Tesis Kepemimpinan : Pengaruh Budaya Organisasi dan Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah

Judul Tesis :  Pengaruh Budaya Organisasi dan Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru SMA di Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat

 

A. Latar Belakang Masalah Tesis

Perkembangan dunia pendidikan di Indonesia, dewasa ini semakin pesat dan menuntut semua pihak agar bisa dan siap bersaing di era globalisasi. Kenyataan yang terjadi di lapangan masih banyak ditemukan permasalahan yang belum sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Menurut Bahri (2010:1) mutu pendidikan di Indonesia hingga kini belum menunjukkan indikasi meningkat. Hal ini antara lain terlihat dari Indeks Pertumbuhan Manusia (Human Development Index – HDI) Indonesia yang masih berada di atas angka 100 dari 174 negara di dunia, Pada tahun 2008 misalnya, Indonesia berada pada peringkat 106. Peringkat ini terpaut jauh dari HDI sesama negara di kawasan ASEAN, seperti Malaysia yang berada pada peringkat 61, Thailand peringkat 74, dan Philipina peringkat 84 (UNDP HDI Rank, 2008 ).

Menurut Widyawati (Tesis 2010:1) menyatakan bahwa meskipun telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah, namun dalam kenyataannya mutu pendidikan masih tetap rendah. Rendahnya mutu pendidikan antara lain tercermin dalam Human Development Index (HDI) yang diterbitkan oleh United Nation Development Programme (UNDP) pada Desember 2008 berikut ini, dari 182 negara, Indonesia berada di peringkat 111 dengan HDI index 0,734 dalam katagori Medium Human Development. Di kawasan negara-negara Asia Tenggara, Indonesia dengan index HDI 0,734 menempati peringkat (6) di bawah Singapura 0,944 (1), Brunai 0,920 (2), Malaysia 0.892 (3), Thailand 0,783 (4), serta Philipina 0,751 (5).

 

B. Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian di atas, penulis bisa melihat pentingnya budaya organisasi dan kepemimpinan dalam dunia pendidikan, oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti pengaruh budaya organisasi dan perilaku kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru. Adapun Rumusan Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah : “Bagaimana pengaruh budaya organisasi dan perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru SMA di Kabupaten Indramayu?”

 

C. Tinjauan Pustaka

Konsep Kinerja Guru

Menurut Kirom (2010:51) Kinerja disebutkan sebagai suatu standar pekerjaan yang membandingkan tindakan-tindakan khusus dengan sekumpulan kepercayaan, kebijaksanaan, aturan, kebiasaan serta hal-hal lainnya yang tidak berwujud yang pada muaranya dapat disebut output atau hasil kerja seseorang atau suatu institusi. Kinerja merupakan suatu prestasi dalam rangka mengupayakan pencapaian sasaran dan target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Konsep Budaya Organisasi

Robbins, (2003 : 305) mengatakan bahwa budaya organisasi adalah mengacu ke suatu sistem makna bersama yang dianut oleh anggota-anggota yang membedakan organisasi itu dari organisasi-organisasi lain, sistem makna bersama ini, bila diamati dengan lebih seksama, merupakan seperangkat karakteristik utama yang dihargai oleh organisasi itu. Riset paling baru mengemukakan tujuh karakteristik primer berikut yang bersama-sama, menangkap hakikat dari budaya suatu organisasi.

Perilaku Kepimimpinan

Hemphill dan Coon, (1957 : 7) yang dikutip oleh Gary Yukl (2006 : 5), mengatakan bahwa perilaku kepemimpinan adalah perilaku individu yang mengarahkan aktivitas kelompok untuk mencapai sasaran bersama. Menurut Bahri, (2010 : 35) mengenai perilaku kepemimpinan, para pakar memberikan pandangan secara beragam. Khususnya mengenai perilaku, Myers menjelaskan bahwa perilaku adalah sikap yang diekspresikan (Expressed attitudes). Perilaku dengan sikap saling berinteraksi, saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya.

 

D. Metode Penelitian

Variabel-variabel yang digunakan adalah budaya organisasi dan perilaku kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif.

Teknis analisis data menggunakan regresi sederhana dan regresi ganda, serta untuk menyatakan besar kecilnya kontribusi variabel X1, varibel X2 terhadap variabel Y ditentukan menggunakan rumus koefisien determinan.

Analisis dengan regresi ganda digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel budaya organisasi dan perilaku kepemimpinan kepala sekolah yang dihipotesiskan berpengaruh terhadap kinerja guru.

Hasil penelitian menurut 168 orang guru yang menjadi sampel, menunjukkan bahwa budaya organisasi dan perilaku kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap kinerja guru, dengan nilai .

 

E. Kesimpulan

1. Budaya organisasi berpengaruh terhadap variabel kinerja guru. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara budaya organisasi dengan kinerja guru SMA di Kabupaten Indramayu, sehingga jika budaya organisasi pada suatu sekolah baik, maka kinerja gurunya juga akan baik. Sebaliknya jika budaya organisasi di sebuah sekolah kurang baik maka kinerja gurunya juga akan kurang baik. Dimensi yang signifikan dari variabel budaya organisasi adalah inovasi dan pengambilan resiko, memperlihatkan persisi (kecermatan), analisis dan perhatian terhadap rincian, orientasi hasil, keagresifan dan keagresifan kompetitif, dan kemantapan. Sedangkan dimensi yang tidak signifikan adalah orientasi orang dan orientasi tim.

2. Perilaku kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara Perilaku kepemimpinan kepala sekolah dengann kinerja guru SMA di Kabupaten Indramayu, sehingga jika Perilaku kepemimpinan kepala sekolah pada suatu sekolah baik, maka kinerja gurunya juga akan baik. Sebaliknya jika perilaku kepemimpinan kepala sekolah di sebuah sekolah kurang baik maka kinerja gurunya juga akan kurang baik. Dimensi dari variabel perilaku kepemimpinan kepala sekolah signifikan terhadap kinerja guru yaitu perilaku yang berorientasi tugas, perilaku yang berorientasi hubungan, sedangkan dimensi yang tidak siginifikan adalah perilaku yang berorientasi perubahan.

3. Budaya organisasi dan perilaku kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif secara bersama-sama antara budaya organisasi dengan perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru SMA di Kabupaten Indramayu, sehingga jika budaya organisasi dan Perilaku kepemimpinan kepala sekolah pada suatu sekolah baik, maka kinerja gurunya juga akan baik. Sebaliknya jika budaya organisasi dan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di sebuah sekolah kurang baik maka kinerja gurunya juga akan kurang baik.

 

Contoh Tesis Kepemimpinan

  1. Faktor-Faktor yang Mendasari Penilaian Wartawan Kepresidenan Mengenai Kompetensi Kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
  2. Hubungan Kompetensi Kepemimpinan, Kompensasi terhadap Motivasi Dan Kinerja Pegawai PT Merpati Nusantara Airlines
  3. Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Membentuk Motivasi Kerja Guru (Studi Kasus di Sekolah Masjid Terminal Depok Propinsi Jawa Barat)
  4. Pengaruh Budaya Organisasi dan Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru SMA di Kabupaten Indramayu
  5. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Perempuan dan Tingkat Kepuasan Komunikasi terhadap Tingkat Kinerja Karyawan (Studi pada Staf Administrasi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia)
  6. Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Employee Engagement (Studi Kasus di Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
  7. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Komitmen Organisasi yang dimediasi oleh Kepuasan Kerja (Studi Kasus di Badan Koordinasi Penanaman Modal RI)
  8. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru SD Negeri di Lingkungan UPTD Pendidikan Kecamatan Sukaguwimang Kabupaten Indramayu
  9. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Anggota Kepolisian di Polres Bogor Kota
  10. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Komitmen Karyawan dalam Menjalankan Reformasi Birokrasi ( Studi Kasus Pada Organisasi Sektor Publik XYZ )
  11. Pengaruh Supervisi Pengawas dan Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kompetensi Profesional Akademik Guru SMA Swasta Kecamatan Sukmajaya Kota Depok
  12. Persepsi Karyawan terhadap Budaya Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional pada PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang
  13. Struktur Kepemilikan, Kepemimpinan Perwakilan Keluarga pada Perusahaan, Praktek Corporate Governance, dan Peringkat Surat Utang