Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Akutansi: Evaluasi Pengendalian Intern Sistem Penggajian

Judul Tesis : Evaluasi Pengendalian Intern Sistem Penggajian pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Ngawi

 

A. Latar Belakang

Dalam konsep pengendalian, pemisahan fungsi sangatlah penting. Tujuan pokok pemisahan fungsi adalah untuk mencegah dan melakukan deteksi segera atas kesalahan dan kecurangan dalam pelaksanakan tugas yang dibebankan kepada seseorang. Pengendalian intern yang digunakan dalam suatu perusahaan ataupun dinas pemerintahan merupakan faktor yang menentukan keandalan dan ketelitian data akuntansi, perlindungan terhadap kekayaan yang dimiliki, mendorong efisiensi dan juga dipatuhinya kebijakan manajemen. Untuk melihat tingkat keefektifan dari sistem pengendalian intern perusahaan dilakukan suatu pengujian. Pengujian yang dilakukan digunakan untuk melihat apakah kebijakan dan prosedur yang didesain telah memadai untuk mencegah dan mendeteksi salah saji material dalam lingkungan perusahaan dan apakah kebijakan serta prosedur yang ada telah dilaksanakan dengan baik oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Pengujian dapat dilakukan dengan memeriksa prosedur-prosedur yang diterapkan, apakah telah cukup memberikan keyakinan tentang keandalan dan ketelitian data akuntansi, perlindungan terhadap kekayaan yang dimiliki, mendorong efisiensi dan juga dipatuhinya kebijakan manajemen. Setelah pemeriksaan terhadap prosedur pengendalian intern, langkah selanjutnya adalah pemeriksaan dokumen-dokumen yang terkait dengan prosedur pengendalian intern tersebut. Jika tingkat penyimpangan yang terjadi relative kecil maka dapat dikatakan bahwa sistem pengendalian intern yang ada pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Ngawi sudah efektif.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana tata cara Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Ngawi dalam menerapkan sistem dan prosedur penggajian?
  2. Apakah sistem pengendalian intern terhadap prosedur sistem penggajian yang berlaku pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Ngawi sudah cukup baik?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Sistem

Sistem adalah sekelompok unsur yang erat berhubungan satu dengan lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu, (Mulyadi, 2001 : 2). Setiap sistem dibuat untuk menangani sesuatu yang berulang kali atau yang secara rutin terjadi. Suatu sistem dikatakan sudah baik apabila didalamnya terdapat prinsip-prinsip pengendalian intern yang apabila dilaksanakan dengan baik akan dapat mendorong terciptanya efisiensi operasi, melindungi kekayaan perusahaan dari pemborosan, kecurangan, dan pencurian serta menjamin terciptanya data akuntansi yang tepat dan dapat dipercaya.

Pengertian Gaji

Pengertian gaji menurut Mulyadi (2001 : 373) adalah pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan yang mempunyai jenjang jabatan manajer dan tidak berdasarkan hasil kerja, jam kerja, atau satuan produk yang dihasilkan oleh karyawan.

Pengertian Sistem Pengendalian Intern

Sistem pengendalian intern meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen, (Mulyadi, 2001 : 163).

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan studi kasus mengenai pengendalian intern sistem penggajian pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Ngawi yang berlokasi di Jalan Teuku Umar No. 31 Ngawi.

Jenis dan Sumber Data pada penelitian ini yaitu data primer.

Metode Pengumpulan Data pada penelitian ini yaitu wawancara, Teknik Observasi, dan Teknik Kepustakaan.

 

E. Kesimpulan Tesis

  1. Pelaksanaan sistem penggajian pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Ngawi telah dilaksanakan secara efektif dan efisien. Efektif dapat dilihat dari struktur organisasi yang memisahkan tanggung jawab fungsional yang jelas, dan telah dilakukan otorisasi dan pencatatan terhadap berbagai dokumen yang digunakan dalam sistem penggajian. Efisien dapat dilihat dari keseluruhan dokumen yang menjadi dasar penghitungan gaji telah diproses dengan benar dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk penghitungan gaji pegawai, serta telah diteliti ulang sehingga meminimalkan kesalahan penghitungan gaji.
  2. Sistem Pengendalian Intern pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Ngawi sudah cukup baik, hal ini dibuktikan dengan adanya otorisasi dan prosedur pencatatan pada dokumen-dokumen penggajian.
  3. Pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Ngawi, sistem dalam pengambilan gaji pegawai sudah cukup baik, hal ini ditandai dengan adanya bukti pengambilan gaji dan bukti tanda tangan dari pegawai yang bersangkutan. Dengan adanya prosedur ini maka kesalahan dalam pembayaran gaji dapat dikurangi.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Evaluasi Peningkatan Kontribusi Pajak Reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota
  2. Analisis Arus Kas Laboratorium Komputer K-Media Tehnik Arsitektur UNS
  3. Evaluasi Anggaran Penjualan Ditinjau dari Berbagai Metode Peramalan Pada Hotel Sahid Raya Solo
  4. Evaluasi Sistem Pemberian Kredit Sampai Penyelesaian Kredit Pada Koperasi Serba Usaha
  5. Pengaruh Ekspektasi Kinerja, Ekspektasi Usaha, Faktor Sosial Dan Kepuasan Pemakai Terhadap Penggunaan Sistem Informasi Berbasis Komputer Pada Perusahaan Penerbitan Di Surakarta