Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Manjemen: Perencanaan &Penentuan Kombinasi Produk Optimal utk Memaksimalkan Laba

Judul Tesis : Analisis Perencanaan dan Penentuan Kombinasi Produk Optimal untuk Memaksimalkan Laba dalam Pembangunan Perumahan Puri Pudak Payung Asri (P4a) di Semarang

 

A. Latar Belakang

Penyusunan strategi dalam perencanaan produksi agregat adalah dengan memanipulasi tingkat persediaan, produksi, tingkat tenaga kerja, kapasitas, dan variabel-variabel lain yang dapat dikendalikan. Terdapat dua pilihan dalam penentuan strategi perencanaan produksi agregat, salah satunya adalah pilihan kapasitas dan pilihan permintaan. Pilihan kapasitas berusaha untuk menyerap fluktuasi permintaan yang terjadi sedangkan pilihan permintaan berusaha untuk mempengaruhi pola permintaan.Seringkali, kombinasi dari pilihan- pilihan tersebut lebih berhasil dimana strategi campuran mencakup penggabungan dua atau lebih variabel-variabel lain yang dapat dikendalikan untuk menetapkan luas produksi yang optimal.

PT WAHYU MULTIPRAKOSA cabang Semarang yang merupakan kontraktor dalam pembangunan Perumahan Puri Pudak Payung Asri (P4A) di Semarang tentunya dalam melakukan proses pengerjaan proyeknya juga mengalami hal seperti diatas. Dimana perusahaan ini membuat beberapa tipe rumah dalam satu kawasan perumahan, untuk itu diperlukan analisis perencanaan mengenai penentuan berapa banyak rumah yang akan dibuat untuk masingmasing tipe yang mana hal ini juga dikaitkan dengan keterbatasan perusahaan yaitu sumber daya yang dimiliki perusahaan pada saat proses produksi berlangsung.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana kombinasi luas produksi yang selama ini diterapkan PT WAHYU MULTIPRAKOSA cabang Semarang dalam pengerjaan Perumahan Puri Pudak Payung Asri (P4A) di Semarang?
  2. Bagaimana seharusnya perencanaan alokasi faktor- faktor produksi yang ada sehingga diperoleh kombinasi produk optimal yang akhirnya dapat memaksimalkan laba perusahaan?
  3. Bagaimana kemungkinan – kemungkinan terjadinya perubahan alokasi faktor produksi untuk tetap mencapai optimalisasi setelah penyelesaian optimal diperoleh dalam perencanaan sebelumnya?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Manajemen Produksi

Manajemen produksi dan operasi merupakan usaha-usaha pengelolaan secara optimal penggunaan sumber daya- sumber daya (faktor produksi) tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah dan sebagainya dalam proses transformasi bahan mentah dan tenaga kerja menjadi produk atau jasa (Handoko, 1999).

Proses Produksi

Proses produksi merupakan suatu cara, metode maupun teknik bagaimana penambahan manfaat atau penciptaan faedah baru, dilaksanakan dalam perusahaan (Ahyari, 1994).

Luas Produksi

Luas produksi adalah jumlah atau output dari masing-masing barang yang diproduksi dengan mempertimbangkan faktor-faktor produksi yang dimiliki guna mencapai laba yang maksimal (Ahyari, 1994). Oleh karena itu luas produksi juga harus direncanakan/ ditentukan agar perusahaan dapat memperoleh laba yang maksimal. Disamping itu luas produksi perlu direncanakan dan diperhitungkan dengan cermat karena tanpa perencanaan tersebut dapat berakibat jumlah yang diproduksi menjadi terlalu besar atau terlalu kecil.

 

D. Metode Penelitian

Seluruh data skunder yang diperlukan dalam penelitian ini di peroleh dari wawancara dan pemerikasaan dokumen.

Sebagai obyek penelitian dalam penulisan tugas akhir ini adalah PT WAHYU MULTIPRAKOSA cabang Semarang yang beralamatkan di Jl. Jati Raya C-22 Banyumanik Semarang yang saat ini sedang mengerjakan proyek pembangunan Perumahan Puri Pudak Payung Asri (P4A) di Banyumanik Semarang.

Seluruh data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data skunder yang berupa catatan-catatan dan data –data yang memuat informasi perusahaan dan diperoleh dari bagian produksi, bagian penjualan, bagian administrasi pemasaran, dan karyawan yang terkait lainnya.

 

E. Kesimpulan

  1. PT WAHYU MULTIPRAKOSA cabang Semarang selama ini menerapkan kebijakan untuk memproduksi rumah setelah mendapat pesanan dari konsumen dan perusahaan berusaha untuk memenuhi semua permintaan yang terjadi dengan cara melakukan subkontrak dengan para bas borong.
  2. Perusahaan pengembang dan kontraktor PT WAHYU MULTIPRAKOSA belum melakukan operasi produksinya secara optimal sehingga laba yang diperoleh belum mencapai titik maksimal. Kesimpulan ini diambil berdasarkan total contribution margin riil selama kuartal IV tahun 2005 sebesar Rp 339.668.840,00 masih dibawah total contribution margin yang sebenarnya bisa dicapai pada kuartal tersebut yaitu sebesar Rp373.276.000,00. Atau dengan kata lain bahwa perusahaan hanya bisa mencapai keuntungan 90,99% dari keuntungan yang sebetulnya bisa diperoleh pada kuartal IV tahun 2005.
  3. Pada kuartal IV tahun 2005 terdapat perbedaan hasil antara permintaan produk sebenarnya yaitu 10 unit rumah dengan permintaan produk yang telah diramalkan sebelumnya yaitu 20 unit rumah.

 

Contoh Tesis Manajemen

  1. Analisis Keputusan Pembelian Kain Pada Toko Textile MAC Mohan Surakarta
  2. Analisis Pengaruh Pergerakan Pesawat Komersial terhadap Pergerakan Penumpang
  3. Analisis Pengaruh Return On Assets, Volume Perdagangan, Earning Per Share
  4. Analisis Perencanaan dan Penentuan Kombinasi Produk Optimal Untuk Memaksimalkan Laba dalam Pembangunan Perumahan Puri Pudak Payung Asri (P4a) Di Semarang
  5. Analisis Pert dan CPM untuk Pesanan Khusus pada Cv. Batik Surya Kencana