Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Bauran : Analisis Hubungan Bauran Promosi dgn Pengetahuan Pasien Terkait Pelayanan

Judul Tesis :  Analisis Hubungan Bauran Promosi dengan Pengetahuan Pasien Terkait Pelayanan di Poliklinik RSIA Budi Kemuliaan Tahun 2012

 

A. Latar Belakang

Rumah sakit menurut UU No 44 Tahun 2009 adalah institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karateristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Berdasarkan definisi tersebut, rumah sakit dapat disimpulkan harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik dan bermutu untuk masyarakat. Kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan membuat rumah sakit swasta berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan rumah sakit yang bermutu dan terbaik. Dengan demikian, dibutuhkan manajemen pemasaran yang baik untuk menarik pelanggan dalam menggunakan pelayanan yang ada di rumah sakit sehingga mampu bersaing dengan rumah sakit swasta lainnya.

Manajemen pemasaran menurut Kotler (1997) adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, serta penyaluran gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi. Dalam manajemen pemasaran dibutuhkan bauran pemasaran yang disebut juga 4P yakni Product, Price, Promotion, dan Place. Strategi promosi merupakan salah satu strategi yang dilakukan suatu perusahaan dalam memasarkan produknya. Tujuan dari promosi adalah memberi tahu / informasi mengenai produk yang ada dan bisa membujuk konsumen untuk memilih atau menggunakan produk yang ditawarkan. Selain itu, strategi promosi bisa menjangkau konsumen yang luas dan juga memberikan informasi secara menyeluruh. Tujuan promosi menurut Swatha & Irawan (1990) adalah modifikasi tingkah laku, memberi tahu, membujuk, dan mengingatkan tentang produk atau jasa yang ditawarkan oleh suatu perusahaan.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana gambaran karakteristik pasien di RSIA Budi Kemuliaan?
  2. Bagaimana hubungan bauran promosi word of mouth dengan pengetahuan pasien terkait pelayanan di poliklinik RSIA Budi Kemuliaan?
  3. Bagaimana hubungan bauran promosi non word of mouth dengan pengetahuan pasien terkait pelayanan di poliklinik RSIA Budi Kemuliaan?

 

C. Tinjauan Pustaka Tesis

Definisi Manajemen Pemasaran

Pengertian pemasaran menurut Kotler (1997) adalah suatu proses sosial dan manajerial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Sedangkan manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, serta penyaluran gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi. Selain itu, manajemen pemasaran menurut American Marketing Association (2007) adalah kegiatan, pengaturan, dan proses dalam menciptakan , mengkomunikasikan, memberikan, dan pertukaran nilai-nilai perusahaan kepada pelangggan, klien, mitra, dan masyarakat pada umumnya.

Bauran Pemasaran

Bauran pemasaran didefinisikan sebagai perangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mengejar tujuan pemasarannya. Bauran pemasaran sering disebut juga dengan 4 P yakni Product (Produk), Price (Harga), Promotion (Promosi), dan Place (Tempat) (Kotler dan Keller, 2007).

Definisi Promosi

Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. Selain itu, promosi adalah semua jenis kegiatan pemasaran yang ditujukan untuk mendorong permintaan (Swatha & Irawan, 1990).

 

Bauran Promosi

Bauran promosi (promotional mix) adalah kombinasi strategi yang paling baik dari variabel-variabel periklanan, personal selling, dan alat promosi yang lain, dimana semuanya direncanakan untuk mencapai program penjualan. Variabel-variabel yang terdapat dalam bauran promosi terdiri dari : (Swatha & Irawan, 1990)

 

Pengetahuan (Knowledge)

Pengetahuan menurut Notoatmodjo (2007) adalah hasil dari tahu dan ini terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan terhadap objek tertentu. Tanpa pengetahuan seseorang tidak dapat mengambil keputusan dan menentukan tindakan terhadap masalah yang dihadapi.

 

D. Metode Penelitian

Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.

Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yang mewakili poliklinik pelayanan berjenjang lantai 2, pelayanan pribadi lantai 3 pagi, dan sore.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara bauran promosi dengan pengetahuan pasien sehingga tidak efektif promosi yang dilakukan terhadap pengetahuan pasien. Hanya variabel confounding pendidikan yang berpengaruh terhadap pengetahuan pasien.

 

E. Kesimpulan

  • Bauran promosi word of mouth (dimensi talker, topics, tools, taking part, dan tracking) tidak efektif dalam pengetahuan responden terkait pelayanan di poliklinik RSIA Budi Kemuliaan. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis keterkaitan antara bauran promosi word of mouth dengan pengetahuan responden bahwa secara signifikan tidak berhubungan keduanya.
  • Bauran promosi non word of mouth juga tidak efektif dalam pengetahuan responden terkait pelayanan di poliklinik RSIA Budi Kemuliaan. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis keterkaitan antara bauran promosi non word of mouth dengan pengetahuan responden bahwa secara signifikan tidak berhubungan keduanya. Bauran promosi non word of mouth disini bukanlah media promosi lainnya tetapi merupakan faktor lain seperti rujukan cabang, puskesmas, bidan, dekat rumah atau dekat kantor, dan pihak asuransi. Hanya sebagian kecil yang berasal dari media promosi lainnya yakni website RSIA Budi Kemuliaan.
  • Karakteristik Responden yakni usia, pendidikan, pekerjaan, dan penghasilan yang berpengaruh dalam hubungannya dengan pengetahuan responden terkait pelayanan di poliklinik RSIA Budi Kemuliaan adalah pendidikan. Variabel pendidikan dapat mempengaruhi pengetahuan responden terdapat pada keseluruhan poliklinik dan poliklinik pelayanan berjenjang lantai 2.
  • Setelah dianalisis secara bersamaan antara variabel independen (bauran promosi word of mouth, non word of mouth) dan variabel confounding (usia, pendidikan, pekerjaan, penghasilan) serta kategori poliklinik dalam menentukan faktor yang mempengaruhi pengetahuan responden maka didapatkan bahwa hanya variabel confounding pendidikan yang dapat berpengaruh.

 

Contoh Tesis Bauran

  1. Analisa Bauran Pemasaran Ruang Perawatan Vip Rumah Sakit Honoris – Tangerang Tahun 2002
  2. Analisa Positioning dan Marketing Mix Perumahan Kedaton
  3. Analisis Bauran Pemasaran Kamar Udara Bertekanan Tinggi RSAL DR Mintohardjo Jakarta Tahun 2002
  4. Analisis Bauran Pemasaran Sosial Delvita di Lembaga Swadaya Masyarakat Youth Ending Hunger Indonesia, Tahun 2002
  5. Analisis Hubungan Bauran Promosi dengan Pengetahuan Pasien Terkait Pelayanan di Poliklinik RSIA Budi Kemuliaan Tahun 2012
  6. Bauran Pemasaran Jasa Poliklinik Rawat Jalan RSUD Karawang Berdasarkan Persepsi dan Perilaku Pelanggan, Tahun 2004
  7. Strategi Marketing Mix PT Bali Rattan Indah Pratama

 

Incoming search terms: