Tesis Etika Kerja: Pengaruh Budaya Perusahaan dan Etika Kerja Islami dgn Komitmen

Judul Tesis : Analisis Pengaruh Budaya Perusahaan dan Etika Kerja Islami Melalui Komitmen Organisasi Terhadap Intensi Meninggalkan Organisasi (Studi Kasus: Bimbingan dan Konsultasi Belajar Nurul Fikri)

 

A. Latar Belakang

Perkembangan sektor operasional, dimana hingga kini BKB Nurul Fikri tersebar di hampir seluruh kota besar di Indonesia dengan jumlah cabang mencapai lebih dari seratus lokasi mengindikasikan kebutuhan jumlah karyawan yang terus bertambah, dan tentunya diikuti oleh eskalasi proses pengelolaan sumber daya manusia selanjutnya, seperti pelatihan dan pengembangan, kesejahteraan, administrasi, penilaian kinerja, serta evaluasi. Sebagai entitas bisnis, turnover karyawan merupakan dinamika yang hampir tidak mungkin dihindari.

Apabila merujuk kepada data jumlah karyawan yang peneliti peroleh dari BKB Nurul Fikri selama dua tahun terakhir, peneliti mengamati adanya jumlah karyawan turnover sekitar 30 hingga 40-an orang dalam satu tahun. Namun demikian, peneliti berpendapat bahwa ada urgensi untuk mengidentifikasi lebih lanjut fenomena ini terkait dengan topik-topik penelitian yang disampaikan di atas guna memperoleh gambaran yang lengkap, selanjutnya mengajukan usulan solusi yang tepat agar pengelolaan sumber daya manusia di BKB Nurul Fikri lebih baik lagi secara berkesinambungan di masa mendatang. Maka, peneliti ingin mengadakan penelitian pada BKB Nurul Fikri dengan judul “Analisis Pengaruh Budaya Perusahaan dan Etika Kerja Islami Melalui Komitmen Organisasi Terhadap Intensi Meninggalkan Organisasi (Studi Kasus: Bimbingan dan Konsultasi Belajar Nurul Fikri)”.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah budaya perusahaan berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap komitmen organisasi?
  2. Apakah etika kerja Islami berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap komitmen organisasi?
  3. Apakah komitmen organisasi berpengaruh secara signifikan dan negatif terhadap intensi meninggalkan organisasi?

 

C. Tinjauan Pustaka

Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan didefinisikan sebagai sebuah sistem makna bersama yang diselenggarakan oleh anggota yang membedakan sebuah organisasi dari organisasi lain (Judge dan Robbins, 2013). Recardo dan Jolly (1997) juga mendefinisikan hal serupa, bahwa ketika orang berbicara mengenai budaya perusahaan, mereka umumnya membicarakan tentang serangkaian nilai dan keyakinan yang dipahami dan dibagi bersama oleh para anggotanya. Nilai dan keyakinan ini begitu spesifik bagi perusahaan dan membedakannya dengan perusahaan lain.

Etika Kerja Islami

Etika Kerja Islami adalah sebuah orientasi yang membentuk dan memengaruhi keterlibatan dan partisipasi pelakunya di tempat kerja. Hal ini menyiratkan bahwa bekerja adalah sebuah kebajikan yang melihat kebutuhan seseorang, dan sebuah tuntutan untuk membangun keseimbangan dalam kehidupan individu dan sosial seseorang (Nasr, 1984 dalam Ali, Al-Owaihan, 2008). Beekun (1997) dalam Rokhman (2010) mendefinisikan Etika Kerja Islami sebagai serangkaian prinsip moral yang membedakan mana yang benar dan salah dalam konteks Islam. Menurut Rizk (2008) dalam Rokhman (2010), Etika Kerja Islami adalah sebuah orientasi terhadap pekerjaan dan melakukan pendekatan pekerjaan sebagai kebajikan dalam kehidupan manusia.

Komitmen Organisasi

Hingga kini, telah banyak peneliti yang mendefinisikan komitmen organisasi dengan beragam. Keberagaman dalam konsep dan pengukuran menjadikan komitmen organisasi sulit diinterpretasikan hasilnya dalam sekumpulan penelitian yang utuh (Meyer dan Allen, 1991). Meyer dan Allen (1991) sendiri mendefinisikan komitmen sebagai sebuah keadaan psikologis yang terdiri dari setidaknya tiga komponen terpisah yang merefleksikan sebuah

  • keinginan
  • kebutuhan
  • kewajiban untuk memelihara pekerjaan dalam sebuah organisasi.

 

D. Metode Penelitian

Berdasarkan Sekaran dan Bougie (2009), elemen penelitian dibagi dalam beberapa kategori, yaitu tujuan, jenis penelusuran, batas intervensi peneliti, pengaturan penelitian, unit analisis, desain sampling, waktu, metode pengumpulan data, pengukuran, dan analisis data.

Sebagaimana disebutkan dalam Sekaran dan Bougie (2009), data yang akan dianalisis pada penelitian ini diperoleh melalui sumber data primer dan data sekunder.

Panduan pengambilan ukuran sampel peneliti sesuaikan dengan persyaratan metode statistik yang digunakan dalam pengolahan data, yaitu Structural Equation Modeling (SEM). Rule of thumb SEM mensyaratkan jumlah ideal sampel berdasarkan jumlah indikator dikalikan 5-10 (Wijanto, 2008).

Peneliti mengukur variabel dalam penelitian ini menggunakan skala likert yang menyediakan pilihan tingkat kesetujuan responden atas pernyataan yang diajukan dalam kuesioner.

 

E. Kesimpulan

1. Penelitian ini telah memberikan gambaran mengenai peran budaya perusahaan dalam meningkatkan komitmen organisasi karyawan BKB Nurul Fikri dalam dimensi afektif, kontinuans, dan normatif. Berdasarkan pengujian hipotesis pada tingkat signifikansi 0,05 dan Standardized Loading Factor (SLF) sebesar 0,50 menunjukkan pengaruh yang kuat dan signifikan dari variabel Budaya Perusahaan terhadap Komitmen Organisasi.

2. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai peran etika kerja Islami dalam meningkatkan komitmen organisasi karyawan BKB Nurul Fikri dalam dimensi afektif, kontinuans, dan normatif. Berdasarkan pengujian hipotesis pada tingkat signifikansi 0,05 dan SLF sebesar 0,38 menunjukkan pengaruh yang kuat dan signifikan dari variabel Etika Kerja Islami terhadap Komitmen Organisasi.

3. Penelitian ini telah memberikan gambaran mengenai peran komitmen organisasi karyawan dalam menekan keinginan atau intensi meninggalkan organisasi karyawan BKB Nurul Fikri. Berdasarkan pengujian hipotesis pada tingkat signifikansi 0,05 dan SLF sebesar -0,69 menunjukkan pengaruh yang kuat dan signifikan dari variabel Komitmen Organisasi terhadap Intensi Meninggalkan Organisasi.

Contoh Tesis Etika Kerja

  1. Analisis Pengaruh Budaya Perusahaan dan Etika Kerja Islami Melalui Komitmen Organisasi Terhadap Intensi Meninggalkan Organisasi (Studi Kasus Bimbingan dan Konsultasi Belajar Nurul Fikri)
  2. Ide Tentang Etika Mengenai Lingkungan Mahasiswa Yogyakarta
  3. Pandangan Juridis Tentang Malpraktek Notaries dalam Upaya Penegakan Hukum dan Etika Profesi
  4. Penerapan Etika Dalam Praktek Perawatan Tahanan di Polres Bantul
  5. Pengaruh Kepuasan Kerja, Kompensasi, dan Etika terhadap Kinerja Penyidik Reserse Polri di Wilayah DKI Jakarta
  6. Teori dan Etika Pembangunan Amartya Sen, Pendekatan Kebebasan, Kapabilitas dan Pentingnya Komitmen Bagi Pembangunan
  7. Tribrata dan Polisi (Kajian Tentang Peran Etika Dan Kode Etik Kepolisian Dalam Pelaksanaan Tugas Kepolisian di Pos Polisi Pulau Kelapa, Kepolisian Sektor Metropolitan Kepulauan Seribu)