Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Merek : Pengaruh Green Brand Image trhdp Satisfaction, Trust, dan Brand Equity

Judul Tesis : Pengaruh Green Brand Image terhadap Green Satisfaction, Green Trust, dan Green Brand Equity Studi Kasus pada Merek Tupperware

 

A. Latar Belakang

Menurut Keller (1993) CBBE merupakan efek yang berbeda yang terjadi kepada konsumen terkait dengan pengetahuannya terhadap merek (brand knowledge). Dimana konsumen yang memiliki pengetahuan yang cukup terhadap suatu merek akan membuat konsumen tersebut menjadi lebih mudah dalam mengasosiasikan merek ke dalam atribut tertentu dan mengingatnya di dalam memori. Berdasarkan hal tersebut dalam kaitannya dengan ekuitas merek, maka dalam penelitian ini peneliti hendak menggunakan responden yang berasal dari dua kelompok yaitu responden yang sebelumnya mengetahui program kepedulian lingkungan yang dilakukan merek Tupperware dan responden yang sebelumnya tidak mengetahui atau tidak memiliki pengetahuan terkait program kepedulian lingkungan yang dilakukan merek Tupperware.

Dimana responden yang mengetahui program kepedulian lingkungan yang dilakukan merek Tupperware dianggap sebagai responden yang memiliki pengetahuan yang lebih dibandingkan responden yang tidak mengetahui program kepedulian lingkungan yang dilakukan merek Tupperware. Sehingga nantinya kemampuan kedua kelompok responden tersebut dalam mengasosiasikan merek ke dalam atribut tertentu dan kemampuan untuk mengingatnya di dalam memori akan menjadi berbeda. Berdasarkan penjelasan diatas terkait dengan merek Tupperware sebagai merek penghasil produk yang menggunakan plastik sebagai bahan baku pembuatan produknya, maka penting bagi merek Tupperware untuk menerapkan strategi green marketing guna meminimalisir kerusakan lingkungan yang dapat terjadi sebagai akibat dari aktivitas bisnis dan produk yang dihasilkannya serta sekaligus untuk membantu mendorong terciptanya green brand equity yang dipengaruhi oleh image merek, kepuasan, dan kepercayaan dari merek yang menerapkan strategi green marketing.

 

B. Perumusan Masalah Tesis

  1. Apakah image dari merek yang menerapkan strategi green marketing dapat menciptakan kepuasan, kepercayaan, dan ekuitas merek pada kelompok responden yang mengetahui dan tidak mengetahui program kepedulian lingkungan yang dilakukan merek Tupperware ?
  2. Apakah kepuasan dan kepercayaan terhadap merek yang dibangun dari image merek yang menerapkan strategi green marketing dapat menciptakan ekuitas merek pada kelompok responden yang mengetahui dan tidak mengetahui program kepedulian lingkungan yang dilakukan merek Tupperware ?

 

C. Tinjauan Pustaka

Definisi Green Marketing

Prakash (2002) mendefinisikan green marketing sebagai sebuah strategi untuk mempromosikan produk dengan memanfaatkan klaim terhadap lingkungan sebagai atribut atau sistem, kebijakan, dan proses yang dilakukan oleh perusahaan dalam menghasilkan dan menjual produknya. Berdasarkan definisi tersebut maka untuk dapat menjalankan green marketing dibutuhkan berbagai aktivitas pemasaran yang terdiri dari aktivitas untuk mengembangkan dan mempromosikan produk dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen terkait dengan kualitas, kinerja, harga yang terjangkau dan mampu memberikan kenyamanan tanpa memberikan dampak kerusakan terhadap lingkungan (Murthy, 2010).

Definisi Brand

Merek merupakan aset perusahaan yang sangat bernilai. Maka dari itu, merek menjadi salah satu atribut penting dari perusahaan yang perlu dikelola, dikembangkan, diperkuat, dan ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat memberikan keuntungan kompetitif yang berkelanjutan.

Definisi Brand Equity

Merek-merek memiliki kekuatan dan nilai yang berbeda satu sama lain dalam pasar. Pada suatu keadaan yang ekstrem ada suatu merek yang tidak dikenal oleh konsumen dan kemudian terdapat merek dimana konsumen memiliki pengenalan yang cukup baik atas merek tersebut. Dikatakan bahwa merek yang kuat adalah merek yang memiliki ekuitas yang tinggi (Aaker, 1991).

Brand Image

Brand image meliputi makna simbolik yang mengasosiasikan dengan atribut tertentu dari merek, dan dapat didefinisikan sebagai gambaran mental seorang konsumen terhadap sebuah merek yang ada didalam pikiran konsumen yang terkait dengan produk dan jasa yang ditawarkan (Padgett dan Allen, 1997). Oleh karena itu, Park, C. W., B. J. Jaworski and D. J Maclnnis (1986) menyatakan bahwa brand image dapat mencakup manfaat fungsional, manfaat simbolis, dan manfaat yang berupa pengalaman.

Definisi Trust

Menurut Gefen (2002), trustworthiness merupakan sebuah construct multidimensi yang mengkombinasikan beberapa keyakinan (belief) tertentu, dimana baik secara langsung atau melalui sebuah penilaian dari kepercayaan mempengaruhi intensi perilaku tertentu. Keyakinan yang berbeda mempengaruhi intensitas perilaku konsumen yang berbeda pula. Rousseau, Sitkin, Burt dan Camerer (1998), mejelaskan bahwa trust adalah kesediaan untuk menerima suatu kerentanan (vulnerability) berdasarkan suatu harapan positif dari suatu perilaku atau maksud lainnya. Sedangkan Ganesan (1994) mendefinisikan trust sebagai kesediaan untuk bergantung kepada pihak lain yang didasarkan pada harapan yang dihasilkan berdasarkan kemampuan, kehandalan, dan kebaikan dari pihak lain tersebut.

 

D. Model Dan Metode Penelitian

Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui pengaruh dari merek yang menerapkan strategi green marketing terhadap brand equity, khususnya peneliti ingin melihat pengaruh dari image merek yang menerapkan strtaegi green marketing terhadap kepuasan, kepercayaan, dan ekuitas merek tersebut sebagai merek yang peduli terhadap lingkungan.

Dalam definisi operasional dijelaskan seluruh variabel yang digunakan dalam penelitian ini.

Desain penelitian merupakan kerangka atau blueprint untuk melaksanakan sebuah riset pemasaran (Malhotra, 2010).

Untuk dapat meningkatkan keandalan dari setiap pertanyaan yang ada didalam kuesioner, maka sebelumnya peneliti melakukan proses pendahuluan (pretest) dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 30 orang responden, khususnya bagi responden yang berada di wilayah Jakarta yang mengetahui merek Tupperware.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dapat memberikan data-data atribut yang membentuk green brand equity.

 

E. Kesimpulan

1. Hasil penelitian yang dilakukan baik pada kelompok yang mengetahui dan tidak mengetahui program kepedulian lingkungan merek Tupperware diperoleh hasil bahwa green brand image memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan dan kepercayaan konsumen. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi citra merek Tupperware sebagai merek yang peduli terhadap lingkungan maka akan semakin meningkatkan kepuasan pelanggan dalam memenuhi keinginan, harapan, dan kebutuhan mereka terhadap lingkungan serta akan semakin meningkatkan kepercayaan merek tersebut sebagai merek yang memiliki kredibilitas, perbuatan baik, dan kemampuan yang terkait kinerja lingkungan.

2. Hasil penelitian yang menguji pengaruh green brand image terhadap green brand equity pada kelompok yang mengetahui program kepedulian lingkungan yang dilakukan merek Tupperware menunjukkan tidak terdapat pengaruh. Sehingga dapat disimpulkan bahwa image merek Tupperware sebagai merek yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup mampu mendorong terciptanya ekuitas merek dari merek Tupperware. Sedangkan pada kelompok yang tidak mengetahui program kepedulian lingkungan yang dilakukan merek Tupperware hasil penelitian menunjukkan bahwa green brand image berpengaruh negatif terhadap green brand equity. Sehingga dapat disimpulkan bahwa image merek Tupperware sebagai merek yang peduli lingkungan dimata responden yang tidak mengetahui program kepedulian lingkungan merek Tupperware berdampak negatif terhadap ekuitas mereknya.

3. Penelitian yang dilakukan pada kelompok yang mengetahui program kepedulian lingkungan merek Tupperware diperoleh hasil bahwa kepuasan dan kepercayaan terhadap merek Tupperware yang dibangun dari image merek yang menerapkan strategi green marketing ternyata tidak berpengaruh terhadap ekuitas dari merek Tupperware. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa kepuasan dan kepercayaan terhadap merek Tupperware yang dibangun dari image merek yang menerapkan strategi green marketing tidak cukup mampu mendorong terciptanya ekuitas merek Tupperware sebagai merek yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Kemudian hasil penelitian pada kelompok yang tidak mengetahui program kepedulian lingkungan merek Tupperware diperoleh hasil bahwa kepuasan berpengaruh positif terhadap ekuitas merek sedangkan kepercayaan tidak berpengaruh terhadap ekuitas merek.

 

Contoh Tesis Merek

  1. Analisis Hubungan Efektivitas Iklan dengan Ekuitas Merek – Studi Kasus pada Iklan Televisi Produk Axe
  2. Analisis Pembentukan Kepribadian Merek Melalui Aktivitas Periklanan (Studi Deskriptif Pengaruh Elemen Iklan Televisi Produk Pocari Sweat Versi Beach House)
  3. Implementasi Perlindungan Merek Kolektif dalam Model One Village One Product (Ovop)
  4. Pengaruh Green Brand Image terhadap Green Satisfaction, Green Trust, dan Green Brand Equity – Studi Kasus pada Merek Tupperware
  5. Peran Atribut Consumer Durable Goods dalam Menyusun Strategi Bauran Pemasaran (Studi Kasus Planetary Mixer Merek Sinmag di PT. Sinar Himalaya)
  6. Perlindungan Hukum Bagi Kopi Arabika Toraja Melalui Sistem Indikasi Geografis Berdasarkan Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek
  7. Perlindungan Hukum Merek Menurut Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 (Perspektif Hukum Mengenai Ambush Marketing)
  8. Tinjauan Yuridis Perlindungan Merek Generik dan Deskriptif berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek