Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Tesis Akuntansi: Evaluasi Sistem Pengendalian Persediaan Material pd PT. PLN

Judul Tesis : Evaluasi Sistem Pengendalian Persediaan Material pada PT. PLN (PERSERO) Area Pelayanan dan Jaringan Surakarta

 

A. Latar Belakang

Sistem persediaan berkaitan erat dengan sistem penjualan, sistem retur penjualan, sistem pembelian, sistem retur pembelian dan sistem akuntansi biaya produksi. Sistem pengendalian intern yang meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran perlu diterapkan untuk menyusun sistem pengendalian persediaan. Pengendalian persediaan dapat dilakukan dengan melakukan perhitungan fisik oleh suatu tim yang terdiri dari fungsi pemegang kartu, perhitungan fisik, fungsi perhitungan fisik, fungsi penghitung, dan fungsi pengecek yang harus terpisah dari fungsi gudang, untuk memperkecil kemungkinan terjadi kesalahan dalam perhitungan fisik persediaan. Selain itu pengendalian persediaan dapat dilakukan dengan sistem otorisasi oleh bagian atau orang yang berwenang dan prosedur pencatatan persediaan berdasarkan dokumen yang telah diotorisasi. Kemudian cara-cara yang ditempuh perusahaan dalam menciptakan praktik yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap unit organisasi juga sangat berpengaruh terhadap sistem pengendalian persediaan.

Berdasarkan uraian latar belakang di atas mendorong penulis untuk mengadakan penelitian di PT. PLN (Persero) APJ Surakarta dengan mengambil judul, “EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN MATERIAL PADA PT. PLN (PERSERO) APJ SURAKARTA”.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana prosedur penerimaan dan pengeluaran persediaan pada PT. PLN (Persero) APJ Surakarta ?
  2. Apakah sistem pengendalian persediaan material yang diterapkan pada PT. PLN (Persero) APJ Surakarta sudah efisien dan efektif ?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Sistem Akuntansi

Sistem adalah suatu jaringan yang dibuat menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan. Prosedur adalah suatu urutan kegiatan klerikal, biasanya melibatkan beberapa orang dalam satu departemen atau lebih, yang dibuat untuk menjamin penanganan secara seragam transaksi perusahaan yang terjadi berulang-ulang (Mulyadi, 1997 : 6).

Sistem Pengendalian Persediaan

Pengertian pengendalian persediaan material adalah langkah-langkah kebijaksanaan yang dilakukan dalam mengatur suatu persediaan material tanpa mengurangi kelancaran tugas-tugas operasional, sehingga persediaan material itu dalam batas-batas yang normal dan wajar sesuai kebutuhan, jadi tidak kelebihan atau kekurangan.

Hubungan Sistem Akuntansi Persediaan dengan Sistem Pengendalian Persediaan Sistem pengendalian persediaan memegang peranan yang penting dalam sistem akuntansi persediaan. Hal ini dikarenakan sistem pengendalian persediaan memberikan pengawasan atas sistem akuntansi persediaan agar dapat berjalan sesuai dengan kebijakan dan peraturan perusahaan sehingga tujuan yang ditetapkan perusahaan dapat tercapai. Pembentukan sistem akuntansi yang didalamnya dipertimbangkan sistem pengendalian persediaan bertujuan agar semua kemungkinan terjadinya suatu kesalahan dapat diminimalisasi.

 

D. Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, yaitu mengambil suatu obyek tertentu untuk dianalisa secara mendalam dengan memfokuskan pada satu masalah.

Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan pihak PT. PLN (persero) APJ Surakarta dalam hal ini bagian perbekalan (gudang), sedangkan data sekunder diperoleh dari buku maupun sumber bacaan lainnya.

 

E. Kesimpulan

  1. Sistem akuntansi persediaan pada PT. PLN (Persero) APJ Surakarta terdiri dari pencatatan yang berasal dari penerimaan persediaan material dari rekanan, penerimaan material antar unit, pengeluaran persediaan material dari pemakaian, pengeluaran material antar unit-unit yang bersangkutan, pencatatan penerimaan persediaan karena adanya retur.
  2. PLN (Persero) APJ Surakarta mempunyai gudang yang belum maksimal karena ketidaksesuainya kapasitas atau daya tampung persediaan material terhadap kuantitas persediaan material yang ada di gudang, sehingga petugas gudang kesulitan menata dan mengklasifikasikan material dengan baik.
  3. Bagian-bagian yang terkait dalam sistem akuntansi persediaan sudah terpisah namun terdapat tugas pekerjaan pokok dan tugas pekerjaan bersama yang harus dilakukan oleh masing-masing bagian.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Pengaruh Kebijakan Hutang, Kebijakan Investasi, Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2003-2007
  2. Evaluasi Sistem Pengendalian Persediaan Material Pada Pt. Pln (Persero) Area Pelayanan Dan Jaringan Surakarta
  3. Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Penerimaan Kas Dari Rawat Inap Pada Puskesmas Sambirejo
  4. Pemahaman Staff Instansi Daerah Dan Mahasiswa Akuntansi Terhadap Standar Akuntansi
  5. Analisis Penggunaan Z-Score Altman Untuk Menilai Potensi Kebangkrutan Perusahaan