Teori Kompetensi Sumber Daya Manusia

Kompetensi SDM~ Kompetensi adalah seperangkat tingkah laku, keterampilan dan pengetahuan tertentu yang menjadi syarat utama dan elemen kunci bagi lahirnya kepemimpinan yang efektif dan efisien (Siagian,1997).

Secara umum kompetensi dipahami sebagai sebuah kombinasi antara keterampilan (skill), atribut personal dan pengetahuan (knowledge) yang tercermin melalui perilaku kinerja (job behavior) yang dapat diamati, diukur dan dievaluasi.

Kompetensi adalah kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oleh seseorang berupa pengetahuan, keterampilan, dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya, sehingga dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, efektif dan efisien serta sesuai dengan standar kinerja yang diisyaratkan.

Menurut konsep Inggris, kompetensi dipakai di tempat kerja dalam berbagai cara. Pelatihan sering berbasiskan kompetensi. Sistem National Council Vocational Qualification (NCVQ) didasarkan pada standar kompetensi. Kompetensi juga digunakan dalam manajemen imbalan, sebagai contoh, dalam pembayaran berdasarkan kompetensi.

Umumnya, orang sepakat bahwa pendidikan berbasis kompetensi berakar dari pendidikan guru, yang biasanya disebut sebagai CBET (Competency-based Eductation and Training ). Pengembangan dipercepat oleh pendanaan dari US Office of Education untuk mengembangkan model program pelatihan bagi guru-guru sekolah dasar. Model ini dikenal sebagai pendidikan guru berbasis kompetensi atau Performance-Based Teacher Education (PBTE) (Shirley Fletcher, 2005).

Kompetensi ada dua tipe, yakni :

1. Soft Competency

Yaitu jenis kompetensi yang berkaitan erat dengan kemampuan untuk mengelola proses pekerjaan, hubungan antar manusia serta membangun interaksi dengan orang lain. Contoh : leadership, communication, interpersonal relation, dll

2. Hard Competency

Yaitu jenis kompetensi yang berkaitan dengan kemampuan fungsioanal atau teknis suatu pekerjaan. Dengan kata lain komptetensi ini berkaitan dengan seluk beluk teknis yang berkaitan dengan pekerjaan yang ditekuni.

Contoh : electric engineering, marketing research, financial analiysis, manpower planning, dll

Kompetensi dipengaruhi oleh faktor-faktor :

  1. Pendidikan
  2. Pelatihan
  3. Pengembangan karir
  4. Imbalan berdasarkan kompetensi
  5. Seleksi
  6. Petunjuk strategik, dll

Secara umum kompetensi berfungsi sebagai parameter tingkat kemajuan suatu bidang kerja yang digunakan untuk uji kualitas seseorang yang telah mendalami suatu bidang kerja tertentu. Kompetensi bermanfaat untuk mengembangkan kualitas anggota, dan kompetensi kualitas Sumber Daya Manusia dalam organisasi dapat diukur.

Demikian artikel ang membahas mengenai Kompetensi, Konsep Kompetensi, Jenis Kompetensi, Fungsi Kompetensi. semoga artikel ini dapt bermanfaat bagi anda.

Incoming search terms:

Teori Kompetensi Sumber Daya Manusia

Kompetensi SDM
Kompetensi SDM

Kompetensi SDM~ Kompetensi merupakan serangkaian perilaku yang menunjukkan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang berdasarkan keterampilan serta pengetahuannya.

Kompetensi juga memiliki sebuah kombinasi yang dapat dikatakan sempurna karena dalam kompetensi juga mengandalkan kemampuan dan juga keterampilan dalam mengerjakan sesuatu hal.

Kompetensi ialah sesuatu yang selalu memiliki karakteristik tertentu berupa pengetahuan, keterampilan, serta tata cara perilaku yang menunjukkan kepribadian orang tersebut.

Dalam konsep Inggris, diletakkan pemakaiannya pada tempat kerja. Sehinga dalam pekerjaanpun juga memiliki basis kompetensi yang baik pula. Kompetensi juga dipakai untuk pengukuran atau manajemen imbalan yang sesuai.

Pada umumnya kompetensi memiliki dua tipe yaitu:

  1. Soft Competency
  2. Hard Competency

Yang dimaksud dengan Soft Competency merupakan suatu kemampuan yang erat kaitannya dengan proses pengolahan kerja, hubungan antar manusia, serta interaksi lainnya. Misalnya leadership, communication, interpersonal relation, dll

Kompetensi juga dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya ialah pendidikan. Dengan menempuh pendidikan seseorang akan semakin mengasah kemampuannya dengan secara optimal. Hal tersebut mengingat bahwa pendidikan merupakan sarana untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.

Pada umumnya kompetensi digunakan atau berfugsi sebagai alat ukur penilaian kinerja suatu bidang tertentu. Dengan melihat kualitas yang ada pada individu itu sendiri. Selain itu kompetensi juga bermanfaat untuk menilai kualitas anggota yang ada dalam suatu organisasi atau perusahaan.

Demikian artikel ang membahas mengenai Kompetensi, Konsep Kompetensi, Jenis Kompetensi, Fungsi Kompetensi. semoga artikel ini dapt bermanfaat bagi anda.

Artikel Yang Terkait:

Incoming search terms:

Definisi Kompetensi Menurut Spencer

Kompetensi Spencer
Kompetensi Spencer

Kompetensi Spencer~ Di dalam diri kita telah disadari bahwasannya terdapat sebuah kemampuan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Kemampuan tersebut berbentuk kemampuan fisik dan kemapuan pikir, keduanya telah dimiliki masing-masing individu. Meskipun individu satu dengan individu lain memiliki kadar daya fisik dan pikir yang berbeda, jika terus menerus diasah akan menghasilkan sebuah kemapuan yang lebih optimal.

Kemampuan yang telah diuraikan di atas lebih sering disebut dengan kompetensi. Banyak  pihak yang mendefinisikannya secara berbeda mengenai pengertian dari kompetensi tersebut.

Dalam menanggapi hal ini Pusat Tesis yang merupakan Jasa Pembuatan Disertasi, Skripsi, Tesis  akan memberikan wawasan tambahan mengenai pengertian dari kompetensi yang dipaparkan oleh Spencer.

Spencer mendefinisikan kompetnsi lebih pada karakteristik yang telah ditunjukkan seseorang berupa perilaku, konsep diri, nilai-nilai, pengetahuan, serta keahlian yang telah ia miliki.

Dalam hal ini spencer juga mengemukakan bahwa kompetensi juga memiliki lima karakteristik yang dijadikan suatu acuan penilaian. Adapun lima karakteristik dari kompetensi ialah:

  1. Motif
  2. Faktor bawaan
  3. Konsep diri
  4. Pengetahuan

Yang  disebut faktor bawaan ialah suatu kemampuan yang ada dalam diri tiap individu berdasarkan respon serta konsisten diri. Sedangkan pada konsep diri diketahui banyak tentang diri sendiri dalam kata lain gambaran yang ada pada diri sudah dipahami dengan jelas.

Dari ulasan di atas dapat memiliki makna bahwa kompetensi merupakan suatu hal yang ada pada diri sendiri berupa karakter serta kinerja ayang ada dalam situasi tertentu.

Kompetensi dikatakan sebagai suatu kemampuan dasar karena dari situ karakteristik individu dipergunakan sebagi alat untuk memprediksi berbagai situasi tertentu.

Spencer juga membedakan kompetensi dalam dua kategori. Menurut Spencer and Spencer kompetensi meliputi:

  1. Kompetensi dasar (Threshold Competency, dan
  2. Kompetensi pembeda (differentiating Competency).

Threshold competencies merupakan karakteristik umum yang ada pada individu yang digunakan untuk meningkatkan kinerja seseorang.

Sedangkan Differentiating competencies merupakan suatu faktor-faktor yang ada untuk membedakan individu yang mampu memiliki kinerja yang tinggi

Demikian artikel yang berisi tentang Kompetensi, Karakteristik Perilaku Kompetensi, Karakteristik Pembentuk Kompetensi, Pembagian Kompetensi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda sebagai bahan acuan refrensi.

Artikel Yang Terkait:

Incoming search terms:

Pengertian Kompetensi Pegawai Menurut Para Ahli

Kompetensi
Kompetensi

Kompetensi~ Dalam dunia karir atau pekerjaan tentu saja setiap perusahaan menuntut setiap karyawannya untuk memiliki kompetensi yang unggul dalam setiap bidang spesialisnya. Hal tersebut tentu saja menuntut kita untuk memiliki kompetensi yang unggul dalam setiap jenjang karir yang kita jalani.

Setiap perusahaan yang menginginkan setiap karyawan yang berkompeten akan megajukan berbagai upaya penyeleksian dengan standart yang tinggi. Akan tetapi kompetensi bukanlah hal yang baku yang dicari oleh setiap perusahaan.

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang kompetensi, sebelumnya kita harus paham betul mengenai pengertian dari kompetensi sendiri. Oleh karenanya Pusat Tesis yang merupakan Jasa Pembuatan Disertasi, Skripsi, Tesis  akan membahasnya pada artikel kali ini.

Spencer berpendapat bahwa kompetensi merupakan suatu ciri khas yang dimiliki tiap individu untuk memenuhi kriteria suatu jabatan tertentu. Ia menambahkan bahwa kompetensi memiliki 5 tipe karakteristik antara lain meliputi:

  1. Motif
  2. Faktor bawaan
  3. Konsep diri
  4. Pengetahuan
  5. Keterampilan

Hal tersebut senada dengan apa yang telah diungkapkan oleh Ulrich. Ia berpendapat bahwa kompetensi merupakan segala aspek pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan yang ada dalam tiap kepribadian.

Dari kedua pernyataan di atas mengandung makna bahwa kompetensi merupakan suatu karakteristik yang telah dimiliki seseorang untuk menentukan kinerjanya sendiri.

Kompetensi juga dikatakan sebaai karakteristik dasar dari tiap indvidu yang digunakan untuk memprediksi suatu pekerjaan tertentu.

Akan tetapi dalam pembentukan komptensi tentu saja membutuhkan suatu komponen tersendiri seperti Motif. Dari motif seseorang akan memiliki kemauan yang keras yang telah dikehendaki oleh diri sendiri untuk menentukan, membimbing, serta memilih perilaku yang ada dalam tiap tujuan tertentu. Selain itu seseorang dituntut memiliki kemampuan yang dijadikan sebagai acuan untuk melakukan pekerjaan.

Demikian Artikel yang membahas mengenai Kompetensi, serta Komponen Kompetensi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.

Artikel Yang Terkait:

Incoming search terms: