Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Komunikasi: Proses Produksi Program Acara Sentuhan Qolbu

Judul Tesis : Proses Produksi Program Acara Sentuhan Qolbu di TVRI STASIUN D.I. YOGYAKARTA

 

A. Latar Belakang

TVRI Stasiun Yogyakarta membagi tim kerjanya menjadi dua bagian, yang pertama adalah Program Berita, Program Berita di TVRI Stasiun Yogyakarta meliputi Berita Jogja, Yogyawarta dan Yogya Weekend. Dalam produksi berita sendiri melibatkan banyak pihak dan berbagi profesi, Pada tim produksi berita, terdapat produser, pengarah acara, kameramen liputan dan kameramen studio, penata cahaya, penyunting gambar, penyiar, reporter, operator program dan operator VTR. Tim yang kedua adalah Program Produksi, Program Produksi di TVRI Stasiun Yogyakarta meliputi Coffee Break, Harmoni, Wawasan Mitra Tani, Ceplas Ceplos, Resonansi, Menapak Hari Esok, Bugar, Olahraga Sepekan, Ciluba, Keroncong Reguest, Plengkung Gading, Pangkur Jenggleng, Pionir, Obrolan Angkring, Joget Saja, Taman Gabusan, Kethoprak, Refleksi Kristiani, Wayang Kulit, Video Indie, Zendela 76, Karang Tumaritis, dll. Salah satu Program produksi di TVRI Stasiun Yogyakarta adalah Sentuhan Qolbu.

Acara ini berisikan program acara mimbar agama islam yang menampilkan para ustad, ustadzah dengan konsep program yang penyampaiannya dikemas secara interaktif atau masyarakat dapat bertanya langsung dengan nara sumber melalui telepon. Acara Sentuhan Qolbu disiarkan setiap hari Jum’at pada pukul 19.30 sampai 20.00 WIB secara langsung. Program acara Sentuhan Qolbu disiarkan untuk memberikan siraman rohani audien atau kepada masyarakat yang berada di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Program ini ditujukan untuk masyarakat dari berbagai kalangan dan golongan.

 

B. Tujuan

  1. Untuk melengkapi sebagai persyaratan dalam menyelesaikan kuliah dan mendapat sebutan Ahli Madya (A,Md) jurusan Penyiaran di fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret.
  2. Agar mahasiswa mampu berfikir kritis tentang kemajuan teknologi dan mampu mengembangkan teknologi yang ada saat ini.
  3. Untuk menambah pengalaman dan tambahan ilmu pengetahuan serta ketrampilan di bidang produksi, terutama produksi program acara

 

C. Landasan Teori

Pengertian Komunikasi

Kata Komunikasi atau dalam bahasa Inggris Communication berasal dari kata latin Communicatio, dan bersumber dari kata communis yang berarti sama. Sama di sini maksudnya adalah sama makna. Dalam arti kata bahwa komunikasi itu minimal harus mengandung kesamaan makna antara dua pihak yang terlibat. Karena kegiatan komunikasi bukan hanya Informatif, yakni agar orang lain mengerti dan tahu, tetapi juga persuasif, yaitu agar orang lain bersedia menerima suatu faham atau keyakinan melakukan suatu perbuatan atau kegiatan dll.

Penyiaran

Penyiaran merupakan kegiatan penyelenggaraan siaran radio maupun televisi, yang diselenggarakan oleh organisasi penyiaran radio maupun televisi. Output dari organisasi penyiaran adalah siaran. Siaran ini bisa siaran radio bisa pula siaran televisi. Siaran dijutukan kepada khalayak yang dapat menerima siaran melalui pesawat radio atau televisi. Media radio atau televisi merupakan sarana komunikasi massa, yang lahir di dunia berkat perkembangan teknologi elektronika.

Pengertian Pola Acara

Pola acara adalah susunan mata acara yang akan disiarkan, baik harian, mingguan, tengah bulanan, bulanan, triwulan, tengan tahunan, dan tahunan. Khusus untuk pola acara harian disebut rundown. Materi mata acara (program), baik yang diperoleh melalui produksi sendiri, produksi kerjasama ataupun melalui pembelian dari production houses, harus direncanakan secara matang kapan akan disiarkan. Bila mata acara itu mata acara unggulan (menarik khalayak) maka perlu dipromosikan melalui berbagai media massa yang ada, misalnya booklet, leaflet, poster, pamphlet, publikasi melalui media massa cetak dan dibuatkan trailer untuk media televisi / televisi. (Wahyudi, 1986)

 

D. Kesimpulan

  1. Ilmu yang penulis peroleh dibangku perkuliahan sangat membantu penulis ketika diterapkan dalam dunia kerja, meskipun tidak selalu sama dengan praktik di lapangan.
  2. Rasa tanggung jawab yang besar serta kedisiplinan yang tinggi sangat dijunjung di dalam dunia broadcasting guna mencapai target yang kita inginkan.
  3. Kerjasama tim yang baik sangatlah mempengaruhi kesuksesan dari proses produksi yang sedang dilakukan, dan untuk mencapai hasil yang maksimal.

 

E. Saran

Bagi FISIP UNS

  1. Penulis menyarankan agar FISIP memberikan latihan – latihan yang lebih mendalam kepada mahasiswa dan mahasiswi D 3 tentang produksi acara program.
  2. Penulis menyarankan agar FISIP membuat Studio Televisi Indoor khusus D 3 untuk melatih lebih matang tentang dunia produksi.
  3. Menyarankan agar FISIP menambahkan alat – alat yang menunjang praktek perkuliahan D 3 khusunya di bidang produksi seperti Switcher, intercom dan lain – lain.
  4. Bagi Instansi (TVRI Stasiun D.I. Yogyakarta)
  5. Jika tidak ada seorang FD (Floor Director) hendaknya jangan kameraman yang merangkap jadi seorang FD (Floor Director) tapi harus dengan cekatan mencari penggantinya.
  6. Penulis menyarankan kepada produser dan tim kreatif Sentuhan Qolbu untuk memberikan lebih banyak inovasi – inovasi baru di dalam acara tersebut, agar tidak monoton.
  7. Penulis menyarankan untuk menjaga kekompakan tim produksi untuk mempertahankan keberhasilan acara Sentuhan Qolbu tersebut.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Produksi Segmen Feature dalam Program Berita Jogja di LPP TVRI Yogyakarta
  2. Jurnalistik Di Majalah Olga
  3. Mekanisme Peran Videojurnalis dalam Peliputan Berita di Rajawali Citra Televisi Indonesia
  4. Efektifitas Kinerja Public Relations dalam Hal Menjaga Interaksi Hubungan Komunikasi
  5. Peran Reporter dalam Produksi Berita Seputar Jogja di Jogja Tv – Yogyakarta