Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Akutansi: Pengaruh Efisiensi Pengendalian Biaya & Tingkat Perputaran Modal Kerja

Judul Tesis : Pengaruh Efisiensi Pengendalian Biaya dan Tingkat Perputaran Modal Kerja terhadap Rentabilitas Ekonomi Pada KPRI Kota Semarang Tahun 2005

 

A. Latar Belakang

Perbandingan antara laba / SHU yang diperoleh terhadap modal yang berputar menghasilkan prosentase tingkat rentabilitas. Standar tingkat rentabilitas yang telah ditetapkan oleh Dep. Kop. PK&M 2002 bahwa rentabilitas dapat dikatakan efisien jika sebesar 10-14%. Selain menggunakan standar tersebut, untuk menilai efisiensi yang telah dicapai lazimnya juga diperbandingkan dengan tingkat bunga pinjaman atau utang yang berlaku. Suatu badan usaha seperti koperasi dapat dikatakan efisien apabila rate of returnnya lebih tinggi daripada tingkat suku bunga pinjaman atau utang. Dengan demikian faktor tingkat bunga pinjaman yang berlaku dapat digunakan sebagai alat ukur efisiensi yang dicapai oleh KPRI di Kota Semarang.

Dari observasi pendahuluan yang telah dilakukan di PKP-RI dan Dinas Koperasi yang terdapat di Kota Semarang, penulis menemukan permasalahan sebagian dari sampel yang diambil tidak semua memiliki tingkat rentabilitas yang baik, sebagian dari KPRI yang ada memiliki tingkat rentabilitas dibawah standar yang telah ditetapkan oleh Departemen Koperasi dan dapat disimpulkan bahwa terdapat masalah pada KPRI yang ada di Kota Semarang yang harus diteliti lebih lanjut.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah ada pengaruh antara efisiensi pengendalian biaya dan tingkat perputaran modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi pada KPRI Kota Semarang tahun 2005 secara simultan?
  2. Apakah ada pengaruh antara efisiensi pengendalian biaya dan tingkat perputaran modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi pada KPRI Kota Semarang tahun 2005 secara parsial?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Pengendalian Biaya

Pengendalian biaya adalah produk ikutan manajemen yang efektif, karena jika manajemen suatu perusahaan diselenggarakan dengan efektif, biasanya terjadi efisiensi tinggi sebagai gejala nyata dari pengendalian biaya Sutrisno dan Kusriyanto, (1994:2).

Pengertian Modal Kerja

Menurut Gitosudarmo (2000 :35) Modal kerja adalah kekayaan atau aktiva yang diperlukan oleh perusahan untuk menyelenggarakan kegiatan sehari-hari yang selalu berputar dalam periode tertentu.

 

Pengertian Rentabilitas

Menurut Riyanto (2001:35) yang dimaksud dengan rentabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Menurut Munawir (2001:33) rentabilitas adalah kemampuan perusahaan atau badan usaha dalam menggunakan dana yang dimiliki untuk memperoleh laba.

 

D. Metode Penelitian

Populasi penelitian ini adalah 104 KPRI di Kota Semarang.

Sampel yang diambil adalah 30 KPRI, dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode random sampling.

Variabel dalam penelitian ini adalah variael bebas yang berupa efisiensi pengendalian biaya (X1), dan tingkat perputaran modal kerja (X2) serta variabel terikat yang berupa rentabilitas ekonomi (Y) pada KPRI di Kota Semarang tahun 2005.

Metode pengumpulan data penelitian ini adalah metode dokumentasi dan wawancara.

Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis rasio dan analisis regresi berganda.

 

E. Kesimpulan

  1. Efisiensi Pengendalian Biaya pada KPRI Kota Semarang tahun 2005 dapat dikatakan efisien dan secara umum dapat dikatakan cukup tinggi, sedangkan rata-rata tingkat perputaran modal kerja dan rentabilitas ekonomi dapat dikatakan cukup efisien meskipun masih dibawah standar.
  2. Berdasarkan analisis regresi berganda dapat diketahui bahwa secara simultan efisiensi pengendalian biaya dan tingkat perputaran modal kerja berpengaruh terhadap rentabilitas ekonomi. Besarnya pengaruh tersebut yaitu sebesar 21,7%, dan sisanya 78,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
  3. Efisiensi pengendalian biaya dan tingkat perputaran modal kerja juga berpengaruh secara parsial terhadap rentabilitas ekonomi. Efisiensi pengendalian biaya berpengaruh terhadap rentabilitas ekonomi sebesar 16,9% dan besarnya pengaruh tingkat perputaran modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi 14,5 %.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Pengaruh Efisiensi Modal Kerja terhadap Rentabilitas pada Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia
  2. Pengaruh Efisiensi Pengendalian Biaya dan Tingkat Perputaran Modal Kerja terhadap Rentabilitas Ekonomi
  3. Pengaruh Modal Sendiri dan Modal Pinjaman Terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) pada Koperasi
  4. Pengaruh Motivasi Belajar dan Metode Pembelajaran terhadap Prestasi Belajar Akuntansi
  5. Pengaruh Prestasi Belajar Akuntansi Keuangan, Minat dan Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Belajar

 

Incoming search terms: