Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Merek : Melihat Faktor-Faktor yg Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Mahasiswa

Judul Tesis : Melihat Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Mahasiswa Fmipa UI terhadap Pelayanan dan Fasilitas Pendidikan di Kampus Mereka

 

A. Latar Belakang

Menurut Kotler, kepuasan adalah perasaan seseorang menyangkut kenyamanan atau kekecewaan sebagai akibat dari pembandingan antara kinerja (atau outcome) produk yang dipersepsikan dalam kaitannya dengan harapannya. Dengan demikian, kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan merupakan perbedaan antara harapan (expectations) dan kinerja yang dirasakan (perceived performance), yaitu penilaian antara harapan pembeli dengan kinerja yang dirasakan dari produk atau jasa yang bersangkutan. Jika kinerja tidak sesuai dengan harapan, pelanggan akan tidak puas. Jika kinerja sesuai dengan yang diharapkan, maka pelanggan akan puas. Jika kinerja melebihi yang diharapkan maka pelanggan akan sangat puas.

Untuk mengetahui keadaan pelayanan produk jasa, perlu dilakukan pengukuran penilaian kepuasan pelanggan. Seperti yang diungkapkan oleh Barry dan Parasuraman, mereka mengungkapkan bahwa terdapat lima faktor yang menentukan mutu pelayanan jasa. Pertama, keandalan (reliability), yaitu kemampuan karyawan untuk memberikan jasa sesuai dengan yang dijanjikan, terpercaya dan akurat. Kedua, daya tanggap (responsiveness), yaitu kemauan dari karyawan untuk membantu pelanggan dan memberikan jasa, serta kesediaan mereka untuk mendengar dan mengatasi keluhan yang diajukan konsumen. Ketiga, kepastian (assurance), yaitu berupa kemampuan karyawan dan lembaga untuk menimbulkan keyakinan dan kepercayaan terhadap janji, kenyamanan dan keamanan yang telah dikemukakan kepada konsumen. Keempat empati (empathy), yaitu kesediaan karyawan dan pengelola untuk lebih peduli memberikan perhatian secara pribadi kepada langganan, dan karyawan harus mencoba menempatkan diri sebagai pelanggan. Kelima, berwujud (tangible), yaitu berupa penampilan fasilitas fisik, misalnya kebersihan gedung serta penataan ruangan yang rapi, kenyamanan dan kemudahan.

 

B. Masalah

Tugas akhir ini diupayakan dapat menjelaskan, faktor–faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepuasan mahasiswa FMIPA UI, terhadap pelayanan dan fasilitas pendidikan di Departemen mereka. Karena data dalam masalah ini merupakan data yang tersensor, jadi jika dianalisis dengan model regresi OLS, model dengan parameter tidak konsisten dan bias, atau bisa saja dianalisis dengan menggunakan model regresi logistik, atau probit dengan mengkodekan nilai dari kepuasan 60 atau lebih dengan 1 (puas), dan 0 untuk nilai keepuasan yang kurang dari 60 (tidak puas) tentunya akan membuang informasi yang didapat dari data, untuk itu digunakan regresi Tobit, yaitu model yang khusus digunakan untuk variabel bebas tersensor. Namun, untuk lebih memperjelas alasan memilih regresi Tobit, akan ditampilkan hasil analisis regresi OLS?

 

C. Landasan Teori Tesis

Ketakkonsistenan Parameter Model Ols

Model regresi linier OLS, adalah suatu metode yang digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel tak bebas, dengan satu atau lebih variabel bebas. Karena data yang dipakai dalam variabel terikatnya nilai persentase, maka nilainya akan lebih besar dari 0, maka taksiran variabel tak bebas tersensor akan menjadi bias, dan parameter model regresi OLS menjadi tidak konsisten.

Regresi Tobit

Regresi Tobit di kembangkan oleh Tobin (1958). ketika ia menganalisa pengeluaran rumah tangga di Amerika Serikat untuk mobil. Pengeluaran untuk mobil di beberapa rumah tangga menjadi nol (karena rumah tangga tersebut tidak membeli mobil). Tobin menyimpulkan bahwa data tersebut merupakan data yang informasi variabel tak bebasnya hilang, namun informasi variabel bebasnya ada, data yang seperti ini dinamakan data tersensor, dani a juga menemukan bahwa jika tetap manggunakan OLS, perhitungan parameter akan cenderung mendekati nol, dan menjadi tidak signifikan, bias (terlalu tinggi atau terlalu rendah) dan juga tidak konsisten (jika ada model disubtitusikan nilai dari variabel bebas, maka hasilnya tidak sama atau keluar dari interval keparcayaan dari nilai variabel tak bebas).

 

D. Metodelogi Penelitian

Metode penelitian dalam tugas akhir ini adalah regresi Tobit, karena variabel tak bebas dalam tugas akhir ini merupakan data tersensor. Namun, untuk lebih memperjelas alasan memilih regresi Tobit, akan dibahas juga analisis dengan metode OLS.

 

E. Kesimpulan

Dari hasil analisis pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa seluruh karakteristik responden yakni mahasiswa FMIPA UI berupa jenis kelamin, umur, angkatan, urutan lahir dalam keluarga sebagai anak, pendapatan dan pendidikan orang tua, alat transportasi, dan status pernikahan orang tua mereka signifikan mempengaruhi kepuasan mereka terhadap pelayanan dan fasilitas kampus di departemen mereka, dan teori dari Barry dan Parasuraman bahwa reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangible mempengaruhi kepuasan pelanggan, (dalam masalah ini mahasiswa FMIPA UI) adalah benar, tak heran jika 5 faktor tersebut sering dijadikan indikator kepuasan.

 

Contoh Tesis Merek

  1. Analisis Pengaruh Komunitas Merek Berbasis Media Sosial terhadap Loyalitas Merek Studi Kasus Air Asia
  2. Analisis Yuridis Mengenai Pembebanan Jaminan Fidusia Atas Merek dalam Praktik Pemberian Kredit Pada Bank X
  3. Melihat Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Mahasiswa FMIPA UI Terhadap Pelayanan dan Fasilitas Pendidikan Di Kampus Mereka
  4. Pemasaran Sekolah Alam Analisis Pengaruh Citra Merek, Kualitas Pelayanan, Dan Persepsi Harga Terhadap Loyalitas Konsumen (Studi Kasus Sekolah Alam Indonesia (SAI) )
  5. Penerapan Definisi Barang Sejenis dalam Hukum Merek Indonesia
  6. Penerapan Prinsip Persamaan pada Pokoknya oleh Direktorat Jenderal HKI pada Proses Pendaftaran Merek yang Menyerupai Merek Terkenal
  7. Pengaruh Customer Relations Perusahaan terhadap Kepercayaan Pelanggan pada Merek (Brand Trust) (Studi pada SPBU Pertamina di Jakarta Selatan)
  8. Pengaruh Interaksi Melalui Media Digital terhadap Kepercayaan Konsumen pada Merek (Studi pada Penggunaan Media Digital yang Dimiliki Sampo Sunsilk dan Sampo Pantene)
  9. Pengaruh Kualitas Pelayanan Jasa Restoran terhadap Sikap Utilitarian dan Hedonis Konsumen dalam Membangun Preferensi Merek Restoran ( Studi Kasus Magnum Cafe Grand Indonesia )
  10. Perbandingan Pengaruh User Experience Pada Situs terhadap Citra Merek pada Pengguna Goal-Directed dan Pengguna Experiential (Studi Eksperimen Pada Www.Hellosoursally.Com terhadap Citra Merek Sour Sally)
  11. Perlindungan Aroma Sebagai Merek
  12. Perlindungan Hak Cipta Atas Karya Seni Berbentuk Dua Dimensi yang Dipergunakan Sebagai Merek (Studi Kasus Penggunaan Gambar Sketsa Ciptaan Alm. Henk Ngantung yang Dipergunakan Sebagai Merek)