Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Manajemen: Analisis Pengendalian Kualitas Produk Akhir dgn Metode SPC pd Perusahaan

Judul Tesis : Analisis Pengendalian Kualitas Produk Akhir dengan Metode Statistical Process Control (SPC) pada Perusahaan Pemintalan (Studi Kasus di PT Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang)

 

A. Latar Belakang

Sistem operasi perusahaan dalam era globalisasi ini sangat dituntut untuk menjadi unggul dalam daya saing maupun unggul dalam kualitas produk. Agar produk perusahaan mampu bersaing di pasar, perlu adanya perhitungan dan perencanaan yang tepat dan akurat sebelum perusahaan mulai memproduksi atau memasarkan produknya. Dalam hal ini kualitas produk merupakan daya saing yang sangat penting.

Kualitas merupakan faktor yang terdapat dalam suatu produk yang menyebabkan produk tersebut bernilai sesuai dengan maksud untuk apa produk itu diproduksi (Handoko, 1995 : 54). Kualitas suatu produk mengandung berbagai tujuan, baik itu tujuan produsen maupun tujuan konsumen. Produsen menganggap kualitas suatu produk itu baik jika produk tersebut laku keras dan disukai di pasaran, sehingga mampu mendatangkan keuntungan yang optimal. Sedangkan konsumen akan menganggap kualitas produk itu baik jika kebutuhan dan keinginannya terhadap produk tersebut dapat terpuaskan. Sehingga dapat dikatakan bahwa kualitas atau mutu barang atau jasa hasil produksi suatu perusahaan merupakan cerminan keberhasilan perusahaan di mata konsumen dalam melaksanakan usaha produksinya.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah pengendalian kualitas produk yang dilakukan PT Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang telah berjalan dengan baik?
  2. Jenis-jenis kerusakan produk apa yang sering terjadi pada PT Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang ?
  3. Faktor-faktor apa yang menjadi penyebab kerusakan produk pada PT Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang ?

 

C. Landasan Teori

Kualitas

Kualitas merupakan sifat yang melekat pada suatu produk atau jasa yang membuat produk atau jasa tersebut memenuhi atau bahkan melebihi harapan konsumen. Beberapa pengertian mendefinisikan kualitas sebagai daya tahan, daya guna, ukuran, bentuk, berat, warna, serta karakteristik lain bagi penggunaan suatu produk. Kualitas produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan sama dengan nilai yang diberikan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup konsumen. Semakin tinggi nilai yang diberikan akan semakin besar kepuasan yang dirasakan oleh konsumen. Dibawah ini merupakan pengertian mengenai kualitas, antara lain : Kualitas adalah totalitas bentuk dan karakteristik barang dan jasa yang menunjukkan kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan yang nampak jelas, maupun yang tersembunyi (Heizer dan Render, 2001 : 92).

Penentuan Standar Kualitas

Standar merupakan suatu hal yang sudah diputuskan yang akan dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan operasi perusahaan (Ahyari, 1994 : 221). Pada perusahaan yang sudah maju biasanya produk telah diuji untuk memenuhi standar kualitas tertentu.

Pengendalian Proses Produksi

Proses produksi merupakan cara, metode, atau teknik bagaimana kegiatan penambahan faedah atau penciptaan faedah tersebut dilaksanakan (Ahyari, 1994 : 12). Pengendalian proses produksi merupakan kegiatankegiatan untuk mengkoordinir aktivitas-aktivitas pengerjaan atau pengelolaan agar waktu penyelesaian yang telah ditetapkan terlebih dahulu dapat tercapai secara efektif dan efisien.

 

D. Metode Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah produk yang dihasilkan oleh perusahaan dalam bentuk benang On Cone jenis Rayon 30/1 selama periode Januari 2006 sampai dengan April 2006.

Teknik pengambilan sampel menggunakan Quota Sampling.

Sumber Data pada penelitian ini yaitu denga menggunakan data primer dan data sekunder.

Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan personal intervie, observasi dan studi pustaka.

Dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa metode analisis data.

 

E. Kesimpulan

  1. Dari analisis P Chart dapat diketahui bahwa pengendalian kualitas produk yang dilakukan PT Industri Sandang Nusantara Unit Patal Secang belum baik, karena pada minggu ke-16 dan minggu ke-17 proporsi produk ditolak diluar batas kendali yang mencapai 2,6% dan 2,3% dimana UCL adalah 1,55%.
  2. Dari analisis Diagram Pareto diketahui komposisi produk ditolak yang terjadi adalah Crossing 50 %, Ring 20 %, Gembos 15 %, Kotor 5 %, Rebond 5% dan Overslah 5 %. Hal ini menunjukkan bahwa prosentase produk ditolak terbesar adalah karena Crossing.
  3. Dari analisis Diagram Sebab Akibat diketahui faktor paling dominan penyebab produk ditolak adalah karena faktor mesin. Umur mesin yang sudah sangat tua beroperasi dengan intensitas yang sangat tinggi menyebabkan banyak komponen mesin yang aus ataupun rusak sehingga tidak beroperasi dengan baik.

 

Contoh Tesis Manajemen

  1. Analisis Anteseden Loyalitas Konsumen GSM Prabayar di Surakarta (Studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret)
  2. Analisis Pengaruh Kepercayaan Atas Merek terhadap Ekuitas Merek
  3. Pengaruh Paparan Iklan dan Keyakinan Akan Merek Produk pada Pembentukan Sikap
  4. Analisis Pengendalian Kualitas Produk Akhir dengan Metode Statistical
  5. Pengaruh Sport Sponsorship terhadap Respon Sponsorship dan Corporate Image

 

 

Incoming search terms: