Hubungan Antara Penguasaan Kosakata dan Minat Belajar dgn Kemampuan Berbicara Bahasa Jawa

Judul Skripsi : Hubungan Antara Penguasaan Kosakata dan Minat Belajar dengan Kemampuan Berbicara Bahasa Jawa

 

A. Latar Belakang Masalah

Minat siswa SMA khususnya kelas X terhadap bahasa Jawa sangatrendah berdasarkan wawancara yang telah dilakukan, baik dengan guru bahasa Jawa maupun dengan siswa itu sendiri. Bahasa Jawa dirasa sangat sulit bagi siswa terutama menyangkut unggah-ungguh yang harus mereka kuasai jika ingin dianggap memiliki sopan santun. Hal tersebut membuat minat mereka untuk mempelajari bahasa Jawa semakin rendah. Sebenarnya diharapkan dengan meningkatnya minat siswa terhadap bahasa Jawa, kemampuan berbicara mereka juga akan semakin baik.

Dari uraian tersebut di atas didapatkan perincian bahwa ada hubungan positif antara penguasaan kosakata dan minat belajar dengan kemampuan berbicara. Dengan kata lain, penguasaan kosakata ditambah minat belajar yang tinggi, akan meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Untuk itu perlu penelitian untuk membuktikan bahwa penguasaan kosakata dan minat belajar yang tinggi, kemampuan berbicara siswa juga akan meningkat

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan pembatasan masalah yang ada dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:

  1. Adakah hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan berbicara bahasa Jawa pada siswa kelas X SMA Negeri se-Kabupaten Cilacap?
  2. Adakah hubungan antara minat belajar dengan kemampuan berbicara bahasa Jawa pada siswa kelas X SMA Negeri se- Kabupaten Cilacap?
  3. Adakah hubungan antara penguasaan kosakata dan minat belajar secara bersama-sama dengan kemampuan berbicara bahasa Jawa pada siswa kelas X SMA Negeri se-Kabupaten Cilacap?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:

  1. Hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan berbicara bahasa Jawa pada siswa kelas X SMA Negeri se- Kabupaten Cilacap.
  2. Hubungan antara minat belajar dengan kemampuan berbicara bahasa Jawa pada siswa kelas X SMA Negeri se-Kabupaten Cilacap.
  3. Hubungan antara penguasaan kosakata dan minat belajar secara bersama-sama dengan kemampuan berbicara bahasa Jawa pada siswa kelas X SMA Negeri se-Kabupaten Cilacap.

 

D. Simpulan

Berdasarkan deskripsi data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara penguasaan kosakata (X1) dengan kemampuan berbicara bahasa Jawa (Y). Semakin tinggi penguasaan kosakata siswa maka, semakin meningkat pula kemampuan berbicara bahasa Jawa siswa.

2. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara minat belajar (X2) dengan kemampuan berbicara bahasa Jawa (Y). Semakin tinggi minat belajar yang dimiliki siswa maka, semakin meningkat pula kemampuan berbicara bahasa Jawa siswa.

3. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara penguasaan kosakata (X1) dan minat belajar (X2) dengan kemampuan berbicara bahasa Jawa (Y). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penguasaan kosakata dan minat belajar siswa maka, kemampuan berbicara bahasa Jawa siswa juga akan meningkat.

 

E. Saran

  1. Bagi Sekolah

Sekolah hendaknya memberikan dukungan penuh bagi terbentuknya lingkungan belajar yang efektif di sekolah dengan meyediakan sarana bagi guru dan siswa untuk dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa.

  1. Bagi Siswa

Siswa hendaknya menyadari arti pentingnya penguasaan kosakata bagi kemampuan berbicaranya, sehingga siswa diharapkan senantiasa dapat meningkatkan penguasaan kosakatanya melalui berbagai cara dalam belajar.

Tesis Akutansi: Belajar Akuntansi Keuangan & Lingkungan Belajar trhdp Prestasi Belajar

Judul Tesis : Pengaruh Prestasi Belajar Akuntansi Keuangan, Minat, dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Analisis Laporan Keuangan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang Tahun 2001

 

A. Latar Belakang

Program studi pendidikan akuntansi merupakan program pendidikan yang ada di Jurusan Ekonomi Fakultas Ilmu Sosial UNNES. Program studi ini bertujuan untuk menyiapkan mahasiswanya untuk menjadi calon pendidik atau guru akuntansi yang profesional dan berkompeten. Mahasiswa di program studi pendidikan Akuntansi menerima matakuliah-matakuliah sesuai dengan Kurikulum Inti dan Kurikulum Institusional.

Salah satu kelompok mata kuliah yang ada di program studi pendidikan akuntansi adalah Kelompok Mata kuliah Keahlian Berkarya (MKB). Kelompok Mata kuliah Keahliah Berkarya (MKB) adalah mata kuliah yang bersifat matakuliah khusus yang diberikan pada program studi tertentu, terdiri atas beberapa mata kuliah yang bertujuan untuk membentuk sikap dan perilaku yang dibutuhkan seseorang dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai (Pedoman Akademik UNNES 2003-2004). MKB dalam program studi pendidikan akuntansi merupakan kelompok mata kuliah yang terdiri dari mata kuliah-mata kuliah yang berhubungan dengan ilmu akuntansi. Kelompok mata kuliah ini diberikan agar mahasiswa menguasai semua ilmu tentang akuntansi. Sehingga mahasiswa mempunyai bekal ilmu akuntanasi yang cukup untuk memjadi seorang guru karena seorang guru harus mempunyai cukup modal penguasaan bahan agar dapat menyampaikan materi pelajaran dengan baik.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana gambaran umum lokasi penelitian di Jurusan Ekonomi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang ?
  2. Bagaimana prestasi belajar Akuntansi Keuangan, minat belajar, lingkungan belajar dan prestasi belajar Analisis Laporan Keuangan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Jurusan Ekonomi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang angkatan tahun 2001?

 

C. Landasan Teori

Pengertian belajar

Menurut W.S. Winkel dalam Darsono (2001:4) belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan nilai sikap. Menurut Sardiman (2005:19) belajar itu sebagai rangkaian kegiatan jiwa raga, psiko-fisik untuk menuju ke perkembangan pribadi manusia seutuhnya, yang berarti menyangkut unsur cipta, rasa dan karsa, ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Pengertian prestasi belajar

Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran, lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau nilai yang diberikan oleh guru (Tu’u 2004 : 75).

Minat Belajar

Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. (Slameto 2003:180) Lebih lanjut Winkel (1983:30) menyatakan minat merupakan yang agak menetap dalam subyek merasa tertarik pada hal/bidang tertentu dan merasa senang berkecimpung dalam bidang itu. Perasaan senang akan menimbulkan minat.

 

D. Metode Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan Akuntansi tahun 2001 sebanyak 74 mahasiswa.

Populasi ini sekaligus sebagai sempel. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah prestasi belajar Akuntansi Keuangan, minat belajar dan lingkungan belajar, sedangkan variabel terikatnya adalah prestasi belajar Analisis Laporan Keuangan.

Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner dan dokumentasi.

Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase, metode analisis regresi linier berganda, uji simultan, uji parsial, koefisien determinasi, evaluasi ekonometrika yang terdiri dari uji normalitas data, uji multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas.

 

E. Kesimpulan

  1. Pada Jurusan Ekonomi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang terdapat lima program studi yaitu Program Studi Pendidikan Ekonomi yang berkonsentrasi pada Akuntansi, Administrasi Perkantoran, dan Koperasi, Akuntansi S1, Akuntansi D3, Manajemen S1, Manajemen Perkantoran D3 dan Ekonomi Pembangunan.
  2. Sebanyak 50 mahasiswa Pendidikan Akuntansi memiliki prestasi Belajar Akuntansi Keuangan baik, 58 mahasiswa memiliki minat belajar yang tinggi, 61 mahasiswa memiliki lingkungan belajar yang baik dan 23 mahaiswa memiliki prestasi belajar Analisis Laporan Keuangan yang baik sekali.
  3. Secara parsial tidak ada pengaruh prestasi belajar akuntansi keuangan terhadap prestasi belajar analisis laporan keuangan mahasiswa program studi pendidikan akuntansi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang tahun 2001.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Pengaruh Efisiensi Modal Kerja terhadap Rentabilitas pada Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia
  2. Pengaruh Efisiensi Pengendalian Biaya dan Tingkat Perputaran Modal Kerja terhadap Rentabilitas Ekonomi
  3. Pengaruh Modal Sendiri dan Modal Pinjaman Terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) pada Koperasi
  4. Pengaruh Motivasi Belajar dan Metode Pembelajaran terhadap Prestasi Belajar Akuntansi
  5. Pengaruh Prestasi Belajar Akuntansi Keuangan, Minat dan Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Belajar

 

Kemampuan Dosen dlm Mengajar dgn Prestasi Belajar Mahasiswa

Judul Skripsi : Hubungan Minat Belajar dan Persepsi tentang Kemampuan Dosen dalam Mengajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Diploma III Kebidanan di Universitas Respati Yogyakarta

A. Latar Belakang Masalah

Dosen mempunyai peranan penting sebagai tenaga pendidik profesional dalam proses pembelajaran. Dosen bertugas membelajarkan mahasiswa agar mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Disisi lain mahasiswa dalam mencapai tujuan pendidikan, dipengaruhi oleh banyak hal, yaitu mahasiswa harus berada dalam kondisi yang memungkinkan mereka dapat belajar, dimana kondisi tersebut dapat menunjang mahasiswa dapat menerima ilmu dengan baik yang diberikan oleh dosen. Dalam hal ini jelas bahwa peranan dosen sangatlah penting dalam menciptakan kondisi yang kondusif untuk belajar tersebut.

Dari wawancara yang dilakukan peneliti, 4 dari 10 mahasiswa semester VI menyatakan bahwa terasa tidak berminat untuk mempelajari beberapa mata kuliah, dosen dalam mengajar kurang menarik dan nilai ujian mereka kurang memuaskan. Berdasarkan uraian di atas, peneliti merasa perlu mengetahui lebih lanjut Hubungan minat belajar dan persepsi tentang kemampuan dosen dalam mengajar dengan prestasi belajar Mahasiswa Program Studi Diploma III Kebidanan di Universitas Respati Yogyakarta. (Mutiara, 2011)

 

B. Rumusan Masalah

Adakah hubungan minat belajar dan persepsi tentang kemampuan dosen dalam mengajar dengan prestasi belajar Mahasiswa Program Studi Diploma III Kebidanan di Universitas Respati Yogyakarta?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan umum

Menganalisis hubungan minat belajar dan persepsi tentang kemampuan dosen dalam mengajar dengan prestasi belajar Mahasiswa Program Studi Diploma III Kebidanan di Universitas Respati Yogyakarta.

Tujuan khusus

  1. Mengetahui hubungan minat belajar dengan prestasi belajar mahasiswa
  2. Mengetahui hubungan persepsi tentang kemampuan dosen dalam mengajar dengan prestasi belajar mahasiswa

 

D. Simpulan

1. Terdapat hubungan positif dan secara statistik signifikan minat belajar dengan prestasi belajar (b=0,03; p=0,026). Sedangkan secara substantif tidak signifikan minat belajar dengan prestasi belajar dikarenakan perbedaannya sangat kecil. Semakin tinggi minat belajar mahasiswa, maka semakin tinggi prestasi belajarnya.

2. Terdapat hubungan positif dan secara statistik signifikan persepsi tentang kemampuan dosen dalam mengajar dengan prestasi belajar (b=0,02; p=0,022). Sedangkan secara substantif tidak signifikan persepsi tentang kemampuan dosen dalam mengajar dengan prestasi belajar dikarenakan perbedaannya sangat kecil. Semakin baik persepsi mahasiswa tentang kemampuan dosen dalam mengajar, maka semakin tinggi prestasi belajarnya.

Perilaku Mahasiswa Kebidanan dlm Pembelajaran Praktik Asuhan Persalinan Normal

Judul Skripsi : Hubungan Minat Belajar dan Kompetensi dengan Perilaku Mahasiswa D III Kebidanan dalam Pembelajaran Praktek APN di Laboratorium Akademi Kebidanan Kutai Husada Tenggarong

 

A. Latar Belakang Masalah

Hasil evaluasi pembelajaran mahasiswa Akademi kebidanan tahun Akademik 2008-2009 dalam pembelajaran APN masih ditemukan kelamahan-kelamahan hasil belajar mahasiswa, termasuk di dalamnya nilai kompetensi. Didapatkan data dari 23 mahasiswa (28,3%) kurang baik perilakunya terhadap klien pada pembelajaran APN di laboratorium. Penjabaranya adalah sebagai berikut: (1) tidak menjelaskan prosedur tindakan yang akan dilakukan kepada klien sebanyak 2 orang (8,69%), (2) tidak bersikap sopan kepada klien saat melayani = 4 orang (17,39%), (3) tidak memposisikan klien dengan benar dalam memberikan asuhan kebidanan pada klien sebanyak 2 orang (8,39%), (4) tidak ada respon mahasiswa baik terhadap keluhan atau reaksi klien sebanyak 7 orang (30,43%), kurang atau tidak sabar dalam memberikan asuhan kebidanan serta kurang teliti dalam melayani klien sebanyak 8 orang (34,78%). Dari keseluruhan uji OSCA Asuhan Persalinan Normal (APN) yang dilakukan terhadap mahasiswa semester III sebanyak 23 orang (38.33%) harus melakukan ujian ulang. Ketidakberhasilan ini patut diduga ada kaitannya dengan minat terhadap mata materi APN ini.

Berpijak dari gambaran diatas, peneliti bermaksud untuk mengetahui hubungan minat belajar dan kompetensi dengan perilaku mahasiswa dalam pembelajaran praktek APN di laboratorium, maka peneliti perlu pembuktian secara ilmiah melalui penelitian ini dengan judul ”Hubungan Minat Belajar dan Kompetensi dengan perilaku Mahasiswa D III Kebidanan Dalam Pembelajaran Praktek APN di Laboratorium Akademi Kebidanan Kutai Husada Tenggarong ”.

 

B. Perumusan Masalah Skripsi

  1. Apakah ada hubungan minat belajar perilaku Mahasiswa Akademi Kebidanan dalam pembelajran praktek asuhan persalinan normal (APN) di Laboratorium Akademi Kebidanan Husada Tenggarong?
  2. Apakah ada hubungan kompetensi dengan perilaku Mahasiswa Akademi Kebidanan dalam praktek Asuhan Persalinan Normal (APN) di Laboratorium Akademi Kebidanan Husada Tenggarong?
  3. Apakah ada hubungan minat belajar dan kompetensi dengan perilaku Mahasiswa Akademi Kebidanan dalam pembelajaran Praktek Asuhan Persalinan Normal (APN) di Laboratorium Akademi Kebidanan Husada Tenggarong?

 

C. Tujuan Penilitian

Tujuan Umum

Untuk mengetahui hubungan minat belajar dan kompetensi dengan perilaku mahasiswa akademi kebidanan dalam pembelajaran praktek Asuhan Persalinan Normal (APN) di laboratorium Akademi Kebidanan Husada Tenggarong tahun 2010.

 

Tujuan Khusus

  1. Untuk mengetahui hubungan minat belajar dengan perilaku mahasiswa akademi kebidanan praktek Asuhan Persalinan Normal di Laboratorium Akademi Kebidanan Kutai Husada Tenggarong .
  2. Untuk mengetahui hubungan kompetensi dengan perilaku mahasiswaAkademi Kebidanan dalam pembelajaran Praktik Asuhan Persalinan Normal di Laboratorium Akademi Kebidanan Kutai Husada Tenggarong .

 

D. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat kesimpilan sebagai berikut :

1. Terdapat hubungan yang signifikan (p=0,002) antara minat belajar dengan perilaku mahasiswa D III Kebidanan dalam pembelajaran praktik asuhan persalinan normal di Laboratorium Akademi kebidanan Kutai Husada Tenggarong.

2. Terdapat hubungan yang signifikan (p=0,000) antara kompetensi dengan perilaku mahasiswa D III Kebidanan dalam pembelajaran praktik asuhan persalinan normal di Laboratorium Akademi kebidanan Kutai Husada Tenggarong.

3. Terdapat hubungan yang signifikan (p=0,000) antara minat belajar dan kompetensi dengan perilaku mahasiswa D III Kebidanan dalam pembelajaran praktik asuhan persalinan normal di Laboratorium Akademi kebidanan Kutai Husada Tenggarong.

Incoming search terms: