Tesis Beban Kerja : Analisis Perbandingan Beban Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap

Judul Tesis : Analisis Perbandingan Beban Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap Kelas III dan Ruang Rawat Inap Kelas Utama RSUD Gambiran Kota Kediri

 

A. Latar Belakang

Ruang Dalam Kelas Utama merupakan ruang perawatan penyakit dalam VIP. Ruangan tersebut mempunyai angka BOR 84,5% pada tahun 2011. Tempat tidur yang tersedia adalah 14 bed dengan jumlah perawat 14 orang sudah termasuk kepala ruang dan wakilnya. Pembagian shift didasarkan pada tingkat ketergantungan pasien dengan karakteristik pasien yang beragam. Hasil wawancara dengan beberapa perawat di Ruang Dalam Kelas Utama menyatakan tidak merasakan beban kerja yang tinggi karena memang sudah terbiasa dengan rutinitas harian.

Hasil observasi saat berada di ruangan tersebut tampak perawat melakukan aktivitas yang normal seperti melakukan kegiatan administrasi, dokumentasi, mengoplos obat, bercakap-cakap sesama perawat serta mendampingi dokter yang sedang visite. Perawat di ruangan ini tidak terbebani dengan aktivitas bimbingan mahasiswa tidak seperti di Ruang Dalam Kelas III karena memang tidak digunakan untuk tempat praktek.

 

B. Rumusan Masalah

Pelayanan keperawatan yang berkualitas membutuhkan perencanaan yang efektif dan efisien. Pelayanan berkualitas sangat terkait erat dengan pengelolaan unsur manajemen dengan menggunakan pendekatan manajemen yang baik. Dalam hal perencanaan ketenagaan memerlukan penyeimbangan antara jumlah tenaga dengan beban kerja riil. Penghitungan beban kerja riil tenaga perawat di ruangan akan membantu pihak manajemen untuk mengetahui berapa banyak waktu yang dihabiskan perawat untuk melakukan kegiatan asuhan keperawatan dan non keperawatan. Jika kegiatan non keperawatan lebih banyak dibandingkan kegiatan asuhan keperawatan memungkinkan terjadinya pelaksanaan fungsi manajemen yang kurang optimal. Pelaksanaan fungsi manajemen yang kurang optimal akan menyebabkan kinerja perawat kurang optimal sehingga tingkat produktivitas sesuai standar sulit tercapai. Gambaran masalah di lapangan bahwa pasien kurang merasakan kehadiran perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan, bahkan pasien menganggap pelayanan yang diberikan terkadang masih kurang dari harapan. Selain itu gambaran kinerja individu pada masing-masing ruangan sangat beragam.

 

C. Tinjauan Pustaka

Definisi Rumah Sakit

Rumah sakit menurut Undang-Undang nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit adalah sebuah institusi pemberi pelayanan kesehatan perorangan yang meliputi pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Berdasarkan Permenkes nomor 1045/MENKES/PER/XI/2006 bahwa rumah sakit adalah sebuah fasilitas pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan rawat inap dan rawat jalan untuk memberikan pelayanan kesehatan jangka pendek dan jangka panjang yang meliputi tindakan observasi, diagnostik, terapeutik dan rehabilitatif untuk orangorang yang menderita sakit, cidera dan melahirkan.

Pelayanan Keperawatan

Keperawatan adalah sebuah proses perawatan, komitmen, serta dedikasi dari personal untuk melakukan fungsi memberikan pelayanan kesehatan pada semua orang. Dalam kenyatannya definisi keperawatan banyak dipengaruhi oleh penilaian sosial (Craven dan Hirnle, 2000).

 

Peran perawat

Peran seorang perawat merupakan hasil penilaian nilai sosial yang melekat pada suatu profesi. Masyarakat menganggap perawat mempunyai kewajiban dalam memberikan pelayanan jasa keperawatan. Pelayanan tersebut tercermin dalam pemberian asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat. Asuhan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang mengalami gangguan status kesehatan pada dirinya (Swansburg dan Swansburg, 2002).

 

Beban Kerja Perawat

Beban kerja menurut UU Menpan tahun 2004 adalah sejumlah kegiatan atau target pekerjaan yang harus diselesaikan seorang pegawai dalam satuan unit tertentu. Menurut keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 81/MENKES/SK/2004 bahwa beban kerja adalah volume waktu yang diperlukan tenaga untuk menyelesaikan tiap-tiap kegiatan pokok terkait fungsinya. Rata-rata waktu tersebut akan dibandingkan dengan waktu yang tersedia sehingga menjadi standar beban kerja yang dihitung untuk satuan 1 tahun.

 

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif komparatif dengan menggunakan pendekatan metode work sampling yang bertujuan untuk mengamati semua kegiatan perawat dalam sebuah unit selama 24 jam.

Populasi sampel dalam penelitian ini adalah semua kegiatan perawat di setiap shift pada masing-masing Ruang Kelas III dan Ruang Kelas Utama yang diamati secara accidental pada saat pengamatan.

Penelitian dilakukan di RSUD Gambiran Kota Kediri karena di rumah sakit tersebut belum pernah dilakukan pengukuran beban kerja oleh pihak manajemen, sehingga sangat berguna untuk mengetahui seberapa besar beban kerja perawat dan penyesuaian kebutuhan tenaga perawat.

Penelitian ini dimulai pada tanggal 12 Nopember sampai dengan 8 Desember 2012.

 

E. Kesimpulan

Bab ini akan menampilkan rangkuman setelah peneliti melakukan telaah terhadap rumusan masalah, tinjauan pustaka, kerangka konsep, hasil penelitian dan pembahasan, yang pada akhirnya peneliti mengambil kesimpulan : Perawat belum tampak melakukan kegiatan mandiri keperawatan. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata waktu asuhan keperawatan yang tergambar dari beban kerja perawat lebih kecil dibandingkan kegiatan non asuhan keperawatan. Selain itu perawat juga lebih banyak melakukan kegiatan tidak langsung daripada kegiatan langsung. Pendidikan kesehatan sebagai tindakan mandiri perawat juga masih jarang dilakukan oleh perawat kepada pasien. Kondisi tersebut terjadi baik di Ruang rawat inap kelas III maupun kelas Utama. Padahal secara ketenagaan perawat di ruangan telah tercukupi sehingga pihak manajemen perlu mengevaluasi kembali kinerja perawat demi pelayanan yang berkualitas.

 

Contoh Tesis Beban Kerja

  1. Analisis Perbandingan Beban Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap Kelas III dan Ruang Rawat Inap Kelas Utama RSUD Gambiran Kota Kediri
  2. Hubungan Beban Kerja dan Motivasi dengan Penerapan Perilaku Caring Perawat Pelaksana di BRSUD Unit Swadana Kabupaten Subang
  3. Hubungan Beban Kerja dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap Instalasi Penyakit dalam RSMH Palembang Tahun 2003
  4. Hubungan Beban Kerja dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap Medikal Bedah Rsu Labuang Baji Makassar
  5. Hubungan Beban Kerja Perawat Pelaksana dengan Tingkat Kepuasan Klien Akan Pelayanan Keperawatan di Irna B Rsup Fatmawati
  6. Pengaruh Beban Kerja terhadap Kelelahan pada Operator Heavy Dump Truck_ Hd 785-5 di PT Pamapersada Nusantara District X
  7. Pengelolaan Stres Kerja dalam Menghadapi Perubahan Beban Kerja di Bagian Produksi Penambangan Batubara (Studi Kasus di PT. PPN)
  8. Studi Tentang Beban Kerja Perawat di Unit Rawat Inap Penyakit dalam Lantai III Rumah Sakit Tebet Jakarta

 

Incoming search terms: