Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Analisis Biaya: Biaya Pemeriksaan CT SCAN pd Departemen Radiologi

Judul Tesis : Analisis Biaya (Perhitungan Unit Cost) Pemeriksaan CT SCAN pada Departemen Radiologi dengan Pendekatan Metode Activity Based Costing: Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo dan Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng

A. Latar Belakang Tesis

Kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit yang berkualitas, yang semakin meningkat memicu rumah sakit melakukan berbagai langkah perubahan radikal dalam pengelolaan lembaga dan keuangannya. Rumah sakit, baik milik swasta maupun milik pemerintah dituntut untuk antisipatif dalam menyediakan pelayanan yang bermutu, penanganan yang lebih cepat dengan harga pelayanan yang relatif rendah, dan bermanfaat.

Berdasarkan pada sebuah studi Bank Dunia mengenai Rumah Sakit Umum, peran rumah sakit dalam pelayanan kesehatan masyarakat di berbagai negara berkembang mencakup 50-80 persen. Ini menunjukkan besarnya peran rumah sakit, dalam menyediakan layanan kesehatan primer di berbagai negara tersebut.

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana perincian pengelompokan biaya melalui metode activity based costing pada pemeriksaan radiologi antara RSUD Pasar Rebo dan Cengkareng
  2. Bagaimana analisis biaya perhitungan unit cost melalui pendekatan activity based costing yang diberikan pada RSUD Pasar Rebo dan Cengkareng
  3. Bagaimana hasil unit cost dengan metode activity based costing yang diberikan pada RSUD Pasar Rebo dan Cengkareng

C. Tinjauan Pustaka

Sejarah dan Pengertian

CT Scan (computed tomography scan) pertama kali ditemukan oleh Godfrey Hounsfield, seorang ahli fisika Inggris, pada 25 Agustus 1973. Kata tomografi berasal dari bahasa Yunani “tomos” yang berarti potongan dan “graphia” yang berarti penggambaran. Pesawat CT Scan pertama kali dirancang pada tahun 1971 atas dasar tindak lanjut ide teori Dr. Hounsfield dengan prinsip kerja pesawat teknik tomografi. Pada waktu itu lingkup kerja pesawat CT Scan hanya terbatas pada pengambilan gambar-gambar diagnosis kepala secara scanner, sehingga pesawat CT Scan waktu itu disebut CT Head Scanner.

Definisi Rumah Sakit

Definisi Rumah sakit menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah sarana upaya kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan berupa pelayanan rawat jalan, pelayanan rawat inap, pelayanan gawat darurat yang mencakup pelayanan medis dan penunjang medis serta dapat dimanfaatkan untuk pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian.

Pengertian Biaya

Dalam arti sempit, biaya dapat diartikan sebagai bagian dari harga pokok yang dikorbankan di dalam usaha untuk memperoleh penghasilan. Sedangkan, dalam arti luas, biaya didefinisikan sebagai pengorbanan sumber ekonomi dalam satuan mata uang yangtelah terjadi dan mungkin akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu.

D. Metodelogi Penelitian

Penelitian ini merupakan studi kasus evaluative yang dikaji secara deskriptif. Metode analisis biaya yang dipakai adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Rujukan metodologi yang dipakai adalah Activity Based Costing.

E. Kesimpulan

  1. Hasil perhitungan unit cost dengan metode activity based costing pemeriksaan CT Scan pada RSUD Pasar Rebo menunjukkan angka yang lebih rendah dibandingkan tarif standar layanan CT Scan sebagaimana ditetapkan melalui Pergub DKI Jakarta No.117 Tahun 2012 Tentang Tarif Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Khusus Daerah.
  2. Hasil perhitungan unit cost dengan metode activity based costing pemeriksaan CT Scan pada RSUD Cengkareng, sebagian pemeriksaan menunjukkan angka yang lebih tinggi dibandingkan tarif standar layanan CT Scan sebagaimana ditetapkan melalui Pergub DKI Jakarta No.117 Tahun 2012 Tentang Tarif Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Khusus Daerah.
  3. Hasil perhitungan unit cost CT Scan radiologi menggunakan metode activity based costing di kedua rumah sakit sangat berguna untuk digunakan dalam menyusun langkah-langkah strategis bagi kedua rumah sakit untuk meningkatkan kinerja keuangan.

Contoh Tesis Analisis Biaya

  1. Analisis Dan Perhutungan Biaya Produksi Listrik Sistem Hybrid PLTB dan PLTD di Kupang
  2. Analisis Efektivitas Biaya Intervensi terhadap Penderita Kusta Setelah Selesai Pengobatan Melalui Pengamatan Semi Aktif dan Pengamatan Pasif
  3. Analisis Efektivitas Biaya Intervensi terhadap Penderita Kusta Setelah Selesai Pengobatan Melalui Pengamatan Semi Aktif dan Pengamatan Pasif
  4. Analisis Efektivitas Biaya Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kelompok Bisnis dan Manajemen di Kotamadya Jakarta Timur (Jakarta Timur Dua)
  5. Analisis Efektivitas Biaya Pengobatan Batu Ureter Distal Antara Alat Ureterorenoskop Dibanding Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy Di RSUPN-CM Jakarta, Tahun 2001
  6. Analisis Efektivitas Biaya Pengobatan Simptomatik Penderita Ischialgia di Poliklinik Saraf RS Duren Sawit 2004
  7. Analisis Efektifitas Biaya Kolesistektomi di Rumah Sakit Immanuel Bandung Tahun 2001
  8. Analisis Efektifitas Biaya Penanganan Penyakit Pneumonia pada Puskesmas MTBS Dan Puskesmas Non MTBS Di Kabupaten Tanah Datar Tahun 2003
  9. Analisis Efektifitas Biaya Penemuan Dan Pengobatan Penderita Tuberculosis Paru_ Studi Kasus Metode Konseling Dan PMO Di Puskesmas Pantai Dan Puskesmas Perbatasan) Di Kabupaten Bengkayang Tahun 2006
  10. Analisis Pendapatan Dan Biaya Mat Magnetic Resonance Imaging RSPAD Gatot Subroto Periode Tahun 2001-2002 Dihadapkan Kepada Kebijakan Kemandirian RS TNI
  11. Analisis Efisiensi Biaya Terapi Sulih Bagi Pecandu Heroin Antara Metadon Dan Burphenorphin Di RSKO Cibubur Tahun 2007 Copy
  12. Analisis Efektifitas–Biaya Pengobatan Malaria Vivax Di Puskesmas Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Propinsi Kepualuan Bangka Belitung Tahun 2006
  13. Analisis Dan Prediksi Model Perencanaan Anggaran Biaya Makanan Di RSUD Tangerang