Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Akutansi: Evaluasi Sistem Pemberian Kredit sampai Penyelesaian Kredit pd KSU

Judul Tesis : Evaluasi Sistem Pemberian Kredit Sampai Penyelesaian Kredit pada Koperasi Serba Usaha (KSU) “RUKUN SAYUR” TAWANGMANGU

 

A. Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan ekonomi dan dunia bisnis yang semakin pesat, banyak menuntut adanya persaingan usaha yang semakin ketat pula. Hal inilah yang menjadi pemikiran penting bagi pihak manajemen koperasi untuk menentukan berbagai kebijakan sehingga dapat membantu meningkatkan usaha dan juga tujuan baik bagi koperasi itu sendiri maupun masyarakat sekitarnya.

Koperasi Indonesia adalah perkumpulan organisasi, bukan perkumpulan modal sehingga laba bukan merupakan ukuran utama kesejahteraan anggota dan koperasi mempunyai peran penting dalam memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional. Adapun KSU ”Rukun Sayur” ini merupakan lembaga ekonomi pedesaaan yang dibentuk untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi yang dihadapai oleh kelompok usaha kecil, usaha tani, atau rumah tangga di pedesaaan. Kegiatan koperasi akan lebih banyak dilakukan kepada anggota dari pada pihak lain, oleh karena itu anggota dalam koperasi bertindak sebagai pemilik sekaligus pelanggan.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana pengajuan dan penyelesaian kredit pada KSU “Rukun Sayur” Tawangmangu?
  2. Apakah sistem tersebut telah memadai?
  3. Apakah kelemahan dan kelebihan dari sistem tersebut?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Kredit

Kredit adalah suatu pemberian prestasi oleh suatu pihak kepada pihak lain dan prestasi itu akan dikembalikan lagi pada suatu masa tertentu yang akan dating disertai dengan kontra prestasi berupa bunga (Muldjono, 1996).

 

Pengawasan kredit

Pengertian pengawasan kredit adalah salah satu manajemen dalm usahanya untuk penjagaan dan pengamanan dalam pengelolaan bank dalam bentuk perkreditan yang lebih baik dan efisien, guna menghindari terjadinya penyimpangan – penyimpangan dengan cara mendorong dipatuhinya kebijaksanaan –kebijaksanaan perkreditan yang telah ditetapkan serta mengusahakan penyusunan administrasi perkreditan yang benar (Muldjono, 1996:462).

 

Pengertian sistem akuntansi

Sistem akuntansi adalah sekelompok dua atau lebih komponen yang saling berkaitan (interrelated) atau subsistem-subsistem yang bersatu untuk mencapai tujuan yang sama (commond purpose) (Hall, 2001:25).

 

D. Kesimpulan

Berbagai macam kegiatan perbankan muncul dan berkembang seiring dengan perkembangan dunia usaha. Bank berlomba-lomba dalam memberikan akses kemudahan, dalam usahanya salah satu usaha yang paling pokok dan paling penting adalah kredit. Banyak berbagai koperasi kurang memperhatikan dalam realisasi kredit yang diberikan kepada para nasabah.

Hal ini akan mengakibatkan permasalahan tersendiri bagi kegiatan koperasi. Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh koperasi maka akan memicu terjadinya kredit bermasalah (kredit macet). Dalam hal ini koperasi dituntut untuk mampu mengoptimalkan usahanya dalam mengatasi kredit bermasalah tersebut dan harus menjaga kestabilan keadaan keuangan koperasi. Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan, penulis dapat mengetahui prosedur yang terkait dalam sistem pemberian sampai penyelesaian kredit pada KSU ‘Rukun Sayur’ Tawangmangu. Berdasarkan temuan yang telah dibahas pada bab sebelumya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem pemberian sampai dengan penyelesain kredit di KSU “Rukun Sayur” Tawangmangu telah memadai. Hal ini dapat diketahui dari sistem dan prosedur yang digunakan oleh KSU ‘Rukun Sayur’ Tawangmangu, yaitu dari prosedur pemberian sampai penyelesaian kredit yang mencakup tahapan permohonan kredit, persetujuan kredit, pencairan kredit, penagihan kredit, pelunasan kredit dan pencatatan kredit.

 

E. Saran

  1. Dokumen harus dibuat nomor urut tercetak yang bertujuan untuk menghindari adanya dokumen fiktif dan mencegah kemungkinan adanya penyelewengan terhadap kekayaan perusahaan.
  2. Perlu diadakannya perputaran jabatan (job rotation) untuk semua bagian, sehingga karyawan tidak merasa jenuh dan untuk menghindari segala bentuk kecurangan yang dapat dilakukan oleh karyawan.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Evaluasi Peningkatan Kontribusi Pajak Reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota
  2. Analisis Arus Kas Laboratorium Komputer K-Media Tehnik Arsitektur Uns
  3. Evaluasi Anggaran Penjualan Ditinjau dari Berbagai Metode Peramalan Pada Hotel Sahid Raya Solo
  4. Evaluasi Sistem Pemberian Kredit Sampai Penyelesaian Kredit Pada Koperasi Serba Usaha
  5. Pengaruh Ekspektasi Kinerja, Ekspektasi Usaha, Faktor Sosial Dan Kepuasan Pemakai Terhadap Penggunaan Sistem Informasi Berbasis Komputer Pada Perusahaan Penerbitan Di Surakarta

 

Incoming search terms: