Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Komunikasi: Kegiatan Humas PT. PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Surakarta

Judul Tesis : Kegiatan Humas PT. PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Surakarta dalam Mensosialisasikan Penghematan Listrik

 

A. Latar Belakang

PLN (Persero) APJ surakarta memposisikan seorang public relations officer sebagai seorang Ahli. Dimana pada struktur organisasi, kedudukan Ahli berada langsung dibawah Manager. Hal tersebut menunjukkan bahwa peran public relations sangat diperhitungkan, mengingat kedudukannya yang berdiri sendiri dan langsung dibawah Manager sehingga akan mempermudah kinerja humas.

Dewasa ini PT. PLN tengah menggalakan program penghematan listrik guna menekan biaya produksi PLN yang kian hari kian bertambah.kita ketahui bahwa PLN adalah salah satu BUMN yang memperoleh subsidi dari pemerintah untuk melaksanakan produksinya. Pemerintah merasa kesulitan untuk memenuhi subsidi PLN karena bahan baku produksi listrik yakni minyak bumi dan batu bara semakin hari semakin merangkak naik mengikuti harga minyak dunia. Untuk itu guna menekan biaya subsidi, pemerintah menerapkan penghematan listrik untuk mengurangi subsidi dari pemerintah.

 

B. Rumusan Masalah

Kegiatan Humas PT. PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Surakarta Dalam Mensosialisasikan Penghematan Litrik

 

C. Landasan Teori

Definisi Humas

Perkembangan public relations atau Humas mempunyai hubungan yang erat sekali dengan kemajuan-kemajuan dalam masyarakat diberbagai bidang. Lahirnya pulic relations seperti yang dipraktekan sekarng, misalnya di Amerika Serikat, ialah karena adanya kemajuan-kemajuan diberbagai bidang itu. Kemajuan yang sekaligus merupakan juga kekuata-kekuatan dalam masyarakat, memisahkan manusia kedalam berbagai kelompok atau golongan, yang masing-masing mempunyai tujuan sendiri dan berusaha untuk mencapai tujuan itu dengan sebaik-baiknya. Atas dasar kepentingan itu, ialah tercapainya tujuan, maka baik golongan yang bergerak dalam bidang industri, maupun teknik, politik , ekonomi, social dan kebudayaan membutuhkan adanya kerja sama demi kepentingan bersama.

Pengertian Komunikasi

Banyak pengertian mengenai komunikasi yang bersifat khas dan mencerminkan paradigma atau prespektif yang igunakan ahli-ahli komunikasi dalam mendekati fenomena komunikasi, diantaranya yaitu:  Bernard berelson dan Gary A. Stainer dalam karyanya “Human Behavior” mendefinisikan komunkasi sebagai berikut, Komunikasi adalah penyampaian informasi, gagasan, emosi, ketrampilan, dan sebagainya, dengan menggunakan lambing-lambang- kata-kata, gamabar, bilangan, grafik, dan lain-lain. Kegiatan atau proses penyampaianlah yang biasanya dinamakan komunikasi. (Effendy, 1986)

Tahapan Komunikasi

Komunikasi merupakan saluran utama seorang public relations di berbagai perannya baik perusahaan, instansi, maupaun lembaga pemerintahan karena fungsinya sebagai pelaku komunikai dua arah (timbal balik) dalam arti the sorce (public relations) menyampaikan informasi mengenai produk maupun jasa (the message) kepada the receiver (khalayak) kemudian akan memberikan respon berupa produk atau jasa.

 

D. Kesimpulan Tesis

  1. Penulis mendapatkan banyak sekali pengetahuan mengenai proses bisnis perusahaan terutama pada divisi Hukum, Humas dan PKBL PT. PLN (Persero) APJ Surakarta.
  2. Kesempatan bagi penulis untuk mengaplikasikan teori yang telah diperoleh dalam bangku perkuliahan pada praktek kerja yang nyata dan sesungguhnya.
  3. Penulis mendapatkan banyak pengetahuan di luar ilmu Public Relations. Penulis mendapatkan kesempatan untuk mengetahui bagaimana cara menghitung rekening listrik dan berbagai pengetahuan tentang kelistrikan. Selain itu penulis mendapatkan pengetahuan mengenai pemasaran serta budaya perusahaan di PT. PLN (Persero) APJ Surakarta.

 

E. Saran

  1. Saran untuk PT. PLN (Persero) APJ Surakarta:
  2. Keberadaan majalah dinding perlu mendapatkan perhatian dan manajemen dari PLN APJ Surakarta agar internal relationsdan internal komunikasi tetap terjaga dengan efektif karena majalah dinding merupakan media komunikasi internal yang sangat efektif untuk proses kerja public relations.
  3. Sosialisasi penghematan listrik hendaknya dilakukan lebih intens lagi kepelosok masyarakat agar program ini mencapai hasil yang lebih nyata dan lebih signifikan.
  4. Saran untuk Program Komunikasi Terapan DIII Public Relations:
  5. Perlu adanya talk show dengan praktisi Humas atau kunjungan ke instansi yang memilki public relations sehingga mahasiswa bisa mengetahui dan dapat mempelajari lebih banyak bagaimana praktisi public relations menjalankan kinerjanya.
  6. Melibatakan mahasiswa dalam event atau kegiatan yang bersifat akademis untuk menunjang kemampuan akademik dan kemampuan tehnis dalam bidang kehumasan. Seperti misalnya pembuatan company profile DIII, pembuatan buletin dan majalah untuk komunitas DIII dan dikelola sendiri oleh mahasiswa DIII.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Fungsi Humas Sebagai Media Communications Relations Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen
  2. Kegiatan Humas PT. PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Surakarta dalam Mensosialisasikan Penghematan Listrik
  3. Iklan Politik Caleg dalam Persepsi Pemilih Pemula Study Deskriptif Kualitatif Tentang Iklan Politik Caleg
  4. Proses Produksi Berita di Radio PTPN Rasitania Surakarta
  5. Fungsi Publisitas dalam Penyelenggaraan Regular Event di Boshe VVIP Club