nilai utilitarian berkaitan dengan persepsi konsumen tentang apakah pembelian berguna dan efisien. Faktor yang diarahkan pada tujuan utilitarian menggambarkan bahwa konsumen melihat evaluasi dan pertimbangan informasi produk sebelum membeli sesuatu, dibandingkan dengan aspek hedonis atau kenikmatan dan kesenangan dari pengalaman konsumsi. Semua konsumsi melibatkan stimulasi pikiran dan panca indera, bahwa itu dapat dipandang sebagai suatu proses yang memberikan orang manfaat kognitif (utilitarian) dan manfaat afektif (hedonis). Oleh karena itu, konsumen membayar nilai produk utilitarian ketika mereka mendapatkan produk yang mereka butuhkan.

Sikap Hedonis

Produk hedonis memiliki atribut subyektif dan tidak berwujud dan menciptakan reaksi hedonis bagi konsumen.Konsumsi hedonis berlangsung dalam mengikuti kesenangan, hiburan, fantasi, gairah, motivasi dan kenikmatan sensorik. Nilai ini dirangsang oleh keinginan untuk kesenangan sensual dan fantasi dan rekreasi. Konsep konsumsi hedonis menggambarkan orang yang mengkonsumsi banyak produk hanya untuk emosi dari atribut subjektif dari produk tersebut. Prinsip ini mendorong keyakinan bahwa orang tidak membeli produk hanya karena mereka bisa melakukan pekerjaan, tetapi juga membeli memiliki arti khusus bagi mereka dan umumnya produk hedonis meningkatkan aktualisai diri sebagai konsekunsi dari interaksi social (Mort dan Rose, 2004).

 

D. Metodologi Penelitian

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh gambaran mengenai apa dan bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi merek pada Magnum Cafe Jakarta.

Berdasarkan pertimbangan konsep-konsep yang telah dibahas, maka peneliti menggunakan model yang akan diuji.

Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data premier dan data sekunder.

 

E. Kesimpulan

1. Kualitas lingkungan fisik (physical environment quality) memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kualitas interaksional (interactional quality) dan kualitas hasil (outcome quality). Serta kualitas interaksional (interactional quality) memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kualitas hasil (outcome quality). Hal ini memperlihatkan satu kesatuan kualitas dalam bisnis restoran yang tidak bisa dipisahkan yang pasti berhubungan satu sama lain karena memang hal ini yang menjadi dasar sebagaian besar konsumen menilai kualitas restoran yang mereka datangi.

2. Kualitas lingkungan fisik (physical environment quality) tidak memiliki pengaruh signifikan dan negatif terhadap sikap utilitarian (utilitarian attitude), namun memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap sikap hedonis (hedonic attitude). Hal ini berkaitan dengan first impression konsumen menilai sebuah restoran yang dapat membangkitkan semangat ataupun kesenangan emosional saat mereka datang.

 

Contoh Tesis Merek

  1. Analisis Pengaruh Komunitas Merek Berbasis Media Sosial terhadap Loyalitas Merek Studi Kasus Air Asia
  2. Analisis Yuridis Mengenai Pembebanan Jaminan Fidusia Atas Merek dalam Praktik Pemberian Kredit Pada Bank X
  3. Melihat Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Mahasiswa FMIPA UI Terhadap Pelayanan dan Fasilitas Pendidikan Di Kampus Mereka
  4. Pemasaran Sekolah Alam Analisis Pengaruh Citra Merek, Kualitas Pelayanan, Dan Persepsi Harga Terhadap Loyalitas Konsumen (Studi Kasus Sekolah Alam Indonesia (SAI) )
  5. Penerapan Definisi Barang Sejenis dalam Hukum Merek Indonesia
  6. Penerapan Prinsip Persamaan pada Pokoknya oleh Direktorat Jenderal HKI pada Proses Pendaftaran Merek yang Menyerupai Merek Terkenal
  7. Pengaruh Customer Relations Perusahaan terhadap Kepercayaan Pelanggan pada Merek (Brand Trust) (Studi pada SPBU Pertamina di Jakarta Selatan)
  8. Pengaruh Interaksi Melalui Media Digital terhadap Kepercayaan Konsumen pada Merek (Studi pada Penggunaan Media Digital yang Dimiliki Sampo Sunsilk dan Sampo Pantene)
  9. Pengaruh Kualitas Pelayanan Jasa Restoran terhadap Sikap Utilitarian dan Hedonis Konsumen dalam Membangun Preferensi Merek Restoran ( Studi Kasus Magnum Cafe Grand Indonesia )
  10. Perbandingan Pengaruh User Experience Pada Situs terhadap Citra Merek pada Pengguna Goal-Directed dan Pengguna Experiential (Studi Eksperimen Pada Www.Hellosoursally.Com terhadap Citra Merek Sour Sally)
  11. Perlindungan Aroma Sebagai Merek
  12. Perlindungan Hak Cipta Atas Karya Seni Berbentuk Dua Dimensi yang Dipergunakan Sebagai Merek (Studi Kasus Penggunaan Gambar Sketsa Ciptaan Alm. Henk Ngantung yang Dipergunakan Sebagai Merek)