Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Akutansi: Pengaruh Asimetri Informasi dan Kualitas Auditor trhdp Manajemen Laba

Judul Tesis : Pengaruh Asimetri Informasi dan Kualitas Auditor terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan yang Bergerak di Sektor Keuangan yang Terdaftar di BEI

 

A. Latar Belakang

Salah satu sumber informasi dalam pengambilan keputusan adalah pengungkapan dalam laporan keuangan. Informasi tentang posisi keuangan, aliran kas perusahaan, dan informasi lain yang berkaitan dengan perusahaan dapat diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Untuk memahami informasi tentang kondisi perusahan, para pelaku pasar melakukan analisis terhadap laporan keuangan. Oleh karena itulah pengungkapan dalam laporan keuangan yang berkualitas sangat dibutuhkan oleh para pelaku pasar.

Dalam penyusunan laporan keuangan, dasar akrual dipilih karena lebih rasional dan adil dalam mencerminkan kondisi keuangan perusahaan secara riil, namun disisi lain, penggunaan dasar akrual dapat memberikan keleluasaan kepada pihak manajemen dalam memilih metode akuntansi selama tidak menyimpang dari aturan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku. Pilihan metode akuntansi yang secara sengaja dipilih oleh manajemen untuk tujuan tertentu dikenal dengan sebutan manajemen laba.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah asimetri informasi berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan yang bergerak di sektor keuangan ?
  2. Apakah kualitas auditor berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan yang bergerak di sektor keuangan?

 

C. Landasan Teori

Definisi Manajemen Laba

Menurut Scott (2000) membagi cara pemahaman atas manajemen laba menjadi dua. Pertama, melihatnya sebagai perilaku oportunistik manajer untuk memaksimumkan utilitasnya dalam menghadapi kontrak kompensasi, kontrak utang, dan political costs (Opportunistic Earnings Management). Kedua, dengan memandang manajemen laba dari perspektif efficient contracting (Efficient Earnings Management), dimana manajemen laba memberi manajer suatu fleksibelitas untuk melindungi diri mereka dan perusahaan dalam mengantisipasi kejadiankejadian yang tak terduga untuk keuntungan pihakpihak yang terlibat dalam kontrak. Dengan demikian, manajer dapat mempengaruhi nilai pasar saham perusahaannya melalui manajemen laba, misalnya dengan membuat perataan laba dan pertumbuhan laba sepanjang waktu.

 

Asimetri Informasi

Asimetri informasi adalah suatu keadaan dimana manajer memiliki akses informasi atas prospek perusahaan yang tidak dimiliki oleh pihak luar perusahaan. Asimetri informasi muncul ketika manajer lebih mengetahui informasi internal dan prospek perusahaan di masa yang akan datang dibandingkan pemegang saham dan stakeholder lainnya. Dikaitkan dengan peningkatan nilai perusahaan, ketika terdapat asimetri informasi, manajer dapat memberikan sinyal mengenai kondisi perusahaan kepada investor guna memaksimisasi nilai saham perusahaan. Sinyal yang diberikan dapat dilakukan melalui pengungkapan (disclosure) informasi akuntansi.

 

Kualitas Auditor

Kualitas audit menurut De Angelo (1981) dalam Schwartz (1997) didefinisi sebagai probabilitas error dan irregularities yang dapat dideteksi dan dilaporkan. Probabilitas pendeteksian dipengaruhi oleh isu yang merujuk pada audit yang dilakukan oleh auditor untuk menghasilkan pendapatnya. Isuisu yang berhubungan dengan isu audit adalah kompetensi auditor, persyaratan yang berkaitan dengan pelaksanaan audit dan persyaratan pelaporan.

 

D. Metode Penelitian

Dalam penelitian ini meneliti hubungan / pengaruh asimetri informasi, dan kualitas auditor variabel independen terhadap praktek manajemen laba sebagai variabel dependen.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang bergerak di sektor keuangan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2004 sampai dengan periode 2006.

Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling.

Metoda yang digunakan dalam pengumpulan data ini merupakan metode dokumentasi.

 

E. Kesimpulan

  1. Hasil penghitungan secara serentak / bersama (uji F) diperoleh pvalue sebesar 0,001, sehingga secara serentak / bersama asimetri informasi dan kualitas auditor berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba karena probabilitas lebih kecil dari level of significant yang telah ditentukan yaitu 0,05. Hasil tersebut konsisten dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Rahmawati dkk (2006) yang secara serentak berpengaruh secara signifkan terhadap tindakan perataan laba.
  2. Hasil penghitungan secara parsial (uji t) diperoleh pvalue asimetri informasi yang diproksikan dengan ADJSPREAD sebesar 0,014, sehingga secara parsial asimetri informasi berpengaruh secara positif signifikan terhadap manajemen laba karena pvalue asimetri informasi lebih besar dari level of significant yang telah ditentukan yaitu 0,05. Hasil ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Rahmawati dkk (2006), dimana hasil penelitian mereka terhadap perusahaan perbankan yang terdaftar di BEJ menyatakan bahwa variabel asimetri informasi berpengaruh positif secara signifikan terhadap manajemen laba. Hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Bhattacharya dan Sipiegel (1991) yang mengungkapkan bahwa manajemen laba dan tingkat pengungkapan laporan keuangan memiliki hubungan yang negatif.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Evaluasi Peningkatan Kontribusi Pajak Reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota
  2. Analisis Arus Kas Laboratorium Komputer K-Media Tehnik Arsitektur Uns
  3. Evaluasi Anggaran Penjualan Ditinjau dari Berbagai Metode Peramalan Pada Hotel Sahid Raya Solo
  4. Evaluasi Sistem Pemberian Kredit Sampai Penyelesaian Kredit Pada Koperasi Serba Usaha
  5. Pengaruh Ekspektasi Kinerja, Ekspektasi Usaha, Faktor Sosial Dan Kepuasan Pemakai Terhadap Penggunaan Sistem Informasi Berbasis Komputer Pada Perusahaan Penerbitan Di Surakarta