Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Lingkungan Kerja: Intervensi trhdp Fasilitas Fisik di Lingkungan Kerja

Judul Tesis : Intervensi Terhadap Fasilitas Fisik di Lingkungan Kerja untuk Meningkatkan Kepuasan Karyawan PT. XYZ (Intervention On Physical Facilities At The Work Environtment To Improve PT. XYZ Employee Satisfaction)

 

A. Latar Belakang

XYZ adalah perusahaan manajemen sumber daya manusia yang dibentuk tahun 2000 dan berpusat di Jakarta serta memiliki 5 kantor cabang yang tersebar pada beberapa propinsi di Indonesia. Jasa pelayanan yang disediakan PT. XYZ berupa jasa pelayanan executive search recruitment dan psychological assessment, outsourcing dan temporary employment, konsultan human resource management dan industrial relation. Selain menyediakan pelayanan jasa, PT. XYZ juga memiliki lisensi untuk merekrut dan mengirim pekerja formal pada kliennya serta mengembangkan pelayanan rekruitmen secara online. Hingga tahun 2012, PT. XYZ sudah menjadi konsultan yang cukup besar dan diakui kualitasnya dibandingkan dengan perusahaan kompetitornya. Hal ini terbukti dengan kuantitas dan nama besar klien–klien PT. XYZ yang terdiri dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan multinasional dan perusahaan swasta lainnya. Sejauh ini, mayoritas klien yang bekerja sama dengan PT. XYZ bergerak di bidang bisnis minyak dan gas bumi (oil and gas company) dan juga perusahaan yang pada bidang perbankan.

Untuk menjaga keberlangsungan dan eksistensinya, PT. XYZ berusaha menitikberatkan pelayanan yang diberikan agar mampu memuaskan kebutuhan dan keinginan klien dengan harga sangat bersaing. Kepuasan klien atau kepuasan konsumen merupakan kunci dasar untuk keberhasilan perusahaan dalam persaingan pasar, karena hal tersebut merupakan salah satu kriteria untuk mengambarkan hasil dari produk atau jasa yang diberikan kepada konsumen. Keuntungan yang diperoleh dengan terciptanya kepuasan konsumen adalah dapat menjaga kesinambungan konsumen tersebut untuk menumbuhkan loyalitas dan tetap menggunakan jasa perusahaan.

 

B. Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut, yang saat ini dialami oleh PT. XYZ adalah

  • apakah adanya masalah kepuasan karyawan yang dipengaruhi oleh faktor kepemimpinan dan rasa aman di tempat
  • program intervensi apa yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan kepuasan karyawan.

 

C. Tinjauan Teoritik

Pengertian Kepuasan Karyawan

Menurut Sirota et al. (2005) kepuasan karyawan merupakan salah satu pendorong utama perusahaan dalam menciptakan kualitas kepuasan pelanggan dan produktivitas dalam dunia manajemen modern. Banyak studi teoritis dan empiris yang mempelajari pengaruh dari tingkat kepuasan pekerja pada kinerja perusahaan tempat pekerja tersebut bekerja. Cranny, Smith, dan Stone, (1992), mendefinisikan kepuasan karyawan sebagai kombinasi reaksi yang afektif terhadap perbedaan persepsi dari apa yang karyawan dapatkan dan apa yang karyawan inginkan. Tidak ada batasan untuk pekerja dalam mencapai kepuasan secara keseluruhan dan hal itu bervariasi antara satu karyawan dan karyawan lain. Mereka butuh mengubah perilaku dengan tujuan untuk melaksanakan tugas mereka lebih efektif demi mencapai kepuasan yang lebih tinggi (Miller, 2006), memiliki hubungan yang baik dengan kolega atau rekan kerja, kompensasi yang tinggi, kondisi kerja yang baik, training dan kesempatan pendidikan, perkembangan karir atau keuntungan lain yang berhubungan dalam peningkatan kepuasan karyawan.

 

Pengaruh Kepuasan karyawan terhadap perusahaan

Buhler & Scott (2009) menyatakan bahwa tingginya tingkat kepuasan karyawan dapat menciptakan kepuasan konsumen perusahaan, karena produktifitas yang tinggi dari karyawan secara tidak langsung akan berujung kepada produktifitas perusahaan sehingga meningkatkan kesuksesan finansial perusahaan. Keuntungan lain dari kepuasan karyawan adalah rendahnya turnover, yang merupakan keuntungan dalam rekruitmen. Supardi (2010) menyatakan bahwa keunggulan pelayanan yang optimal dari pekerja adalah fungsi dari kepuasan karyawan yang terwujud dalam moral karyawan.

 

Lingkungan di Tempat Kerja (Work Environment)

Soebandono (2011) menjelaskan bahwa lingkungan di tempat kerja dibentuk oleh lingkungan kerja, beban kerja, suasana kerja, dan saling membantu. Komponen-komponen yang menggambarkan rasa aman terhadap lingkungan di tempat kerja adalah:

  • rekan kerja menunjukan semangat kerja yang tinggi
  • beban kerja didistribusikan secara merata dan adil
  • dukungan dan kerjasama untuk melaksanakan tugas dari rekan kerja;
  • “saling membantu” merupakan budaya kerja
  • rekan kerja bersedia membantu tanpa harus diminta.

 

D. Metodelogi Penelitian Tesis

Peneliti mengembangkan kuesioner pengukuran variabel dependen kepuasan karyawan di PT. XYZ berdasarkan teori Sirota et al. (2005).

Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat bantu kuesioner (questionnaire) yaitu daftar pertanyaan yang diberikan kepada responden untuk mencari informasi yang lengkap mengenai suatu masalah dari responden tanpa merasa khawatir bila responden memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan kenyataan dalam pengisian daftar pertanyaan.

Pengolahan data merupakan bagian yang penting dalam metode ilmiah karena dengan pengolahan data, dimulai dari penataan data mentah sampai dengan data siap untuk dianalisis.

 

E. Kesimpulan

Penelitian ini mengkaji permasalahan kepuasan karyawan di PT. XYZ. Berdasarkan hasil analisa statistik hasil penelitian kepuasan karyawan dengan indikator variabel kepemimpinan dan rasa aman di ketahui bahwa variabel yang berpengaruh lebih dominan adalah variabel rasa aman di tempat kerja. Variabel rasa aman terdiri dari dimensi fasilitas fisik di tempat kerja; kompensasi dan tunjangan; peralatan dan informasi; serta lingkungan kerja. Berdasarkan hasil temuan penelitian, penulis memberikan usulan rancangan intervensi tata ruang kantor.

Berdasarkan hasil analisis data penelitian masalah kepuasan karyawan di PT. XYZ secara signifikan dipengaruhi oleh rasa aman ditempat kerja. Peneliti memberikan usulan program intervensi terhadap fasilitas fisik lingkungan kerja untuk meningkatkan kepuasan karyawan PT. XYZ. Dengan rancangan intervensi yang diusulkan diharapkan dapat meningkatan nilai kepuasan karyawan sehingga dapat memperbaiki kualitas kinerja dan pelayanan pada konsumen dan menurunkan tingkat turnover karyawan.Penelitian ini mengkaji permasalahan kepuasan karyawan di PT. XYZ.

Berdasarkan hasil analisa statistik hasil penelitian kepuasan karyawan dengan indikator variabel kepemimpinan dan rasa aman di ketahui bahwa variabel yang berpengaruh lebih dominan adalah variabel rasa aman di tempat kerja. Variabel rasa aman terdiri dari dimensi fasilitas fisik di tempat kerja; kompensasi dan tunjangan; peralatan dan informasi; serta lingkungan kerja. Berdasarkan hasil temuan penelitian, penulis memberikan usulan rancangan intervensi tata ruang kantor.

Berdasarkan hasil analisis data penelitian masalah kepuasan karyawan di PT. XYZ secara signifikan dipengaruhi oleh rasa aman ditempat kerja. Peneliti memberikan usulan program intervensi terhadap fasilitas fisik lingkungan kerja untuk meningkatkan kepuasan karyawan PT. XYZ. Dengan rancangan intervensi yang diusulkan diharapkan dapat meningkatan nilai kepuasan karyawan sehingga dapat memperbaiki kualitas kinerja dan pelayanan pada konsumen dan menurunkan tingkat turnover karyawan.

 

Contoh Tesis Lingkungan Kerja

  1. Intervensi Terhadap Fasilitas Fisik di Lingkungan Kerja untuk Meningkatkan Kepuasan Karyawan PT. XYZ
  2. Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Budaya Organisasi san Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Perawat RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2007
  3. Pengaruh Kebisingan Lingkungan Kerja terhadap Gangguan Pendengaran Pekerja Pabrik Keramik
  4. Peranan Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
  5. Prevalensi Bisinosis di Pabrik Tekstil dan Hubungannya dengan Konsentrasi Debu Kapas di Lingkungan Kerja
  6. Stres Kerja pada Programer Komputer di Lingkungan Kerja Bank Suatu Kajian Tentang Dampak Negatif Interaksi Manusia dengan Komputer
  7. Upaya Pengendalian Cuaca Kerja Pada Tenaga Kerja dan Lingkungan Kerja di Pabrik Kerupuk LJ Jakarta