Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Komunikasi: Efektifitas Kinerja PR dlm Menjaga Interaksi Hub. Komunikasi Personal

Judul Tesis : Efektifitas Kinerja Public Relations dalam Hal Menjaga Interaksi Hubungan Komunikasi Antar Personal Perusahaan di Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) Pusat Jakarta

 

A. Latar Belakang

Praktek Kerja Lapangan ini penting dilakukan oleh calon Public Officer yang sebagaimana penulis akan menjadi Public Officer nantinya agar ia dapat lebih baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya dikemudian hari, maka diperlukan pelatihan atau Kuliah Kerja Media seperti ini. Penulis melakukan Kuliah Kerja Media di Lembaga Penyiaran Public (LPP) – TVRl ini dengan alasan bahwa penulis ini mempunyai hubungan komunikasi Humas yang erat dangan media massa maupun masyarakat.

Kehumasan adalah salah satu bidang ilmu komunikasi praktis, yaitu penerapan llmu Komunikasi pada suatu organisasi atau perusahaan dalam melaksanakan fungsi manajemen. Secara struktural, humas merupakan bagian integral dari suatu kelembagaan dan bukan merupakan suatu fungsi atau bagian yang berdiri sendiri. Humas adalah : penyelenggara komunikasi timbal balik antara suatu organisasi atau lembaga dengan publik yang mempengaruhi sukses tidaknya organisasi ( Lembaga ) tersebut baik secara eksternal maupun internal. Komunikasi ditujukan untuk menciptakan saling pengertian dan dukungan bagi tercapainya tujuan yang ditetapkan.

 

B. Tujuan Umum

  1. Menghasilkan mahasiswa Universitas Sebelas Maret khususnya Mahasiswa Ilmu Sosial dan Politik Jurusan Public Relation yang berkualitas, terdidik terlatih, dan terampil serta msrniliki wawasan dibidang kehumasan baik teori maupun praktek secara nyata dan mampu beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan kerja baik pada praktek kerja humasnya dan sesama karyawan maupun masyarakat.
  2. Guna memenuhi persyaratan kelulusan program Diploma III Komunikasi Terapan Studi Public Relations Fakultas llmu Sosial dan, Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

 

C. Landasan Teori

Definisi Public Relation

Public Relation (PR) menyangkut kepentingan setiap organisasi, baik itu organisasi yang bersifat komersil maupun yang non komersil, kehadirannya tidak bisa dicegal, terlepas dari kita menyukainya atau tidak. Humas yang merupakan terjemahan dari istilah Public Isolations merupakan bentuk komunikasi yang terselenggara antara organisasi yang bersangkutan dengan siapa saja yang berkepentingan dengan dengannya.

Fungsi Media Massa

Televisi adalah salah satu bentuk dari media massa, melalui program programnya televisi mampu mempengaruhi publiknya, karena televisi adalah sebuah media yang mampunyai mempengaruhi kehidupan manusia. Dengan kekuatan audio visual, televisi berkembang ke dalam seluruh aspek kehidupan, mulai dari sosial, politik, budaya, hiburan, dan lain – lain. Garin Nugroho (1995:21) mengatakan bahwa televisi dan biasanya telah ikut membentuk pemahaman publik atas semua topik kehidupan masyarakat.

 

Tugas Public Relation

Public Relations mempunyai arti yang sangat penting bagi manajemen, karena Public Relations merupakan suatu fungsi strategi dalam menejemen yang melakukan komunikasi untuk menimbulkan pemahaman dan penerimaan dari publik ( Stakeholders ). Dalam hal ini tugas dan fungsi Public Relations menurut Ali Novel ( 1986 ) adalah: Tugas Public Relations :

  • Menyampaikan infonnasi yang objektif tentang lembaga yang diwakilinya kepada publik.
  • Menilai sikap dan pendapat umum mengenai lembaga yang diwakilinya.
  • Mengembangkan kreasi perencanaan dan pelaksanaan.

 

D. Kesimpulan

  1. Hasil dari laporan praktek kerja di lapangan khususnya pada bagian Humas, dapat diketahui dengan jelas yaitu ternyata tingkat disiplin kerja karyawan masih kurang baik. Karyawan terlalu santai dalam menghadapi pekerjaannya sehingga sering kali pekerjaan kurang dapat terselesaikan dalam satu hari.
  2. Hasil dari pengamatan penulis yang mengikuti praktek kerja lapangan di bagian Humas, ternyata untuk sarana dan prasarana kehumasan masih kurang memadai seperti perangkat telepon untuk fax yang kurang, komputer yang terbatas jumlahnya, dan lain sebagainya. Sehingga karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan rnenjadi kurang efektif dan efisien.

 

E. Saran Tesis 

  1. Sebaiknya pimpinan lebih tegas lagi dalam menerapkan gaya komunikasinya kepada karyawan untuk memacu motivasi kerja karyawan yang lebih tinggi lagi. Karena selama penulis menjalankan praktek kerja lapangan di bagian Humas, masih terdapat karyawan kurang disiplin dalam masuk kerja sehingga pekerjaannya terkadang tidak dapat terselesaikan dalam satu hari ini. Bila pimpinan tegas dalam menerapkan gaya kepemimpinannya dalam memberikan peringatan kepada bawahannya, maka tidak tertutup kemungkinan karyawan menjadi disiplin dalam bekerja dan memiliki tanggungjawab yang tinggi terhadap wewenang pekerjaannya. Untuk dapat disiplin, pimpinan perlu juga menyediakan timer sebagai absensi karyawan masuk.
  2. Sebaiknya pimpinan juga memperhatikan kembali sarana dan prasarana kehumasan seperti komputer, alat fax, internet, dan lain sebagainya, hal ini penting sekali untuk memperlancar keefektifan dan keefisienan tugas dari pekerjaan humas itu sendiri.
  3. Sebaiknya bagian humas perlu mengadakan family gathering kepada seluruh karyawan untuk dapat meningkatkan jalinan komunikasi antar karyawan yang lebih baik lagi dan membangkitkan motivasi kerja karyawan juga.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Produksi Segmen Feature dalam Program Berita Jogja di LPP TVRI Yogyakarta
  2. Jurnalistik Di Majalah Olga
  3. Mekanisme Peran Videojurnalis dalam Peliputan Berita di Rajawali Citra Televisi Indonesia
  4. Efektifitas Kinerja Public Relations dalam Hal Menjaga Interaksi Hubungan Komunikasi
  5. Peran Reporter dalam Produksi Berita Seputar Jogja di Jogja Tv – Yogyakarta