Tesis Kompetensi: Konsentrasi – Kompetisi Antar Bank Syariah dan Bank Konvensional

Judul Tesis: Analisa Konsentrasi – Kompetisi Antar Bank Syariah dan Bank Konvensional (Periode 2008 – 2011)

A. Latar Belakang

Selama puluhan tahun kita telah berada di lingkungan ekonomi konvensional (Kapitalis) karena selama berabad-abad ekonomi konvensional mempengaruhi alam pemikiran maupun tindakan ekonomi masyarakat di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Ekonomi kapitalisme dibangun atas dasar filsafat sosial dan politik yang didasarkan kepada azas pengembangan hak milik pribadi dan pemeliharaannya serta perluasan faham kebebasan. Kapitalisme seringkali dituduh sebagai sistem yang tidak berkeadilan karena lebih mengutamakan individualisme dibandingkan kesejahteraan masyakat secara bersama, sehingga terjadilah ketimpangan sosial. Sehingga menimbulkan terjadinya pembagian kelas sosial di masyakat yaitu antara kelas atas dan kelas bawah. Sementara Ekonomi Islam/Ekonomi Syariah baru mengalami kebangkitannya pada tiga dasawarsa belakangan ini. Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi yang diilhami oleh nilai-nilai Islam. Ekonomi Islam berbeda dari kapitalisme, sosialisme, maupun negara kesejahteraan (Welfare State).

Dalam sistem ekonomi sosialis, sumber daya ekonomi atau faktor produksi diklaim sebagai milik negara. Sistem ini lebih menekankan pada kebersamaan masyarakat dalam menjalankan dan memaukan perekonomian. Imbalan yang diterima berdasarkan pada kebutuhannya, bukan berdasarkan atas apa yang dicurahkan. Prinsip “keadilan” yang dianut oleh sistem ekonomi sosialis ialah “setiap orang menerima imbalan yang sama”. Dalam sistem ekonomi sosialis, campur tangan pemerintah sangat tinggi. Pemerintah yang menentukan dan merencanakan tiga persoalan pokok ekonomi (what, how, for whom).

 

B. Perumusan Masalah Tesis

  1. Bagaimanakah perbedaan tingkat konsentrasi antara Bank Syariah dibandingkan dengan Bank Konvensional?
  2. Bagaimanakah perbedaan tingkat kompetisi antara Bank Syariah dibandingkan dengan Bank Konvensional?

 

C. Tinjauan Pustaka

Bank Syariah

Bank Islam atau selanjutnya disebut dengan Bank Syariah adalah Bank yang prinsip dasar operasional bank yang paling utama adalah tidak mengenal konsep bunga uang yang digunakan untuk untuk tujuan komersial. Dalam transaksi keuangan syariah menggunakan konsep kemitraan/kerjasama (mudharabah dan musyarakah) dengan prinsip bagi hasil. Bank Islam adalah bank yang beroperasi dengan prinsip syariah Islam dan bank yang tata cara beroperasinya mengacu kepada ketentuan-ketentuan Al-Qur’an dan Hadits.

 

 

Prinsip Operasional Bank Syariah

Dalam menjalankan operasional Bank Syariah harus memenuhi kaidah-kaidah tertentu sesuai dengan ketentuan di dalam Al-Qur’an dan Alhadits. Berikut ini adalah beberapa prinsip Islam yang terdapat dibank syariah, yaitu:

  1. Prinsip Mudharabah
  2. Prinsip Musyarakah
  3. Prinsip Wadi’ah
  4. Prinsip Jual beli (al buyu)
  5. Struktur Pasar Industri

 

Teori Structure-Conduct-Performance

Pendekatan Structure-Conduct-Performance (SCP) adalah sebuah pendekatan dalam ilmu ekonomi industri yang digunakan untuk menghubungkan elemen-elemen struktur pasar dengan perilaku dan kinerja suatu industri. Structure mengacu pada struktur pasar yang biasanya diukur melalui rasio konsentrasi pasar. Rasio konsentrasi pasar ialah rasio yang mengukur distribusi pangsa pasar sebuah perusahaan dalam industri.

 

D. Metodelogi Penelitian

Pada tulisan ini pendekatan penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif yang penekanannya pada analisis data-data numerik.

Penelitian ini disusun dengan range data (series) yang pendek yaitu hanya selama 4 tahun saja sehingga membutuhkan suatu metode pengolahan data khusus sesuai karakteristik data yang memiliki rentang waktu pendek tersebut.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data Panel yang bersumber dari data laporan keuangan publikasi individual bank (data uanaudited) yang berada pada situs Bank Indonesia serta situs masing-masing perusahaan bank.

Penelitian ini menggunakan data sekunder.

Sampel yang diambil dalam penelitian ini untuk Bank syariah sejumlah 11 bank dan Bank Konvensional berjumlah 110 bank.

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode dokumentasi Metode ini mencakup penghimpunan informasi dan data, melalui metode studi pustaka dan eksplorasi literatur-literatur.

 

E. Kesimpulan

  1. Berdasarkan hasil penelitian diatas diketahui terdapat perbedaan konsentrasi antar Bank Syariah dengan Bank Konvesional. Dimana berdasarkan pendekatan rasio konsentrasi (CR4) untuk aspek aset, dana pihak ketiga serta pangsa kredit industri perbankan syariah Indonesia selama periode pengamatan memiliki nilai rata-rata lebih dari 90 persen. Hal ini menunjukkan dengan mendasarkan pada kriteria J.S. Bain, struktur pasar industri Perbankan Syariah pada periode waktu 2008-2011 berbentuk oligopoli konsentrasi tinggi. Sedangkan dengan menggunakan pendekatan Herfindahl Hirchman Indeks (HHI) untuk aspek aset, dana pihak ketiga serta pangsa kredit nilai perbankan syariah rata-rata 3132, 3898, 2991 point, hal ini menunjukan kondisi perbankan syariah dalam kondisi high concentrated.
  2. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat diketahui tidak terdapat perbedaan kompetisi antar Bank Syariah dengan Bank Konvesional, dimana kondisi persaingan perbankan syariah dan konvensional masuk kedalam kategori monopolistic competition. Hal ini tercermin dari nilai H-stat untuk perbankan syariah yang nilainya adalah 0.737046, dimana nilai H-stat ini memiliki kecenderungan mendekati kondisi pasar persaingan sempurna.

Contoh Tesis Kompetensi

  1. Analisis Penerapan Strategi 4 In 1 dalam Rangka Menghadapi Kompetisi Bisnis Telekomunikasi
  2. Analisa Penentuan Metoda dan Perhitungan Tarif Interkoneksi Yang Mendukung Suasana Kompetisi pada Penyelenggara JTSU Dan STBS di Indonesia
  3. Analisa Konsentrasi-Kompetisi Antara Bank Syariah dengan Bank Konvensional – Periode 2008-2011
  4. Analisa dan Strategi Penentuan Tarif Jasa Interkoneksi di Indonesia Menuju Era Kompetisi Bebas

Incoming search terms: