Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Manajemen: Analisis Pengaruh Pergerakan Pesawat Komersial trhdp Pergerakan Penumpang

Judul Tesis : Analisis Pengaruh Pergerakan Pesawat Komersial terhadap Pergerakan Penumpang di Bandara Internasional Adi Sumarmo (BIAS) Solo

 

A. Latar Belakang

Dengan semakin berkembangnya teknologi yang berdampak pada kemajuan industri penerbangan menuntut pula kemajuan pada faktor penunjangnya. Dimana faktor penunjang dari industri penerbangan adalah dibutuhkannya sarana dan prasarana yang mempunyai efek, baik langsung maupun tidak langsung, terhadap industri penerbangan. Salah satu efek langsung dan paling penting yang mempunyai pengaruh terhadap industri penerbangan adalah bandara sebagai tempat pendaratan maupun keberangkatan pesawat terbang serta terminal (passenger room) sebagai ruang tunggu bagi keberangkatan dan kedatangan penumpang.

Padahal untuk mendirikan bandara di suatu daerah membutuhkan dana yang tidak sedikit, bahkan hingga bermilyar-milyar rupiah. Hal inilah yang terkadang menjadi kendala bagi kemajuan industri penerbangan karena untuk mendirikan terminal (passenger room) dan landasan pacu pesawat terbang di suatu daerah dibutuhkan suatu investasi besar yang bersifat padat modal dan low yield. Dibutuhkan pula peran serta pemerintah-pemerintah daerah dalam hal pembebasan lahan maupun sosialisasi kepada masyarakat di daerah dimana lokasi bandara akan didirikan.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Seberapa besarkah tingkat pergerakan pesawat komersial dan penumpang pesawat terbang baik untuk tujuan domestik maupun internasional di Bandara Internasional Adi Sumarmo (BIAS) Solo ?
  2. Apakah terdapat pengaruh dari pergerakan (lalu lintas) pesawat komersial terhadap pergerakan penumpang pesawat terbang di Bandara Internasional Adi Sumarmo (BIAS) Solo ?

 

C. Landasan Teori

Manajemen Operasi dan Sistem Operasi

Ada beberapa pendapat dari ahli pakar mengenai definisi dari manajemen Operasi. Adapun pendapat-pendapat tersebut, antara lain :

  1. Manajemen operasi (MO) adalah serangkaian kegiatan yang membuat barang dan jasa melalui perubahan dari masukan menjadi keluaran (Render dan Heizer, 2001 : 2).
  2. Manajemen operasi merupakan manajemen dari suatu sistem transformasi yang mengkonversikan masukan (inputs) menjadi keluaran (outputs) yang berupa barang atau jasa (Assauri, 2004 : 26).

 

Pengertian Manajemen Operasi Jasa

Untuk mempelajari tentang manajemen operasi jasa maka kita tidak dapat lepas dari arti sebuah manajemen jasa. Menurut Jasfar (2005 : 98), manajemen jasa adalah pendekatan manajemen dalam bisnis jasa, di mana aplikasi dari prosedur maupun prinsip-prinsip manajemen disesuaikan dengan sifat-sifat jasa dan sifat-sifat persaingan jasa.

 

Pengertian Transportasi dan Sistem Transportasi

Menurut pendapat Salim (2004 : 6-7), transportasi adalah kegiatan pemindahan barang (muatan) dan penumpang dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam transportasi terlihat ada dua unsur yang terpenting, yaitu :

  1. Pemindahan/pergerakan (movement),
  2. Secara fisik mengubah tempat dari barang (komoditi) dan penumpang ke tempat lain.

 

D. Metode Penelitian

Populasi dalam penelitian ini terdiri dari dua obyek, yaitu frekuensi penerbangan dan jumlah penumpang penerbangan tiap bulan yang tercatat dalam data yang dikeluarkan PT. (Persero) Angkasa Pura I Cabang Bandara Internasional Adi Sumarmo (BIAS) Solo.

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling (sampel bersyarat) yaitu pemilihan sampel dilakukan berdasarkan kriteria tertentu.

Sumber data yang digunakan untuk penelitian ini adalah sumber data sekunder.

Jenis data yang digunakan untuk penelitian ini adalah jenis data kuantitatif.

Metode pengumpulan data pada peneltian ini yaitu dengan wawancara, observasi,dokumentasi.

 

E. Kesimpulan

  1. Dari tabel data volume pergerakan pesawat komersial (reguler) dan pergerakan penumpang (reguler) di Bandara Internasional Adi Sumarmo (BIAS) Solo kurun waktu 2001-2005 didapatkan jumlah rata-rata pergerakan pesawat komersial (reguler) tiap bulan, pada 2001 adalah sebesar 114 penerbangan, 2002 sebesar 78 penerbangan, 2003 sebesar 116 penerbangan, 2004 sebesar 138 penerbangan dan 2005 sebesar 161 penerbangan. Sedangkan jumlah rata-rata pergerakan penumpang (reguler) keseluruhan di Bandara Internasional Adi Sumarmo (BIAS) Solo tiap bulan, pada 2001 adalah sebesar 14.843 penumpang, 2002 sebesar 14.450 penumpang, 2003 sebesar 21.721 penumpang, 2004 sebesar 28.753 penumpang dan 2005 sebesar 32.358 penumpang.
  2. Dari analisis regresi dapat diketahui bahwa, apabila volume (jumlah) pergerakan pesawat komersial mengalami penambahan sebesar 1 frekuensi penerbangan (pesawat) maka akan meningkatkan volume (jumlah) pergerakan penumpang sebanyak 197 penumpang (pesawat). Hal ini diperkuat dengan analisis Uji Signifikansi Parameter Individual (Uji t statistik) yang menyatakan bahwa variabel pergerakan pesawat komersial berpengaruh signifikan terhadap variabel pergerakan penumpang pesawat terbang. Yang mana, dapat dibuktikan dari dihasilkannya nilai probabilitas volume (jumlah) pergerakan pesawat komersial sebesar 0,000. Karena nilai probabilitas 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak atau menerima Ha (variabel X berpengaruh signifikan terhadap variabel Y).
  3. Dari analisis Uji Koefisien Determinasi (R2) dihasilkan nilai Adjusted R2 sebesar 0,709. Ini menunjukkan bahwa 70,9% variasi dari perubahan pergerakan penumpang pesawat terbang dapat dijelaskan oleh variasi dari perubahan pergerakan pesawat komersial. Sedangkan sisanya (29,1%) dijelaskan oleh sebab-sebab (variabel-variabel) lain di luar model.

 

Contoh Tesis Manajemen

  1. Analisis Keputusan Pembelian Kain Pada Toko Textile MAC Mohan Surakarta
  2. Analisis Pengaruh Pergerakan Pesawat Komersial terhadap Pergerakan Penumpang
  3. Analisis Pengaruh Return On Assets, Volume Perdagangan, Earning Per Share
  4. Analisis Perencanaan dan Penentuan Kombinasi Produk Optimal Untuk Memaksimalkan Laba dalam Pembangunan Perumahan Puri Pudak Payung Asri (P4a) Di Semarang
  5. Analisis Pert dan CPM untuk Pesanan Khusus pada Cv. Batik Surya Kencana