Tesis ISO : Penerapan ISO 9001:2000 dan ISO 14001:1996 dlm Pencapaian TQM

Judul Tesis : Analisa Penerapan ISO 9001:2000 dan ISO 14001:1996 dalam Pencapaian Manajemen Kualitas Terpadu (TQM)

 

A. Latar Belakang

Di Indonesia, fenomena di mana “customer satisfaction” sangat sulit dicapai dan pelaksanaan filosofi TQM sebagai slogan tanpa ada penerapannya dan menyatakan bahwa perusahaan atau organisasinya telah melaksanakan TQM dengan memiliki gugus kendali mutu (quality circle) dan memiliki sertifikat ISO. Padahal gugus mutu inilah yang seharusnya merupakan hasil pelaksanaan filosofi TQM sekaligus sebagai suatu cara melaksanakan contimous improvement. Suatu kelompok kerja kecil yang dibentuk untuk menyelesaikan masalah deseputar pekerjaannya dimana hasilnya nanti akan dikirim ke pimpinan juga hanya dipaksakan untuk ada, sehingga organisasi atau erusahaan tersebut dianggap telah melaksanakan filosofi TQM. Padahal pemaksaan semua karyawan untuk harus masuk dalam gugus kendali mutu tidak akanmendapatkan hasil maksimal.

Sementara itu di beberapa sekor industri baik manufaktur maupun jasa, filosofi quality management maupun total quality management yang seharusnya dapat diterapkan menjadi sulit pelaksanaannya dalam praktek. Hal ini disebabkan orang biasanya sulit atau tidak mau berubah sesuai tuntutan yang ada pada filosofi tersebut. Sektor yang seharusnya menjadi agent of change ternyata didalamnya terdiri dari orang-orang yang resistance to change. Konsep TQM yang merupakan filosofi harusnya dapat diterapkan pada seluruh sektor industri tersebut, ternyata perwujudannya seolah hanya diangan-angan (utopia).

 

B. Perumusan Masalah

Bagaimana melakukan analisa terhadap hasil audit Standar ISO 9001:2000 dan ISO 14001:1996 sehingga diketahui pencpaian Manajemen Kualitas Terpadu (TQM) di PT. FMC Santana PEI

 

C. Landasan Teori Tesis

Konsep Manajemen Kualitas Terpadu (TQM)

Manajemen Kualitas Terpadu adalah suatu kumpulan praktek-praktek manajemen yang dapat mendukung suatu organisasi untuk menghasilkan produk atau jasa yang bermutu secara efektif dan efesien. Kata Kulitas atau mutu (quality) dapat diartikan sebagai keperluan pelanggan yang diungkapkan maupun yang tersiratdapat dipenuhi ataupun dilampaui.

ASTM (American Socety for Testing and Materials)

ASTM Internasional adalah salah satu organisasi pengembangan standar yang bersifat sukarela terbesar di dunia dan memperoleh kepercayaan untuk standar yang bersifat taknis seperti material, produk, sistem dan jasa. Dimana standar tersebut dikenal memiliki mutu teknis yang tinggi dan sangat berhubungan dengan pasar. ASTM Standar Internasional mempunyai peran penting dalam infrastruktur informasi yang menggabungkan disain, pabrikasi dan perdagangan dalam ekonomi global.

Sistem Manajemen Kualitas Standar ISO 9001:2000

ISO 9001:2000 adalah suatu standar internasional untuk sistem manajemen kualitas iso 9001:2000 menetapkan persyaratan-persyaratan dan rekomendasi untuk disain dan penilaian dari suatu sistem manajemen kualitas, yang bertujuan untuk menjamin bahwa suatu organisasi atau perusahaan akan memberikan produk (barang dan jasa) yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan, dan dapat merupakan kebutuhan spesifik dari pelanggan, dimana organisasi yang dikontrak itu bertangung jawab untuk menjamin kualitas dari produk-produk tertentu atau merupakan kebutuhan dari pasar tertentusebagaimana ditentukan oleh organisasi.

 

D. Metodelogi Penelitian

Mengidentifikasi dan metode pengambilan data dengan memilih fokus penelitian mengenai penerapan standar ISO 9001:2000 dan ISO 14001:1996 dalam pencapaian Manajemen Kualitas Terpadu (TQM) berikut kendala dan pengaruhnya pada perusahaan.

Melakukan observasi langsung ke lapangan, mengambil data audit dan mengadakan konsultasi dengan pihak perusahaan.

Melakukan analisa dan evaluasi terhadap data dan kendala perusahaan.

Memberi usulan perbaikan dan pengembangan kemudian membuat kesimpulan.

 

E. Kesimpulan

1. PT FMC Santana PEI merupakan perusahaan manufaktur dan jasa dimana dapat bertahan didalam persaingan produk dan pelayanan guna memenuhi kebutuhan industri pengeboran minyak didalam negeri. Dalam hal ini PT FMC Santana PEI telah memperoleh sertifikat untuk ISO 9001:2000 ditahun 1996 dan sertifikat untuk ISO 14001:1996 ditahun 2004, dengan menggunakan beberapa alat bantu seperti cause and effect diagram, var chart dan penilaian berupa daftar periksa (check list) dapat memberikan gambaran yang komprehensif dari kondisi Sistem Manajemen Kualitas dan Sistem Manajemen Lingkungan yang diterpkan di dalam perusahaan.

2. Dalam penerapan Sistem Manajemen Kualitas dan Sistem Manajemen Lingkungan terdapat beberapa kendala maupun hambatan dalam pencapaian Manajemen Kualitas Terpadu (TQM) yang disyaratkan dalam ISO 9001:2000 dan ISO 14001:1996. Dimana hambatan untuk kedua sistem manajemen Kualitas tersebut secara umum terletak pada kepemimpinan untuk ISO 9001:2000 serta komitmen dan kebijakan perusahaan untuk ISO 14001:1996. Kedua hambatan ini merupakan hal paling mendasar dalam penerapan sistem manajemen didalam suatu perusahaan. Dalam memperbaiki kendala ini diperlukan perbaikan dalam hal budaya didalam perusahaan baik budaya kualitas maupun budaya lingkungan yang dapat dilakuka dengan cara pelatihan dan pendidikan diikuti dengan memperbaiki komunikasi diantara manajemen puncak dengan karyawan.

 

Contoh Tesis ISO ( Organisasi Standardisasi Internasional)

  1. Analisa Penerapan ISO 9001-2000 dan ISO 14001-1996 dalam Pencapaian Manajemen Kualitas Terpadu (TQM)
  2. Analisis DNA Plasmid yang Menyandi Gen Resisten terhadap Chlorampgenikol pada Beberapa Isolat Salmonella
  3. Analisis Motivasi Perusahaan Mengadopsi Standar Manajemen Mutu Internasional (Studi Penerapan Standar Iso-9000 Dalam Perspektif Difusi Adopsi Inovasi)
  4. Analisis Penerapan Iso 9001-2000 Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus Pada Taylor Wharton (M) Sdn. Bhd.)
  5. Analisis Penerapan Sistem Manajemen Mutu Iso 9001-2000 Di Pt. Asuransi Jasindo Kantor Pusat