Tesis Merek : Pengaruh Interaksi Melalui Media Digital terhadap Kepercayaan Konsumen

Judul Tesis : Pengaruh Interaksi Melalui Media Digital terhadap Kepercayaan Konsumen pada Merek (Studi pada Penggunaan Situs Merek dan Media Sosial yang Dimiliki Sampo Sunsilk dan Sampo Pantene)

 

A. Latar Belakang

Masyarakat selalu membutuhkan produk-produk yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan, sehingga mereka jeli dalam memilah merek yang memiliki produk berkualitas atau tidak. Nilai lebih bagi suatu perusahaan jika di bantu dengan proses penyusunan informasi yang membedakan identitas merek yang dimiliki dengan merek pesaing dan meyakinkan masyarakat akan kualitas dari merek yang dimiliki.

Bisnis yang terus berkembang disertai perkembangan teknologi, merupakan salah satu alasan muncul dan meluasnya fungsi praktisi humas. Salah satu tugas utama praktisi humas ialah membangun dan mempertahankan komunikasi dua arah dengan publiknya. Melihat opini publik, kelompok penekan, dan psikologis publik memiliki kekuatan dalam memberikan efek atas perubahan, membuat kehadiran praktisi humas sebagai komunikator menjadi sebuah keharusan. Komunikasi yang dilakukan praktisi humas merujuk pada analisis khalayak, merencanakan strategi, mengkreasikan penjualan dan jasa melalui sebuah publisitas, berita, fitur, dan editorial konten yang disalin oleh media.

 

B. Pertanyaan Penelitian

  1. Seberapa kuat pengaruh interaksi melalui media digital antara dua merek sampo (Sunsilk dan Pantene) dengan konsumennya?
  2. Bagaimana tingkat kepercayaan konsumen setelah berinteraksi melalui media digital?

 

C. Kerangka Teori

Customer Relations

Customer relation merupakan kegiatan yang dilakukan oleh praktisi humas yang melalui Customer Care dan Divisi Pemasaran perusahaan untuk pengelolaan pelanggan serta membina hubungan baik dengan pelanggan. Pelayanan terhadap pelanggan merupakan fungsi utama dari praktisi humas, baik melalui satu kejadian ataupun kejadian yang berkelanjutan. Namun beberapa kejadian dapat merusak reputasi perusahaan dan mengikis kepercayaan akan produk dan jasa.

Situs

Situs merupakan kumpulan dokumen-dokumen yang tersebar di internet dan dokumen ini disebut halaman HTML37. Selain itu merupakan perangkat yang paling popular digunakan dalam mencari informasi di internet. Saat ini banyak media bisnis dan organisasi yang mulai membuat situs dan secara bangga mempublikasikan alamat situs yang mereka miliki. Melalui situs merek, ribuan perusahaan, organisasi, media, individu memberitahukan kepada dunia mengenai profil dirinya dan mempromosikan ide dan gagasan yang dimiliki.

Media sosial

Internet menciptakan ruang baru untuk melakukan interaksi individu ke individu. Jutaan orang saat ini mulai melakukan berkomunikasi secara online dengan pengguna lainnya. Selain itu komunikasi online merupakan cara baru untuk menemukan sebuah ide dan informasi, untuk menjalin hubungan dengan teman dan orang asing, dan mempelajari dunia, identitas, dan masa depan. Dengan membangun dan menjalin komunikasi interpersonal akan menciptakan rasa percaya satu sama lain. Media sosial telah mempengaruhi bagaimana perusahan berkomunikasi, melakukan pemasaran, dan menjual produk dan jasa yang mereka miliki. Hal tersebut turut mempengaruhi perilaku perusahaan dengan konsumennya.

Konsumen

Konsumen adalah pembeli yang menukarkan sumberdaya untuk memperoleh barang dan jasa untuk dikonsumsi secara pribadi. Konsumen seutuhnya memiliki kemampuan menentukan berbagai hal yang dapat mempengaruhi perusahaan sehingga perusahaan tersebut melakukan tindakan atau membuahkan hasil yang sudah disesuaikan dengan motivasi membeli.

 

D. Metodologi Penelitian

Artinya diawal penelitian ini, peneliti menyatakan hipotesis yang kemudian hipotesis tersebut akan diuji secara empiris.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.

Sifat dari penelitian ini ialah eksplanatif yang menjelaskan suatu generalisasi sampel terhadap populasinya atau menjelaskan hubungan, perbedaan, atau pengaruh satu variabel dengan variabel lainnya.

Metode yang dipilih dalam mengumpulkan data dengan melakukan survei. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah teknik non probabilita.

 

E. Kesimpulan

  1. Adanya hubungan yang berarti dan pasti antara variabel interaksi melalui media digital dengan variabel kepercayaan konsumen. Sifat hubungan yang terbentuk adalah positif, semakin tinggi nilai interaksi melalui media digital akan semakin tinggi pula nilai kepercayaan konsumen pada merek. Hasil ini berlaku untuk kedua merek.
  2. Melalui uji regresi ganda, hasil yang diperoleh yaitu thitung > ttabel, dengan kata adanya pengaruh yang diberikan interaksi melalui media digital dalam membentuk kepercayaan konsumen. Interaksi melalui media digital merupakan faktor utama yang bisa dimanfaatkan untuk mengukur kepercayaan konsumen dan variabel-variabel dari interaksi melalui media digital memilki pengaruh yang kuat terhadap kepercayaan konsumen.

 

Contoh Tesis Merek

  1. Analisis Pengaruh Komunitas Merek Berbasis Media Sosial terhadap Loyalitas Merek Studi Kasus Air Asia
  2. Analisis Yuridis Mengenai Pembebanan Jaminan Fidusia Atas Merek dalam Praktik Pemberian Kredit Pada Bank X
  3. Melihat Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Mahasiswa FMIPA UI Terhadap Pelayanan dan Fasilitas Pendidikan Di Kampus Mereka
  4. Pemasaran Sekolah Alam Analisis Pengaruh Citra Merek, Kualitas Pelayanan, Dan Persepsi Harga Terhadap Loyalitas Konsumen (Studi Kasus Sekolah Alam Indonesia (SAI) )
  5. Penerapan Definisi Barang Sejenis dalam Hukum Merek Indonesia
  6. Penerapan Prinsip Persamaan pada Pokoknya oleh Direktorat Jenderal HKI pada Proses Pendaftaran Merek yang Menyerupai Merek Terkenal
  7. Pengaruh Customer Relations Perusahaan terhadap Kepercayaan Pelanggan pada Merek (Brand Trust) (Studi pada SPBU Pertamina di Jakarta Selatan)
  8. Pengaruh Interaksi Melalui Media Digital terhadap Kepercayaan Konsumen pada Merek (Studi pada Penggunaan Media Digital yang Dimiliki Sampo Sunsilk dan Sampo Pantene)
  9. Pengaruh Kualitas Pelayanan Jasa Restoran terhadap Sikap Utilitarian dan Hedonis Konsumen dalam Membangun Preferensi Merek Restoran ( Studi Kasus Magnum Cafe Grand Indonesia )
  10. Perbandingan Pengaruh User Experience Pada Situs terhadap Citra Merek pada Pengguna Goal-Directed dan Pengguna Experiential (Studi Eksperimen Pada Www.Hellosoursally.Com terhadap Citra Merek Sour Sally)
  11. Perlindungan Aroma Sebagai Merek
  12. Perlindungan Hak Cipta Atas Karya Seni Berbentuk Dua Dimensi yang Dipergunakan Sebagai Merek (Studi Kasus Penggunaan Gambar Sketsa Ciptaan Alm. Henk Ngantung yang Dipergunakan Sebagai Merek)