Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Knowladge Produk : Evaluasi Special Event dlm Membentuk Product Knowledge Investor

Judul Tesis : Evaluasi Special Event dalam Membentuk Product Knowledge Investor (Studi Kasus pada Roadshow Kartu Akses PT Kustodian Sentral Efek Indonesia di Pontianak dan Balikpapan)

 

A. Latar Belakang

Industri pasar modal yang sangat membantu perekonomian Indonesia ini rupanya bukan industri yang 100% aman. Banyak kasus yang bisa terjadi, salah satu kasus besar yang terjadi adalah kasus Sarijaya Sekuritas. Kasus Sarijaya Sekuritas (secara lebih lengkap disebut dengan PT. Sarijaya Permana Sekuritas) awalnya terjadi dari tindakan presiden komisaris dan pemilik tunggalnya yang secara ilegal menggunakan dana yang dimiliki oleh 8.700 nasabahnya sebesar 245 milyar Rupiah untuk membeli saham dan member pinjaman dana melalui 17 rekening baru yang fiktif. Pada intinya, dana nasabah yang seharusnya dibelikan saham sesuai instruksi para nasabah dan dicatat oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) justru digunakan oleh pemilik Sarijaya Sekuritas untuk melakukan transaksi pribadinya. Berikut juga muncul dugaan jika pemilik meminjamkan dana tersebut dengan jaminan saham. Hal tersebut kemudian berakibat panjang ketika pasar saham sedang terpuruk peminjam dana justru menunggak dan pemilik Sarijaya Sekuritas mengalami kerugian besar karena nilai saham yang dijamin merosot tajam. Kasus penggelapan dana nasabah Sarijaya Sekuritas oleh komisaris utama sekaligus pemilik tunggalnya telah menghancurkan kepercayaan para investor lokal pasar modal terhadap perusahaan sekuritas. Jika kepercayaan para investor pasar modal sudah hancur, maka akan sangat sulit dan butuh waktu yang lama untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat untuk kembali berinvestasi di pasar modal.6 Karena kasus ini, para perusahaan sekuritas lain bekerja keras untuk meyakinkan para nasabahnya agar tetap berinvestasi dan tidak menarik dananya.

Dari data-data tersebut diatas, maka jelas sekali bahwa Indonesia sangat membutuhkan investor-investor, baik investor dalam negeri maupun pemodal asing dan setiap investor tentunya membutuhkan perlakuan yang baik dan informasi yang lengkap serta transparan. Untuk menarik investor baru dan menjaga hubungan baik jangka panjang dengan investor yang lama tersebut, maka setiap perusahaan membutuhkan cara-cara khusus untuk memberikan informasi yang terdepan ditambah dengan layanan penunjang lainnya dan cara yang dirasa paling tepat adalah dengan menggunakan kegiatan Public Relations. Menurut Frank Jefkins, PR adalah semua bentuk komunikasi yang terencana, baik itu ke dalam maupun ke luar, antara suatu organisasi dengan semua khalayaknya dalam rangka mencapai tujuan-tujuan spesifik yang berlandaskan saling pengertian.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana pelaksanaan special event yang dilaksanakan PT KSEI dalam membangun product knowledge investor terhadap kartu AKSes?
  2. Seberapa jauh special event mampu membentuk product knowledge investor?
  3. Melihat perbandingan special event dan product knowledge investor pada dua kota yang berbeda, yaitu Pontianak dan Balikpapan?

 

C. Kerangka Pemikiran

Public Relations

Public Relations adalah suatu rangkaian kegiatan yang diorganisasikan sebagai suatu rangkaian kampanye atau program terpadu, dan semuanya ini berlangsung secara berkesinambungan dan teratur. Tujuan utamanya adalah menciptakan dan memelihara saling pengertian, maksudnya adalah untuk memastikan bahwa organisasi tersebut senantiasa dimengerti oleh pihak-pihak lain yang turut berkepentingan. Dengan adanya kata „saling‟, maka itu berarti organisasi juga harus memahami setiap kelompok atau individu yang terlibat dengannya (istilah yang umum dipakai adalah khalayak atau publik.

Keterkaitan Antar Konsep

Public Relations (PR) memiliki fungsi yang selaras dengan kebutuhan setiap perusahaan yang sudah pasti membutuhkan “tools” untuk memperkenalkan produk atau layanan jasa demi terbentuknya citra baik di mata khalayak sasarannya. Dalam memenuhi kebutuhan perusahaan tersebut, PR harus memiliki strategi yang spesifik dalam melaksanakan taktiknya untuk mencapai tujuannya, cara-cara yang dipilih disesuaikan dengan khalayak sasaran yang dituju, sebab khalayak yang beragam membutuhkan strategi yang sesuai dengan kebutuhan khalayak.

Product Knowledge

Dari banyak definisi tentang produk yang dikemukakan oleh para pakar. Menurut Philip Kotler32: “Produk adalah setiap apa saja yang dapat ditawarkan di pasar untuk mendapat perhatian, pemakaian atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan. Ia meliputi benda fisik, jasa orang, tempat, organisasi dan gagasan.”

 

D. Metodelogi Penelitian

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif.

Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu untuk menggambarkan suatu masalah lebih dalam lagi. Strategi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan studi kasus pada special event kartu AKSes yang dilaksanakan oleh PT KSEI.

Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah pengumpulan data melalui wawancara, catatan lapangan, dan temuan pada observasi lapanganyang bersifat mendukung penelitian yang dilakukan.

 

E. Kesimpulan

  1. PR memiliki peran penting pada perusahaan yang bergerak di bidang pasar modal karena masih banyak masyarakat awam yang belum paham mengenai investasi di pasar modal. Dengan adanya PR yang berfungsi dengan baik, maka program edukasi dan sosialisasi seputar Pasar Modal Indonesia dapat berjalan dengan baik pula.
  2. Advertorial dan pemasangan iklan kartu AKSes hanya cukup untuk membuat para investor aware terhadap fasilitas baru tersebut, program edukasi dan sosialisasi yang lebih bersifat interaktif dibutuhkan untuk menanamkan fungsi dan manfaat serta cara mendapatkan kartu AKSes (product knowledge) kepada para investor.
  3. Untuk dapat menjangkau semua investor yang terletak di seluruh Indonesia maka PT KSEI memilih untuk mengadakan rangkaian special event dalam bentuk roadshow.

 

Contoh Tesis Knowladge Produk

  1. Evaluasi Special Event dalam Membentuk Product Knowledge Investor (Studi Kasus pada Roadshow Kartu Akses PT Kustodian Sentral Efek Indonesia di Pontianak Dan Balikpapan)
  2. Pengaruh Country Of Origin Image, Product Knowledge And Product Involvement Terhadap Intensi Pencarian Informasi dan Intensi Pembelian (Studi pada Smartphone Merek Samsung di Universitas Indonesia)