Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Akutansi: Evaluasi Penentuan Harga Pokok Produksi pd Pembuatan Tahu Fajar

Judul Tesis : Evaluasi Penentuan Harga Pokok Produksi pada Pembuatan Tahu Fajar di Jumantono

 

A. Latar Belakang

Harga pokok produksi merupakan keseluruhan biaya produksi yang terserap ke dalam setiap unit produk yang dihasilkan perusahaan. Secara umum biaya produksi dibagi menjadi tiga elemen yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya produksi lainnya (Biaya Overhead Pabrik). Untuk pengumpulan biaya produksi ditentukan oleh karakteristik proses produksi yang dihasilkan perusahaan. Karakteristik kegiatan perusahaan menggunakan metode pengumpulan biaya produksi. Ada dua macam metode pengumpulan biaya produksi yaitu: metode harga pokok proses dan metode harga pokok pesanan.

Untuk kepentingan perencanaan laba jangka pendek, manajemen memerlukan informasi biaya yang dipisahkan menurut perilaku biaya dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan. Penentuan harga pokok produksi dapat dilakukan dengan dua pendekatan yaitu metode full costing dan variable costing. Full costing memperlakukan semua biaya produksi sebagai harga pokok (product cost) tanpa memperhatikan apakah biaya tersebut variabel atau tetap. Harga pokok produksi dengan metode ini terdiri dari bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan overhead pabrik tetap dan variabel. Variable costing, hanya biaya produksi yang berubah-ubah sesuai dengan output yang diperlakukan sebagai harga pokok. Umumnya terdiri dari bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead variabel.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Biaya Overhead Pabrik apa saja yang belum dihitung?
  2. Berapa harga pokok produksi dengan pendekatan full costing dan variable costing pada pembuatan tahu Fajar di Jumantono?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Biaya

Dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu (Mulyadi, 2000: 8). Dalam arti sempit biaya dapat diartikan sebagai pengorbanan sumber ekonomi untuk memperoleh aktiva (Mulyadi, 2000: 10).

 

Pengertian Harga Pokok Produksi

Menurut Mulyadi (2000: 10) harga pokok merupakan pengorbanan sumber ekonomi untuk memperoleh aktiva, selain itu harga pokok juga digunakan untuk menunjukkan pengorbanan sumber ekonomi dalam pengolahan bahan baku menjadi produk. Namun karena pembuatan produk tersebut bertujuan mengubah aktiva (berupa persediaan bahan baku) menjadi aktiva lain (persediaan produk jadi), maka pengorbanan bahan baku tersebut, yang berupa biaya bahan baku, akan membentuk harga pokok produksi.

 

Metode Harga Pokok Proses (Process costing)

Sistem process costing digunakan dalam perusahaan yang memproduksi satu jenis produk dalam jumlah besar dalam jangka panjang. Contohnya adalah produksi kertas. Prinsip dasar dari process costing adalah mengakumulasikan biaya dari operasi atau departemen tertentu selama satu periode penuh (bulanan, kuartalan, dan tahunan) dan kemudian membaginya dengan jumlah unit yang diproduksi selama periode tersebut.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang memfokuskan pada evaluasi harga pokok produk pada tahu perpotongnya. Penelitian ini dilakukan dengan dua pendekatan metode penentuan harga pokok produksi yaitu (1) metode full costing yaitu metode yang memperlakukan semua biaya produksi sebagai harga pokok (product cost) tanpa memperhatikan apakah biaya tersebut variabel atau tetap, (2) metode variable costing, hanya biaya produksi yang berubah-ubah sesuai dengan output yang diperlakukan sebagai harga pokok. Perumusan masalah adalah (1) biaya overhead pabrik apa saja yang belum dihitung?, (2) berapa harga pokok produksi dengan pendekatan full costing dan variable costing pada pembuatan tahu Fajar di Jumantono?

 

E. Kesimpulan Tesis

  1. Biaya overhead pabrik yang belum dihitung adalah biaya overhead pabrik tetap yaitu biaya penyusutan gedung dan biaya penyusutan mesin.
  2. Penghitungan biaya overhead pabrik antara tahu putih dan tahu merah tidak dipisahkan.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Evaluasi Sistem Penerimaan Kas Dari Sambungan Barudan Tagihan Rekening Air
  2. Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Pergantian Chief Executive Officer (Ceo) Diukur
  3. Evaluasi Penentuan Harga Pokok Produksi Pada Pembuatan Tahu Fajar Di Jumantono
  4. Evaluasi Sistem Pemberian Kredit Pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Badan
  5. Prediksi Rasio Keuangan Terhadap Kondisi Financial Distress Pada Perusahaan Property