Tesis Manajemen: Penerapan Marketing Mix pd Perusahaan Mebel

Judul Tesis : Penerapan Marketing Mix pada Perusahaan Mebel “Aji Nugroho” di Sukoharjo

 

A. Latar Belakang

Salah satu aspek manajemen pemasaran yang tepat adalah pelaksanaan marketing mix secara tepat dan efisien. Marketing mix adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus menerus mencapai tujuan pemasaran di pasar sasaran (Kotler, 1997). Variabel – variabel marketing mix adalah produk, harga, promosi dan distribusi.

Produk adalah unsur yang utama dalam marketing mix, maka di dalam melakukan pemasaran hasil produksi yang penting ialah menjual inti dari produk, yaitu manfaat dari produk dan bukan ciri – ciri dari produk. Manfaat atau inti produk merupakan jasa hakiki yang memang dikehendaki oleh konsumen. Pentingnya harga bagi perusahaan adalah untuk menghasilkan pendapatan dari hasil penjualan dan juga sebagai penentu bagi permintaan pasar. Jika perusahaan ingin menentukan harga haruslah melihat situasi pasar dan melihat kualitas dari produk tersebut.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana penerapan produk yang dijual perusahaan ?
  2. Bagaimana penetapan harga jual produk yang digunakan perusahaan ?

 

C. Landasan Teori Tesis 

Pengertian Pemasaran

Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan – kegiatan pokok yang dilakukan oleh para pengusaha dalam usaha untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Berhasil atau tidaknya perusahaan mencapai tujuannya tergantung kepada sumber daya manusia perusahaan dalam mengkoordinasikan fungsi – fungsi pemasaran sebagai ujung tombak perusahaan.

Marketing mix

Marketing mix adalah kombinasi dari strategi produk, penentuan harga, distribusi dan promosi yang digunakan untuk membuat berbagai produk.

 

Pengertian Promosi

Promosi adalah semua jenis kegiatan pemasaran yang ditujukan untuk mendorong permintaan. (Swastha dan Irawan, 1990).

 

D. Metode Penelitian

Untuk memperoleh data yang diperlukan penulis melakukan penelitian pada Mebel Aji Nugroho di Sukoharjo.

Sumber Data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan data primer dan data sekunder.

Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara dan observasi.

Analisis data yang digunakan adalah metode diskriptif.

 

E. Kesimpulan

Produk

  1. Dalam perencanaan produk perusahaan Aji Nugroho memiliki produk yang berkualitas, ini dapat dilihat dari segi finishingnya yang halus dan mempunyai ciri khas yaitu dengan menggunakan handle yang terbuat dari kuningan. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan Aji Nugroho bentuknya sangat bervariasi ada yang oval, persegi, panjang, besar, kecil dan sebagainya. Adapun jenis-jenis produk yang dihasilkan antara lain meja, kursi, almari, tempat tidur, tempat tv dan pernak-pernik.
  2. Perusahaan Aji Nugroho dalam mengembangkan produknya dilakukan dengan menambah aksesoris pada produk yang sudah tidak sesuai dengan selera konsumen.

Harga

Dalam penetapan harga perusahaan Aji Nugroho menggunakan beberapa metode, diantaranya:

  • Penetapan harga atas dasar biaya mark-up

Perusahaan Aji nugroho menggunakan metode ini untuk barang – barang yang diproduksi maupun untuk barang yang diproduksi dari luar.

  • Penetapan harga berdasar atas harga pesaing.

Metode penetapan harga berdasar harga pesaing yaitu penetapan harga yang dalam penentuan harganya berdasarkan dari harga pesaingnya.

 

Cara pembayaran

Cara pembayaran untuk pembelian produk pada perusahaan Aji Nugroho yaitu dengan kontan, tempo 1 bulan atau dengan melalui transfer atau wesel.

Contoh Tesis Manajemen

  1. Analisis Keputusan Pembelian Kain pada Toko Textile MAC Mohan Surakarta
  2. Analisis Pengaruh Pergerakan Pesawat Komersial terhadap Pergerakan Penumpang
  3. Analisis Pengaruh Return On Assets, Volume Perdagangan, Earning Per Share
  4. Analisis Perencanaan dan Penentuan Kombinasi Produk Optimal Untuk Memaksimalkan Laba dalam Pembangunan Perumahan Puri Pudak Payung Asri (P4a) di Semarang
  5. Analisis Pert dan CPM untuk Pesanan Khusus pada Cv. Batik Surya Kencana

 

Bauran Pemasaran (marketing mix)

Bauran Pemasaran (marketing mix)
Bauran Pemasaran (marketing mix)

Bauran Pemasaran (marketing mix) ~Bauran pemasaran atau marketing mix adalah kumpulan dari variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan yang digunakan oleh suatu badan usaha untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran. Dalam bukunya, Sofjan Assauri mendefinisikan bauran pemasaran merupakan kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel mana yang dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi reaksi para pembeli atau konsumen. Jadi, bauran pemasaran terdiri dari himpunan variabel yang dapat dikendalikan dan digunakan oleh perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen dalam pasar sasarannya.

Seperti diketahui, strategi pemasaran adalah suatu himpunan asas yang secara tepat, konsisten dan layak dilaksanakan oleh perusahaan guna mencapai sasaran pasar yang dituju dalam jangka panjang dan tujuan perusahaan jangka panjang, dalam situasi persaingan tertentu. Dalam strategi pemasaran ini, terdapat Strategi Acuan/Bauran Pemasaran yang menempatkan komposisi terbaik dari keempat komponen atau variabel pemasaran, untuk dapat mencapai sasaran pasar yang dituju, dan sekaligus mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.

Bauran pemasaran terdapat empat komponen, yaitu :

  1. Produk
  2. Harga
  3. Distribusi
  4. Promosi

Keempat strategi tersebut saling mempengaruhi, sehingga semuanya penting sebagai satu kesatuan strategi, yaitu Strategi Acuan/Bauran. Sedangkan strategi bauran pemasaran nin merupakan bagian dari strategi pemasaran, dan berfungsi sebagai pedoman dalam menggunakan unsur-unsur atau variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan pimpinan perusahaan, untuk mencapai tujuan perusahaan dalam bidang pemasaran.

Dalam bauran pemasaran terdapat empat variabel yang sangat penting dalam strategi pemasaran, yaitu terdiri dari produk, harga, promosi dan tempat. Keempat variabel itu diperlukan dalam bauran pemasaran dan keempat variabel ini harus saling berkaitan satu sama lain. Hal ini bertujuan agar dapat mencapai tujuan dari strategi pemasaran yang berupa keberhasilan menyeluruh. Yang sangat dipentingkan, bahwa pemilihan pasar target dan pengembangan bauran pemasaran saling berkaitan. Kedua kegiatan ini diputuskan bersama. Yang harus dibandingkan dengan tujuan perusahaan adalah strategi bukan pasar target alternatif atau bauran pemasaran alternatif.

 

Incoming search terms:

Tesis Manajemen: Analisis Keputusan Pembelian Kain pd Toko Textile MAC Mohan Surakarta

Judul Tesis : Analisis Keputusan Pembelian Kain pada Toko Textile MAC Mohan Surakarta

 

A. Latar Belakang

Persepsi konsumen terhadap faktor harga, kualitas kain, jenis kain, corak, dan warna adalah hal yang juga perlu diperhatikan. Sebagai produsen hendaknya mengetahui bagaimana persepsi konsumen terhadap harga produknya, bagaimana kualitas kainnya, bagaimana jenis kainnya, dan bagaimana dengan corak serta warna kainnya. Dengan mengetahui persepsi konsumen, maka diambil suatu gambaran sehingga pihak toko dapat mengurangi kesalahan dalam menentukan kebijakan, karena kesalahan sedikit saja akan sangat mempengaruhi volume penjualan.

Berdasarkan uraian di atas penulis tertarik untuk membahas faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli kain di Toko Textile Mac Mohan Surakarta dibandingkan toko lain dan untuk mengetahui faktor mana yang paling berpengaruh dalam keputusan pembelian kain. Dengan demikian permasalahan ini akan dijadikan sebagai bahan penulisan Tugas Akhir dengan judul “ANALISIS KEPUTUSAN PEMBELIAN KAIN PADA TOKO TEXTILE MAC MOHAN SURAKARTA”

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah faktor harga, kualitas kain, jenis kain, corak dan warna kain mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian kain pada Toko Textile Mac Mohan Surakarta?
  2. Faktor mana yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian kain dari kempat faktor yang ada (harga, kualitas kain, jenis kain, corak dan warna kain) pada Toko Textile Mac Mohan Surakarta ?

 

C. Landasan Teori

Pemasaran Jasa

Menurut Oka A. Yoeti (2001: 1) yang dimaksud dengan jasa (service) adalah suatu produk yang tidak nyata (intangible) dari hasil kegiatan timbal balik antara pemberian jasa (producer) dan penerima jasa (customer) melalui suatu atau beberapa aktivitas untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sedangkan menurut William J. Stanton (1993: 220) jasa diberi definisi kegiatan bersifat tidak teraba (intangible) yang merupakan pemenuhan kebutuhan dan tidak harus terikat pada penjualan produk dan jasa lain.

 

Bauran Pemasaran (Marketing Mix)

Konsep pengembangan strategi pemasaran berkait dengan masalah bagaimana menetapkan bentuk penawaran pada segmen pasar tertentu. Hal ini dapat terpenuhi dengan penyediaan suatu sarana yang disebut marketing mix. Marketing mix ini merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan. Secara definitif tepat dikatakan bahwa marketing mix adalah kombinasi dari 4 variasi atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yakni produk, struktur harga, kegunaan promosi dan sistem distribusi adalah place (Basu Swastha, 1984: 42).

 

D. Metodelogi Penelitian

Lokasi penelitian ini dilakukan penulis pada Toko Textile Mac Mohan Jl. Gatot Subroto No 42 A Surakarta.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer.

Pengambilan sampel menggunakan metode non random sampling.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non random sampling yaitu convenience sampling.

Teknik Pengumpulan Data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan wawancara, kuesioner dan observasi.

Teknik penganalisaan data yang digunakan penulis adalah analisa deskriptif.

 

E. Kesimpulan

  1. Dalam kaitannya dengan pembelian kain, sebagian besar konsumen berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 79%.
  2. Dalam kaitannya dengan pembelian kain, sebagian besar responden adalah usia di atas 30 tahun yaitu sebanyak 43%.
  3. Dalam kaitannya dengan pembelian kain, sebagian besar responden adalah bekerja sebagai wiraswasta yaitu sebanyak 33%.

 

Contoh Tesis Manajemen

  1. Analisis Keputusan Pembelian Kain Pada Toko Textile Mac Mohan Surakarta
  2. Analisis Pengaruh Pergerakan Pesawat Komersial Terhadap Pergerakan Penumpang
  3. Analisis Pengaruh Return On Assets, Volume Perdagangan, Earning Per Share
  4. Analisis Perencanaan Dan Penentuan Kombinasi Produk Optimal Untuk Memaksimalkan Laba Dalam Pembangunan Perumahan Puri Pudak Payung Asri (P4a) Di Semarang
  5. Analisis Pert Dan Cpm Untuk Pesanan Khusus Pada Cv. Batik Surya Kencana

 

Tesis Manajemen: Penerapan Bauran Promosi ( promotional mix ) dlm Usaha Meningkatkan

Judul Tesis : Penerapan Bauran Promosi ( promotional mix ) dalam Usaha Meningkatkan Jumlah Pelanggan Kartu Flexi pada PT. Telkom Kandatel Solo

 

A. Latar Belakang

Dalam memasarkan produknya, perusahaan menggunakan bauran pemasaran ( marketing mix ) yang meliputi : Produk, harga, distribusi, dan promosi. Dalam kegiatan promosi, perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi harus selalu memonitor keinginan konsumen yang berubahberubah, karena konsumen sekarang ini semakin jeli dan berhati-hati dalam memilih produk yang mereka butuhkan. Perusahaan juga mendapatkan kesempatan untuk berkomunikasi dengan pembeli, guna mengenalkan keunggulan-keunggulan produknya.

Promosi merupakan alat yang digunakan untuk berkomunikasi dengan konsumen. Perusahaan melakukan kegiatan promosi dengan berbagai strategi. Dalam teori manajemen pemasaran, suatu perusahaan harus menyusun strategi yang tepat. Strategi ini disebut dengan bauran promosi ( promotional mix ) yang meliputi : periklanan, personal selling, publisitas, dan promosi penjualan. Semakin ketat persaingan, mendorong perusahaan untuk lebih pandai membuat dan menyampaikan promosinya. Begitu juga dengan PT. TELKOM salah satu perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi. Dalam melakukan promosinya, PT. TELKOM berusaha keras untuk bersaing dengan operator lain, misalnya Indosat, Mobile 8, dan Esia. Untuk dapat menarik pelanggan lebih banyak, dalam hal ini PT. TELKOM menggunakan media promosi berupa : periklanan, personal selling, publisitas, dan promosi penjualan. Dengan menggunakan media promosi tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah pelanggan.

 

B. Rumusan Masalah

Media promosi apa saja yang digunakan PT. Telkom Kandatel Solo dan seberapa besar peranannya dalam usaha meningkatkan jumlah pelanggan atau volume penjualan kartu Flexi?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Pemasaran

Setiap perusahaan baik itu perusahaan yang menawarkan barang maupun jasa selalu menginginkan agar produk mereka laku dipasaran. Oleh karena itu, pemasaran menjadi sangat penting peranannya dalam perusahaan. Pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh pengusaha dalam upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Koordinasi dan interaksi seluruh kegiatan pemasaran sangat perlu untuk pemenuhan selera dan kepuasan konsumen, karena berawal dari kepuasan konsumen ini perusahaan dapat mencapai tujuan pemasaran.

Pengertian Bauran Pemasaran / Marketing Mix

Suatu program pemasaran dibentuk dari marketing mix atau bauran pamasaran. Marketing mix ini merupakan variabel-variabel yang dipakai oleh perusahaan sebagai sarana untuk memenuhi atau melayani kebutuhan dan keinginan konsumen. Berikut ini pengertian marketing mix : Marketing mix adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem perusahaan, yakni; produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi. (Basu Swastha, 1984 : 42)

Pengertian Promosi

Promosi merupakan salah satu variabel di dalam kelompok inti marketing mix. Hal ini sangat penting bagi perusahaan untuk dilaksanakan dalam rangka mengadakan kegiatan pemasaran produk atau jasa yang dihasilkan. Istilah promosi didefinisikan oleh beberapa ahli antara lain sebagai berikut : Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. (Basu Swastha, 1984 : 237)

 

D. Kesimpulan Tesis

  1. Dalam memasarkan produk Flexi, PT. TELKOM KANDATEL SOLO menggunakan ke empat bauran promosi untuk menunjang kegiatan pemasaran. Bauran promosi itu antara lain periklanan, personal selling, publisitas dan promosi penjualan.
  2. Media yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan periklanan meliputi surat kabar / koran, katalog, brosur, poster, kalender, radio, televisi, internet, media luar ruang (misalnya : spanduk, baliho, umbul-umbul, papan nama, periklanan di telepon umum, periklanan transit, iklan transportasi), literatur penjualan, iklan kerja sama, pensponsoran, pameran. Media yang digunakan dalam personal selling yaitu penggunaan tenaga penjual untuk mempromosikan produk Flexi dari rumah ke rumah (door to door). Sedangkan media yang digunakan dalam publisitas yaitu mengadakan kegiatan-kegiatan seminar mengenai produk Flexi dan launching produk. Untuk media yang digunakan dalam promosi penjualan yaitu, kontes, hiburan, pemberian hadiah, dan bonus.
  3. Program promosi yang baik sangat berperan dalam usaha meningkatkan penjualan produk, karena dengan promosi, perusahaan dapat berkomunikasi dengan calon pelanggan maupun pelanggan. Komunikasi tersebut dapat bersifat langsung (misalnya : personal selling) dan tidak langsung (misalnya : periklanan, promosi penjualan, dan publisitas).

 

E. Saran

  1. Apabila diketahui media promosi yang digunakan tidak mempunyai pengaruh besar terhadap jumlah pelanggan atau volume penjualan yang diharapkan, sebaiknya tidak digunakan atau diganti dengan media promosi yang lain, dengan mempertimbangkan biayanya agar bisa menekan pengeluaran untuk promosi.
  2. Untuk media personal selling supaya ditambah lagi jumlah wiraniaga agar dapat mempermudah dalam kegiatan promosinya, karena media ini berhubungan langsung dengan calon pelanggan.
  3. TELKOM KANDATEL SOLO harus memberi produk yang betulbetul berkualitas serta menjaga dan meningkatkan kualitas produknya agar pelanggan merasa puas serta perusahaan tetap mempertahankan citra baik yang telah diraih selama ini.

 

Contoh Tesis Manajemen

  1. Analisis Network dalam Perencanaan dan Pengawasan Finishing pada PT. WIJAYA
  2. Pemanfaatan Media Periklanan dalam Upaya Menarik Minat Calon Siswa
  3. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Kredit di PT. MANDALA MULTIFINANCE
  4. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Kartu Simpati
  5. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen dalam Melakukan Pembelian pada Minimarket As Gross Ar Royyan di Ngoresan Jebres Surakarta

 

Tesis Manajemen: Analisis Pengaruh Bauran Promosi trhdp Volume Penjualan

Judul Tesis: Analisis Pengaruh Bauran Promosi terhadap Volume Penjualan pada Perusahaan Penerbit dan Percetakan CV. Mutiara Solo di Surakarta

 

A. Latar Belakang

Suatu strategi promosi harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan misalnya jumlah dana yang tersedia untuk melaksanakan strategi tersebut, jenis produk yang dihasilkan serta sifat pasar target yang dihadapi oleh perusahaan sehingga perusahaan dapat menentukan jenis kegiatan promosi yang paling cocok untuk memasarkan produk yang dihasilkannya. Jenis media promosi yang dipandang baik oleh manajemen perusahaan belum tentu efektif jika ternyata media promosi tersebut tidak menunjang peningkatan volume penjualan seperti yang diharapkan perusahaan. Hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya peningkatan timbal balik atas pengeluaran yang telah dilakukan dengan peningkatan volume penjualan yang terjadi.

Untuk itulah apakah pelaksanaan kegiatan promosi ini sudah merupakan strategi yang tepat untuk menjadikan produk yang dihasilkan tetap dapat diterima atau laku di pasaran sehingga tujuan utama perusahaan yaitu meraih laba dengan meningkatkan volume penjualan dapat tercapai.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah terdapat pengaruh biaya periklanan, personal selling dan promosi penjualan secara bersama-sama terhadap volume penjualan?
  2. Apakah terdapat pengaruh biaya periklanan, personal selling dan promosi penjualan secara parsial terhadap volume penjualan?

 

C. Kajian Teori

Pengertian Pemasaran

Menurut Stanton (Basu Swastha, 2002: 10) pengertian pemasaran yaitu :

Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.

Bauran Pemasaran (Marketing Mix)

Definisi marketing mix menurut Stanton (Basu Swastha, 2002 : 42) yaitu “kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan meliputi produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi”.

Personal selling

Menurut Nickels (Basu Swastha, 2002 : 260) Personal selling adalah interaksi antar individu, saling bertemu muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai atau mempertahankan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain.

 

D. Metode Penelitian Tesis

Dalam penelitian ini yang menjadi obyek penelitian adalah CV. Mutiara Solo yang berlokasi di Jln. Parangcantel No.19, Laweyan, Surakarta.

Data yang diperlukan dalam penelitian ini ada 2 macam, yaitu data primer dan data sekunder.

Untuk mendapatkan hasil penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan, penulis dalam melaksanakan penelitian menggunakan 3 metode pengumpulan data, yaitu wawancara, obervasi dan dokumentasi.

Metode analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda dan uji koefisien determinasi.

 

E. Kesimpulan

  1. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan regresi : Y = -154.000.000 + 43,908 X1 + 46,161 X2 + 43,554 X3
  2. Uji koefisien regresi secara bersama-sama. Faktor-faktor yang mempengaruhi volume penjualan yang berupa biaya promosi meliputi biaya periklanan, biaya personal selling dan biaya promosi penjualan secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan. Hal ini dapat diketahui dari nilai F hitung sebesar 174,054 lebih besar daripada nilai F tabel sebesar 4,76. Oleh karena itu hipotesis pertama yang menyebutkan bahwa diduga terdapat pengaruh biaya periklanan, biaya personal selling dan biaya promosi penjualan bersama-sama terhadap volume penjualan dapat diterima.
  3. Uji pengaruh masing-masing variabel dependen (X) terhadap variabel variabel independen (Y) adalah variabel biaya periklanan secara individu mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan yang ditunjukkan dengan nilai t hitung 2,791 lebih besar dari nilai t tabel yaitu sebesar 2,447. Variabel biaya personal selling secara individu juga mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan yang ditunjukkan oleh nilai thitung 4,075 lebih besar dari nilai t tabel 2,477. Variabel biaya promosi penjualan secara individu mempunyai pengaruh terhadap volume penjualan, hal ini dapat diketahui dari nilai t hitung 2,881 lebih besar dari nilai t tabel 2,447. Dengan demikian hipotesis kedua yang menyebutkan bahwa diduga terdapat pengaruh biaya periklanan, personal selling dan promosi penjualan secara bersama-sama terhadap volume penjualan terbukti.

 

Contoh Tesis Manajemen

  1. Analisis Network dalam Perencanaan dan Pengawasan Finishing pada PT. WIJAYA
  2. Pemanfaatan Media Periklanan dalam Upaya Menarik Minat Calon Siswa
  3. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Kredit di PT. MANDALA MULTIFINANCE
  4. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Kartu Simpati
  5. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Melakukan Pembelian pada Minimarket As Gross Ar Royyan di Ngoresan Jebres Surakarta

 

Skripsi Manajemen: Analisis Bauran Pemasaran Jasa pd PT. FBC

Judul Skripsi : Analisis Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Jasa Pada PT. FBC Indonesia

 

A. Latar Belakang Skripsi

Dalam menciptakan suatu produk tentu tidak terlepas dari masalah pemasaran, karena produk yang diciptakan pasti bertujuan untuk dipasarkan. Dalam memasarkan produknya banyak strategi yang digunakan oleh para produsen, tetapi diantara sekian banyak strategi tersebut semuanya tidak terlepas dari marketing mix atau bauran pemasaran.

Bauran pemasaran (marketing mix) jasa adalah strategi pemasaran secara terpadu yang merupakan penggabungan dari strategi dalam menciptakan produk, strategi penetapan harga, penggunaan alat promosi yang tepat, pemilihan saluran distribusi yang sesuai, strategi dalam pengaturan manajemen sumber daya manusia (MSDM), strategi dalam kegiatan proses produksi dan strategi dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen. Banyak perusahaan yang menggunakan konsep ini untuk mencapai tujuan dari perusahaan mereka.

 

B. Rumusan Masalah

Bagaimanakah strategi bauran pemasaran (marketing mix) jasa yang digunakan oleh PT. FBC Indonesia?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Strategi

Strategi adalah suatu rencana yang diutamakan untuk mencapai tujuan tersebut. Beberapa perusahaan mungkin mempunyai tujuan yang sama, tetapi strategi yang dipakai untuk mencapai tujuan tersebut dapat berbeda. (Basu Swastha dan Irawan : 1990)

Pengertian Pemasaran

Ada beberapa pendapat para tokoh tentang definisi pemasaran adalah sebagai berikut :

  1. Pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan pada usaha untuk menemukan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran. (Philip Kotler dalam Basu Swastha : 1984)
  2. Pemasaran adalah suatu kegiatan usaha yang mengarahkan aliran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen atau pemakai. (The American Marketing Assosiation dalam Basu Swastha : 1984)

 

Pengertian Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah pendekatan produk yang akan digunakan oleh unit bisnis dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Didalamnya tercantum pedoman pokok mengenai target pasar, penempatan produk pasar, bauran pemasaran, dan tingkat pasar yang diperlukan (Philip Kotler : 1994)

 

D. Metode Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran yang digunakan dalam memberikan pelayanan kepada konsumen, khususnya dalam bidang advertising yang dilihat dari unsur marketing mixnya. Penelitian ini merupakan penelitian survai. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan studi pustaka. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif.

 

E. Kesimpulan

Produk (Product)

Produk jasa yang dihasilkan oleh PT. FBC Indonesia  adalah jasa periklanan. Perusahaan ini melayani segala bentuk jasa periklanan yaitu Marketing Communication, Outdoor Advertising, Marketing Event, Media Placement, Graphic Design dan Talent Devision. Adapun yang menjadi ciri khas dari produk jasa PT. FBC Indonesia adalah pada bentuk iklannya yang simple tetapi memiliki pesan persuasif yang tinggi.

Harga (Price)

Dalam strategi penetapan harga pada media placement khususnya iklan pada media Koran, PT. FBC Indonesia menggunakan metode cost plus pricing. Dan dari analisis perbandingan harga antara dua perusahaan, secara umum PT. FBC Indonesia mampu menyaingi pesaingnya dengan penetapan harga rata-rata lebih rendah dibanding dengan perusahaan pesaing.

Distribusi (Place)

Dalam penyampaian produk ke konsumen PT. FBC Indonesia menggunakan saluran distribusi langsung. Karena distribusi secara langsung dinilai lebih efektif dan efisien, sebab resiko yang akan ditanggung perusahaan lebih kecil dan ketepatan waktu produk sampai ketangan konsumen juga lebih terjamin. Selain itu lokasi kantor yang berada di daerah stratgis juga dijadikan sebagai strategi distribusi yang baik bagi perusahaan ini.

 

Contoh Skripsi Manajaman

  1. Perceived Organizational Support Sebagai Pemediasi Pengaruh Keadilan Prosedural
  2. Analisis Lay Out Fasilitas Unit Pelayanan Di Pdam Sragen
  3. Pengaruh Perubahan Capital Adequacy Ratio (Car) Terhadap Perubahan Kredit
  4. Analisis Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Jasa pada PT. FBC Indonesia
  5. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Underpricing Pada Penawaran Umum Perdana

 

Skripsi Manajemen: Penerapan Bauran Pemasaran pd Perusahaan Kusuma Mulia

Judul Skripsi : “Penerapan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) pada Perusahaan Kusuma Mulia Textile di Sekar Pace Surakarta”

 

A. Latar Belakang Skripsi

Saat ini banyak sekali perusahaan yang bergerak dibidang textile, PT. Kusuma Mulia Textile Surakarta yang berada di Sekarpace, Surakarta adalah salah satu dari sekian banyak perusahaan textile yang terus berkembang saat ini. Kain atau pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang sangat dicari selain makanan dan tempat tinggal. Tidak dapat kita pungkiri bahwa persaingan dalam dunia bisnis ini semakin ketat, oleh karena itu apabila perusahaan ingin mendapatkan atau mencapai target yang telah ditentukan, perusahaan harus dapat mengkombinasikan fungsi-fungsi bauran pemasaran dengan baik agar usaha perusahaan dapat berjalan lancar, sehingga perusahaan dapat mencapai volume penjualan yang ditargetkan.

Dengan strategi penerapan bauran pemasaran yang saat ini PT. Kusuma Mulia Textile Surakarta terapkan, apakah sudah mampu memenangi persaingan dan sudah mencapai target yang diharapkan oleh perusahaan. Karena dengan penetapan bauran pemasaran yang tepat akan membawa perusahaan menjadi pesaing yang tangguh dalam merebut pangsa pasar dengan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha sejenis.

 

B. Rumusan Masalah

“Bagaimana penerapan bauran pemasaran (marketing mix) yang terdiri dari 4 P yaitu Produk (Product), Harga (Price), Promosi (Promotion), dan Distribusi (Place) pada PT. Kusuma Mulia Textile Surakarta?”

 

C. Landasan Teori

Pengertian Pemasaran

Salah satu dari kegiatan yang mendapatkan perhatian lebih dalam prusahaan adalah pemasaran, oleh karena itu kegiatan pemasaran dianggap sebagai kegiatan pokok oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidup, berkembang dan mendapatkan laba yang diharapkan perusahaan. Perhatian yang lebih terhadap kegiatan pemasaran juga dikarenakan semakin majunya teknologi, konsumen makin mudah jenuh dan banyak pesaing-pesaing yang memasuki pasar sehingga perusahaan tidak hanya sekedar menjual barang atau jasa saja, tetapi perusahaan harus mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen, agar konsumen terpuaskan keinginannya oleh produk yang dihasilkan perusahaan.

Pengertian Marketing Mix

Marketing Mix didefinisikan oleh Swastha dan Irawan (1999) sebagai kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem perusahaan, yakni: produk, struktur harga, kegiatan promosi dan system distribusi.

Promosi

Menurut (Kotler: 1999) promosi merupakan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk menonjolkan keistimewaan-keistimewaan produknya dan membujuk konsumen sasaran agar membelinya.

 

D. Metode Penelitian

Pada PT. Kusuma Mulia Textile Surakarta yang beralamatkan di jalan Cokrominoto No. 47 Jebres, Surakarta  Jenis data pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan studi pustaka. Penulis menggunakan analisis deskriptif, yaitu metode analisis data dengan cara mengelompokkan data, menggambarkan atau menceritakan keadaan sesungguhnya tentang penerapan bauran pemasaran (marketing mix).

 

E. Kesimpulan

  1. Kusuma Mulia Textile Surakarta adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertextilan, yang memproduksi kain untuk dipasarkan kembali. Perusahaan memproduksi barang dengan kualitas yang baik, hal ini dilihat dari hasil akhir kain yang halus dan jarang terdapat cacat atau rusak.
  2. Produk dari PT. Kusuma Mulia Textile Surakarta juga mengalami tahap daur hidup produk, dari mulai produk tersebut dikenalkan pada masyarakat hingga produk tersebut tidak laku lagi dipasaran atau tahap penurunan. Oleh karena itu, perusahaan selalu mengembangkan produk-produk baru yang lebih baik dan tentunya yang sesuai dengan permintaan pasar. PT. Kusuma Mulia Textile Surakarta membentuk sebuah departemen yaitu Research and Developmen (R&D), yang selalu memantau perkembangan produk dipasaran dan membantu perusahaan dalam memberikan inovasiinovasi produk baru yang lebih baik.
  3. Dalam penentuan harga jual produk, PT. Kusuma Mulia Textile Surakarta menggunakan Cost plus pricing method yaitu metode penentuan harga dengan menambahkan persentase tertentu yang diinginkan sebagai keuntungan diatas biaya yang telah dikeluarkan untuk produksi.

 

Contoh Skripsi Manajemen

  1. Analyse The Brand Loyalty At Custumers Service Pt. International Astra Tbk Daihatsu Solo
  2. Hubungan Strategi Promosi Terhadap Volume Penjualan Di Toko Buku Gramedia Solo Square
  3. Pengaruh Biaya Bauran Promosi Pada Pt. Danliris, Sukoharjo Dalam Peningkatan Volume Penjualan Produk Kain Printing Batik
  4. Prosedur Pemasaran Iklan Pt. Radio Swara Prima Pesona Surakarta
  5. Penerapan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Pada Perusahaan Kusuma Mulia Textile

 

Incoming search terms: