Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Akutansi: Reaksi Pasar trhdp Pengumuman Stock Split Perusahaan

Judul Tesis : Reaksi Pasar terhadap Pengumuman Stock Split Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

 

A. Latar Belakang

Reaksi pasar terhadap pengumuman stock split yang berpengaruh terhadap likuiditas saham dapat dilihat melalui volume perdagangan saham. Sebenarnya peningkatan volume perdagangan memiliki arti ganda. Jika volume perdagangan meningkat akibat peningkatan permintaan maka dapat diartikan bahwa stock split merupakan peristiwa yang positif (good news). Sebaliknya, jika peningkatan volume perdagangan dikarenakan oleh peningkatan penjualan maka dapat disimpulkan bahwa investor menganggap peristiwa split sebagai suatu bad news.

Signaling theory menyatakan bahwa pemecahan saham memberikan informasi kepada investor tentang prospek peningkatan return masa depan yang substansial. Pengumuman pemecahan saham dianggap sebagai sinyal yang diberikan oleh manajemen kepada publik bahwa perusahaan memiliki prospek bagus di masa depan. Analis akan menangkap sinyal tersebut dan kemudian menggunakannya untuk memprediksi peningkatan earnings jangka panjang.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah terdapat perbedaan volume perdagangan saham pada periode sebelum dan sesudah stock split oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?
  2. Apakah terdapat perbedaan abnormal return pada periode sebelum dan sesudah stock split oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?

 

C. Tinjauan Pustaka

Pasar Modal

Secara umum, pasar modal adalah tempat atau sarana bertemunya antara permintaan dan penawaran atas instrumen keuangan jangka panjang, umumnya lebih dari 1 (satu) tahun. Hukum mendefinisikan pasar modal sebagai ”kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek (Samsul, 2006).

Pengertian Stock Split

Stock split merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh para manajer perusahaan dengan melakukan perubahan terhadap jumlah saham yang beredar dan nilai nominal per lembar saham sesuai dengan split factor. Split factor merupakan perbandingan jumlah saham yang beredar sebelum dilakukannya split dengan jumlah saham yang beredar setelah dilakukannya split. Stock split biasanya dilakukan pada saat harga saham dinilai terlalu tinggi, sehingga akan mengurangi kemampuan para investor untuk membelinya. Dengan melakukan stock split diharapkan harga saham yang dinilai terlalu tinggi dapat menurun sehingga dapat menarik investor untuk membeli dan meningkatkan volume perdagangan saham tersebut.

 

Pengertian Return

Return saham merupakan pendapatan per lembar saham yang dinikmati oleh investor atas suatu investasi yang dilakukan. Return merupakan salah satu aspek terpenting dalam analisis investasi. Ketika investor menanamkan modalnya, mereka mengharapkan suatu tingkat keuntungan tertentu. Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi. Return merupakan salah satu faktor yang memotivasi investor berinvestasi dan juga merupakan imbalan atas keberanian investor untuk menanggung risiko atas investasi yang dilakukan.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh bukti empiris terkait reaksi pasar atas pengumuman stock split perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Penelitian ini merupakan event study dengan menggunakan sampel perusahaan yang mengambil kebijakan stock split di BEI.

Penelitian ini menggunakan jumlah sampel 36 perusahaan yang ditentukan dengan menggunakan purposive sampling.

 

E. Kesimpulan

  1. Terjadi kecenderungan perbedaan TVA yang signifikan antara periode 2 hari sebelum dan 2 hari setelah pengumuman stock split pada tingkat signifikansi penelitian 10 %. Sementara itu, pada periode pengujian yang lain tidak terdapat perbedaan rata-rata TVA selama tahun 2003 sampai dengan tahun 2007.
  2. Terdapat perbedaan yang signifikan abnormal return pada 2 hari sebelum dan 2 hari setelah pengumuman stock split. Di samping itu terdapat pula perbedaan rata-rata abnormal return atas pengumuman stock split pada periode 1 hari sebelum dan 1 hari sesudah. Untuk periode pengamatan yang lain, yaitu periode 3 hari sebelum dan 3 hari sesudah pengumuman stock split, 4 hari sebelum dan 4 hari sesudah pengumuman stock split dan 5 hari sebelum dan 5 hari setelah pengumuman stock split tidak terdapat perbedaan rata-rata abnormal return.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Stock Split Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
  2. Evaluasi Peningkatan Kontribusi Pajak Reklame Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Surakarta Tahun Anggaran 2004-2008
  3. Analisis Arus Kas Laboratorium Komputer K-Media Tehnik Arsitektur Uns
  4. Evaluasi Anggaran Penjualan Ditinjau Dari Berbagai Metode Peramalan Pada Hotel Sahid Raya Solo
  5. Evaluasi Sistem Pemberian Kredit Sampai Penyelesaian Kredit Pada Koperasi Serba Usaha