Tesis Kepemimpinan : Pengaruh Gaya Kepemimpinan Perempuan dan Tingkat Kepuasan Komunikasi

Judul Tesis : Pengaruh Gaya Kepemimpinan Perempuan dan Tingkat Kepuasan Komunikasi terhadap Tingkat Kinerja Karyawan (Studi pada Staf Administrasi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia)

 

A. Latar Belakang Tesis

Pada abad ke-21 ini, posisi dan status perempuan Indonesia sudah jauh lebih baik dibandingkan 100 tahun yang lalu. Perempuan-perempuan Indonesia yang hidup saat ini bisa menikmati pendidikan yang setara dengan laki-laki, mengerjakan pekerjaan yang dulu hanya menjadi “lahan” bagi laki-laki, dan memiliki hak yang sama dengan laki-laki dalam bidang apa pun. Status yang melekat pada diri perempuan di dunia, dan Indonesia khususnya, tidak lagi terbatas sebagai seorang ibu atau penjaga rumah yang dulu tidak berarti mempunyai pengambilan keputusan atas properti, yakni harta kekayaan, termasuk anak (Stuers, 2008).

Dalam kehidupan modern sekarang ini, perempuan tidak lagi dianggap sebagai penjaga rumah, namun juga sebagai salah satu penopang perekonomian keluarga. Mereka bisa menjajaki semua bidang pekerjaan yang ada. Pemilihan profesi tidak terbatas pada profesi guru, dosen, bidan, perawat, dokter, memimpin berbagai panti asuhan, dan lainnya yang tidak jauh dari tugas ibu di dalam rumah, melainkan juga telah menerobos bidang-bidang lain yang semula dimonopoli kaum laki-laki. Profesi tersebut di antaranya angkatan bersenjata, dunia bisnis modern dan jasa komputer, jasa notaris, binis media, katering, bisnis public relations, marketing research, serta bisnis kesenian dan teater. Menduduki posisi pemimpin tertinggi dalam universitas atau dekan fakultas dianggap sebagai suatu hal yang wajar (Munthe, 2003).

 

B. Perumusan masalah

  1. Bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan perempuan demokratis, suportif, transformasional, dan partisipatif terhadap tingkat kepuasan komunikasi karyawan di FIK UI?
  2. Bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan perempuan demokratis, suportif, transformasional, dan partisipatif terhadap tingkat kinerja karyawan di FIK UI?
  3. Bagaimana pengaruh tingkat kepuasan komunikasi terhadap tingkat kinerja karyawan di FIK UI?

 

C. Kerangka Teori

Definisi Kepemimpinan

Dalam praktik sehari-hari, pemimpin dan kepemimpinan sering diartikan sama, padahal kedua pengertian tersebut berbeda. Pemimpin adalah orang yang tugasnya memimpin, sedangkan kepemimpinan adalah bakat dan atau sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin. Kepemimpinan adalah kekuasaan untuk mempengaruhi seseorang untuk mengerjakan atau tidak mengerjakan sesuatu. Seorang pemimpin bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan, pembuatan program kerja, pembuatan kontrak, maupun pembuatan aturanaturan baru (Umam, 2010).

Definisi Gaya Kepemimpinan

Gaya kepemimpinan pada dasarnya mengandung pengertian sebagai suatu perwujudan tingkah laku dari seorang pemimpin yang menyangkut kemampuannya dalam memimpin. Perwujuan tersebut biasanya membentuk suatu pola atau bentuk tertentu. Hal tersebut sejalan dengan pendapat Davis dan Newstrom (1995) (dalam Baihaqi, 2010) yang menyatakan bahwa pola tindakan pimpinan secara keseluruhan seperti yang dipersepsikan atau diacu oleh bawahan.

Gaya Kepemimpinan Perempuan

Sejumlah studi memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan-perbedaan inheren antara laki-laki dan perempuan dalam hal gaya kepemimpinannya. Perempuan cenderung mengadopsi gaya kepemimpinan yang lebih demokrtatik. Mereka mendorong partisipasi, berbagi kekuasaan dan informasi, dan mencoba untuk meningkatkan ‘kemanfaatan’ bagi pengikutnya. Mereka cenderung memimpin melalui pelibatan atau pemberdayaan dan mendasarkan pada karisma, keahlian, kontak, dan keahlian interpersonal dalam mempengaruhi orang lain. Sebaliknya laki-laki, cenderung lebih menggunakan gaya yang mendasarkan pada kontrol dan perintah. Mereka lebih mendasarkan pada jabatan otoritas formal sebagai dasar baginya untuk melakukan pengaruhnya.

Kepuasan Komunikasi

Menurut Redding (1972), kepuasan komunikasi digunakan untuk menyatakan keseluruhan tingkat kepuasan yang dirasakan karyawan dalam lingkungan komunikasinya. Atau dengan kata lain menunjukkan pemenuhan kebutuhan dalam berkomunikasi sesuai dengan ekspektasi karyawan. Kepuasan menggambarkan reaksi afektif seseorang atau hasil baik yang diinginkan yang berasal dari komunikasi yang terjadi dalam komunikasi. Kepuasan komunikasi dipelajari di lingkungan organisasi karena pemimpin menginginkan karyawannya menjadi komunikator yang efektif dan efisien sehingga mereka bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Selain itu, kepuasan komunikasi dipelajari karena karyawan seharusnya merasa puas ketika mereka bekerja. Karena itu, komunikasi yang lebih baik akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih optimal.

Kinerja Karyawan

Kinerja karyawan mengacu pada prestasi kerja karyawan yang diukur berdasarkan standar atau kriteria yang telah ditetapkan perusahaan. Pengelolaan untuk mencapai kinerja karyawan sangat tinggi terutama untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan meliputi: strategi organisasi (nilai tujuan jangka pendek dan jangka panjang, budaya organisasi dan kondisi ekonomi), dan atribut individual antara lain kemampuan dan keterampilan.

 

D. Metodologi Penelitian Tesis

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu pendekatan yang mengutamakan metode pengukuran dan sampling, karena menggunakan pendekatan deduktif yang menekankan prioritas mendetil pada koleksi data dan analisis.

Bentuk eksplanatif dimaksudkan untuk menjelaskan hubungan satu variabel dengan variabel lainnya.

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei yang merupakan salah satu metode penelitian yang biasa digunakan untuk pengumpulan data-data kuantitatif.

Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner.

Pengertian populasi menurut Ruslan (2004) adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari; objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari, dan kemudian ditarik suatu kesimpulan.

Teknik pengambilan sampel dapat dilakukan dengan dua macam cara yaitu probabilita dan non-probabilita.

Data yang didapatkan dari survei lapangan selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan metode statistik dengan bantuan perangkat lunak SPSS

 

E. Kesimpulan

1. Gaya kepemimpinan perempuan demokratis, suportif, transformasional, dan partisipatif berpengaruh secara langsung terhadap tingkat kepuasan komunikasi. Namun, hanya gaya kepemimpinan perempuan demokratis dan transformasional saja yang berpengaruh langsung terhadap tingkat kinerja karyawan, sementara gaya kepemimpinan perempuan suportif dan partisipatif tidak memiliki pengaruh secara langsung terhadap tingkat kinerja karyawan.

2. Tingkat kepuasan komunikasi berpengaruh secara langsung terhadap tingkat kepuasan kinerja karyawan.

3. Dalam penelitian ini, ternyata variabel gaya kepemimpinan perempuan tidak bisa digabungkan dengan variabel tingkat kepuasan komunikasi untuk menilai tingkat kinerja karyawan. Masing-masing dari variabel tersebut harus digunakan sendiri-sendiri.

 

Contoh Tesis Kepemimpinan

  1. Faktor-Faktor yang Mendasari Penilaian Wartawan Kepresidenan Mengenai Kompetensi Kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
  2. Hubungan Kompetensi Kepemimpinan, Kompensasi terhadap Motivasi Dan Kinerja Pegawai PT Merpati Nusantara Airlines
  3. Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Membentuk Motivasi Kerja Guru (Studi Kasus di Sekolah Masjid Terminal Depok Propinsi Jawa Barat)
  4. Pengaruh Budaya Organisasi dan Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru SMA di Kabupaten Indramayu
  5. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Perempuan dan Tingkat Kepuasan Komunikasi terhadap Tingkat Kinerja Karyawan (Studi pada Staf Administrasi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia)
  6. Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Employee Engagement (Studi Kasus di Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
  7. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Komitmen Organisasi yang dimediasi oleh Kepuasan Kerja (Studi Kasus di Badan Koordinasi Penanaman Modal RI)
  8. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru SD Negeri di Lingkungan UPTD Pendidikan Kecamatan Sukaguwimang Kabupaten Indramayu
  9. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Anggota Kepolisian di Polres Bogor Kota
  10. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Komitmen Karyawan dalam Menjalankan Reformasi Birokrasi ( Studi Kasus Pada Organisasi Sektor Publik XYZ )
  11. Pengaruh Supervisi Pengawas dan Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kompetensi Profesional Akademik Guru SMA Swasta Kecamatan Sukmajaya Kota Depok
  12. Persepsi Karyawan terhadap Budaya Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional pada PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang
  13. Struktur Kepemilikan, Kepemimpinan Perwakilan Keluarga pada Perusahaan, Praktek Corporate Governance, dan Peringkat Surat Utang

 

Incoming search terms: