Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Akutansi: Evaluasi Sistem Pemberian Kredit pd Perusahaan Daerah BPR Badan Kredit Desa

Judul Tesis : Evaluasi Sistem Pemberian Kredit pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Desa Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol

 

A. Latar Belakang

Perkembangan perbankan nasional saat ini mengakibatkan ketatnya persaingan antarbank. Saat ini kelangsungan hidup suatu bank sangat ditentukan oleh kemampuannya untuk bersaing di pasar. Kemampuan bersaing memerlukan strategi yang dapat memanfaatkan semua kekuatan dan peluang yang ada serta menutup kelemahan dan menetralisir hambatan strategis dalam dinamika bisnis yang dihadapi. Semua itu dapat dilakukan apabila manajemen mampu melakukan pengambilan keputusan yang didasarkan pada masukan yang obyektif. Banyak faktor yang menjadi masukan manajemen dalam pengambilan keputusan. Salah satunya adalah masukan yang berasal dari Sistem Informasi Akuntansi. Salah satu aspek penting dalam Sistem Informasi Akuntansi adalah bahwa sistem tersebut berjalan dengan baik di dalam struktur pengendalian intern perusahaan. Pengendalian menjamin kebijakan dan pengarahanpengarahan manajemen cukup memadai. Pengendalian intern yang baik merupakan faktor kunci manajemen perusahaan yang efektif.

BPR BKD Kabupaten Karanganyar didirikan untuk membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian dan pembangunan daerah di segala bidang serta sebagai salah satu sumber pendapatan daerah dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat. Sebagai perusahaan daerah yang usahanya bergerak di bidang jasa keuangan, maka PD. BPR BKD Kabupaten Karanganyar harus mampu memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabahnya. Guna memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi kredit ataupun simpanan maka pada tanggal 30 Januari 2009 PD. BPR BKD Kabupaten Karanganyar membuka PD. BPR BKD Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol, sesuai dengan surat dari Bank Indonesia Nomor 11/163/DKBU/Idad/Slo, tentang persetujuan operasional Kantor Cabang BPR BKD Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol. Sebelum berdiri sebagai kantor cabang, PD. BPR BKD Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol merupakan salah satu kantor kas pelayanan PD. BPR BKD Kabupaten Karanganyar.

 

B. Rumusan Masalah

  • Bagaimana sistem pemberian kredit di PD BPR BKD Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol?
  • Apakah sistem pengendalian intern yang efektif telah diterapkan pada sistem pemberian kredit di PD BPR BKD Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol?
  • Apakah kelebihan dan kelemahan sistem pemberian kredit pada PD BPR BKD Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Sistem Pengendalian Intern

Sistem pengendalian intern meliputi struktur organisasi, metode, dan ukuranukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi, dan mendorong dipatuhinya kebijakan manjemen (Mulyadi, 2001: 163).

Pengertian Kredit

Istilah kredit berasal dari bahasa Yunani (Credere) yang berarti kepercayaan (truth atau faith) atau dalam bahasa Latin “creditum” yang berarti kepercayaan akan kebenaran (Mulyono, 1993: 9). Sehingga dasar dari kredit ialah kepercayaan seseorang atau suatu badan yang memberikan kredit (kreditur) percaya bahwa penerima kredit (debitur) di masa mendatang akan sanggup memenuhi segala sesuatu yang telah dijanjikan. Menurut pasal 1 ayat 11 UndangUndang Nomor 10 tahun 1998 tentang perubahan UndangUndang Nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan, kredit adalah penyediaan uang atau tagihantagihan yang dapat disamakan dengan itu berdasarkan persetujuan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain, dalam hal dimana pihak peminjam berkewajiban melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.

Tujuan dan Fungsi Kredit

Suyatno (2003: 15) berpendapat bahwa tujuan kredit yang diberikan oleh suatu bank, khususnya bank pemerintah yang bertugas sebagai agent of development adalah:

  1. Turut mensukseskan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan.
  2. Meningkatkan aktivitas perusahaan agar dapat menjalankan fungsinya guna menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat
  3. Memperoleh laba agar kelangsungan hidup perusahaan terjamin dan dapat memperluas usahanya.

 

D. Kesimpulan

  1. BPR BKD Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol adalah salah satu badan kredit yang ada di wilayah Kabupaten Karanganyar. Dalam kegiatannya, tidak jarang terjadi masalah dalam macetnya angsuran kredit yang dilakukan oleh nasabahnya. Tapi dengan diterapkannya sistem yang baik dalam proses pemberian kredit di PD. BPR BKD Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol akan meminimalisasi adanya risiko kegagalan kredit. Dari hasil pembahasan yang telah dilakukan penulis dapat disimpulkan bahwa pada sistem pemberian kredit di PD. BPR BKD Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol sudah terdapat pemisahan tanggung jawab fungsional antar bagian, penggunaan formulir bernomor urut tercetak, penggunaan dokumen rangkap, dan sistem wewenang otorisasi dokumen.

 

E. Saran

  1. BPR BKD Kabupaten Karanganyar Cabang Grompol harus lebih mengoptimalkan Bagian Analisis Kredit.
  2. Lebih selektif dalam memilih calon debitur, dengan penilaian kredit yang lebih mempertimbangkan kelayakan kredit. Selektif dalam memilih calon debitur dapat mengurangi tingkat kredit bermasalah.
  3. Satuan Pengawas Intern lebih intensif mengadakan pemeriksaan dan melakukan pengawasan, sehingga mendorong dipatuhinya setiap ketentuan yang ditetapkan oleh manajemen PD. BPR BKD Kabupaten Karanganyar oleh karyawan di semua bagian.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Evaluasi Sistem Penerimaan Kas Dari Sambungan Barudan Tagihan Rekening Air
  2. Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Pergantian Chief Executive Officer (Ceo) Diukur
  3. Evaluasi Penentuan Harga Pokok Produksi Pada Pembuatan Tahu Fajar Di Jumantono
  4. Evaluasi Sistem Pemberian Kredit Pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Badan
  5. Prediksi Rasio Keuangan Terhadap Kondisi Financial Distress Pada Perusahaan Property