Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Konsep Diri: Persepsi Mahasiswa ttg Manfaat Ilmu Psikologi dan Gambaran Konsep Diri

Judul Tesis : Persepsi Mahasiswa tentang Manfaat Ilmu Psikologi dan Gambaran Konsep Diri Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (Perception of Psychology Students at the Faculty of Psychology Universitas Indonesia about the Benefits of Studying Psychology and Their Self-Concept)

 

A. Latar Belakang

Menurut Goedeke (2007), masih banyak mahasiswa yang melaporkan bahwa mereka masih belum sadar akan kemampuan yang telah mereka peroleh dari pembelajaran ilmu psikologi, dan adapula yang menyatakan bahwa ilmu yang telah mereka peroleh bukanlah ilmu seperti yang mereka inginkan sebelumnya. Padahal menurut Zimbardo (2004), ilmu psikologi sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia, termasuk kehidupan mahasiswa. Ilmu psikologi dapat mempengaruhi sikap dan nilai yang dimiliki mahasiswa psikologi, serta mengubah cara bertindak dan berpikir, seperti dalam membentuk perilaku baru dan membantu mengarahkan perilaku seseorang. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi salah satu cara untuk melakukan evaluasi terkait pendidikan ilmu psikologi di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Mengingat pentingnya ilmu psikologi terutama jika melihat kaitannya dengan pemahaman konsep diri yang dimiliki individu, termasuk mahasiswa, maka muncul pertanyaan-pertanyaan yang lebih khusus dalam penelitian ini. Apakah ilmu psikologi yang diberikan selama masa perkuliahan turut membantu dalam mengembangkan pemahaman konsep diri mahasiswa. Apa saja mata kuliah yang berperan dalam proses pemahaman konsep diri mahasiswa. Pemahaman akan diri memang sudah dianggap penting didalam berbagai ranah pengetahuan, seperti psikologi (Bracken, 1996). Dengan memiliki pemahaman akan diri, terutama gambaran yang positif, maka individu memiliki kecenderungan untuk bersifat positif terhadap orang lain (Richmond dkk, dalam Oakes, 2007). Bila melihat pernyataan tersebut, maka pentinglah konsep diri dimiliki oleh mereka yang mempelajari ilmu psikologi sebab pada praktiknya, individu yang bergerak pada ilmu psikologi tidak mungkin terlepas dari hubungan dengan orang lain.

 

B. Rumusan masalah

Masalah penelitian yang dibawa dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman mahasiswa sarjana Fakultas Psikologi Universitas Indonesia angkatan 2008, 2009, 2010, 2011, dan 2012 terhadap aspek-aspek konsep diri sebagai manfaat yang diperoleh dari ilmu psikologi?

Ilmu psikologi yang dimaksud selanjutnya akan dijelaskan dari mata kuliah apa saja yang dianggap berperan membantu mahasiswa lebih memahami konsep diri yang mahasiswa sarjana psikologi?

 

C. Tinjauan Pustaka

Definisi konsep diri

Menurut John Kinch (1963 dalam Fitts et al., 1971), konsep diri merupakan keseluruhan gambaran diri yang dimiliki individu sebagai hasil interaksi sosial yang diperoleh sepanjang pengalaman hidupnya. Gambaran diri yang diperoleh tersebut selanjutnya akan menuntun atau mempengaruhi perilaku individu dalam bertindak dan berperilaku dalam kehidupannya.

 

Dimensi eksternal

Pada dimensi eksternal, individu menilai diri melalui hubungan dan aktivitas sosialnya serta hal-hal lain yang berasal dari dunia luar. Menurut Sarbin (1952 dalam Fitts, et al., 1971) dimensi eksternal dapat dibagi menjadi lima subselves yakni diri fisik (physical self), diri moraletik (moral-ethical self), diri personal (personal self), diri keluarga (family self), dan diri sosial (social self). Kelima subselves tersebut sama seperti pada bagian dari tes Tennessee Self Concept Scale dari Fitts tahun 1965 (dalam Fitts, et al., 1971).

Perkembangan konsep diri

Pada anak-anak, konsep diri terbentuk lebih berdasarkan pada persepsi diri akan dirinya, namun semakin beranjak dewasa konsep diri yang dimiliki merupakan tidak sekedar penilaian akan dirinya tapi lebih berdasarkan pada hasil interaksi dengan orang lain. Hal ini disetujui pula oleh Combs dan Snygg (1959 dalam Fitts, et al., 1971) yang menyatakan bahwa ‘mempelajari diri sendiri tidak hanya sekedar berasal dari eksplorasi yang dilakukannya sendiri, namun melalui cermin dirinya yang direpresentasikan melalui berbagai aksi yang diberikan orang lain terhadap dirinya.

Pendidikan ilmu psikologi

Ilmu psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia, baik yang terobservasi (overt) maupun tidak terobservasi (covert) secara langsung. Menurut Goedeke (2007), definisi itulah yang menarik perhatian individu untuk mempelajari psikologi secara lebih mendalam, yakni adanya keinginan dari individu untuk lebih memahami diri dan perilaku mereka, orang lain, dan fenomena sosial disekitar mereka.

 

D. Metode Penelitian

Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan tambahan data kualitatif.

Penelitian ini tergolong sebagai penelitian deskriptif karena ingin melihat sejauh mana ilmu psikologi yang telah dimiliki para mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia bermanfaat terhadap pemahaman konsep diri mereka.

Menurut Kumar (2005), variabel merupakan sebuah konsep yang dapat diukur.

Pada penelitian ini, data dikumpulkan melalui kuesioner kuantitatif dan kualitatif.

E. Kesimpulan

Secara keseluruhan diperoleh kesimpulan bahwa ilmu psikologi yang dimiliki mahasiswa sarjana Fakultas Psikologi Universitas Indonesia telah memberi manfaat dalam pengembangan pemahaman konsep diri. Adapun aspek konsep diri yang berkembang berdasarkan alat ukur Tennesse Self- Concept Scale (TSCS) adalah aspek personal dan sosial. Pengembangan pemahaman konsep diri tersebut terutama diperoleh dari mata kuliah psikologi perkembangan dan psikologi pemahaman diri.

 

Contoh Tesis Konsep Diri

  1. Persepsi Mahasiswa Tentang Manfaat Ilmu Psikologi dan Gambaran Konsep Diri Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
  2. Hubungan Konsep Diri dan Budaya Organisasi dengan Kepuasan Kerja Tenaga Instruktur pada Blk Se-Jabotabek
  3. Konsep Diri dan Orientasi Masa Depan untuk Membentuk Keluarga _ Studi Kualitatif Pada Pekerja Seks Komersial (PSK) di PSKW Mulya Jaya
  4. Konsep Diri pada Anak yang Mengalami Dyslexia (Dilihat Dari Hfd, I-Itp Dan Anamnesa)
  5. Konsep Seksualitas Diri Pengaruh Status Menarche dan Religiusitas ( Studi pada Remaja Putri Muslim SLTPN di Jakarta)
  6. Kontribusi Kebervariasian Pola Asuh, Konsep Diri, dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kebervariasian Prestasi Belajar Santri Mukim dan Santri Nonmukim
  7. Menumbuhkan Konsep Diri Positif Anak Didik dengan Pelatihan Pengembangan Diri di Lembaga Pemasyarakatan Anak Pria Tangerang